POJOKSATU.ID - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan bantuan sosial Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang belum juga cair ke rekening, meskipun pada sistem SIKS-NG tercantum keterangan “berhasil cek rekening”.

Kondisi ini memicu kebingungan dan kekhawatiran masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.

Banyak penerima bertanya-tanya apakah dana BPNT tersebut masih akan dicairkan atau justru hangus.

Menanggapi hal ini, pendamping sosial dan pemerintah memastikan bahwa dana BPNT tidak hangus, meskipun belum masuk ke rekening penerima.

Baca Juga: Hati-hati! Bayar Gaji Karyawan di Bawah UMP 2026 Terancam Pidana Penjara

Apa Arti Status “Berhasil Cek Rekening” di SIKS-NG?

Dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), keterangan “berhasil cek rekening” menandakan bahwa data rekening KPM telah tervalidasi dan dinyatakan sesuai oleh bank penyalur.

Artinya, secara administratif, penerima masih tercatat aktif dan berhak menerima BPNT.

Namun, status tersebut belum berarti dana langsung cair.

Proses penyaluran bansos masih harus menunggu tahapan berikutnya, seperti penyesuaian anggaran, jadwal salur, serta proses teknis di bank penyalur.

Baca Juga: Jalur Puncak Ditutup 12 Jam saat Malam Tahun Baru 2026, Ini Rencana CFN dan Rute Alternatif

BPNT Belum Cair, Jangan Langsung Panik

Kementerian Sosial menegaskan bahwa keterlambatan pencairan BPNT bukan berarti bantuan dibatalkan.

Dalam banyak kasus, pencairan bansos dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan mekanisme keuangan negara.

Bagi KPM yang statusnya sudah valid di SIKS-NG, dana BPNT tetap menjadi hak penerima dan akan disalurkan pada tahap berikutnya.

Salah satu kemungkinan waktu pencairan adalah awal tahun anggaran baru, yakni Januari 2026.

Hal ini umum terjadi ketika penyaluran tahap akhir belum sempat terealisasi di akhir tahun berjalan.

Dana BPNT Dipastikan Tidak Hangus

Pemerintah memastikan bahwa dana BPNT yang belum cair tidak akan hangus selama KPM masih terdaftar aktif dan memenuhi kriteria penerima.

Dana tersebut akan tetap disalurkan meskipun melewati pergantian tahun anggaran.

Baca Juga: Apakah Penyakit Menular Seksual Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pendamping sosial di daerah juga mengimbau KPM untuk tidak tergesa-gesa mencairkan isu atau informasi yang belum jelas sumbernya.

Informasi resmi hanya bersumber dari Kementerian Sosial, pendamping PKH, atau pemerintah daerah setempat.

Apa yang Harus Dilakukan KPM?

Bagi penerima BPNT yang belum menerima pencairan meski status SIKS-NG valid, ada beberapa langkah yang disarankan.

Pertama, pastikan data kepesertaan tetap aktif, termasuk Kartu Keluarga dan KTP yang sesuai dengan data di SIKS-NG.

Baca Juga: BLTS Kesra Tahap Akhir Cair di Surabaya, Gus Ipul Pantau Langsung Penyaluran di Kantor Pos

Kedua, pantau informasi dari pendamping sosial atau aparat desa terkait jadwal salur terbaru.

Ketiga, cek rekening atau KKS secara berkala, terutama menjelang awal tahun.

KPM juga diminta tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan percepatan pencairan dengan imbalan tertentu.

Penyaluran BPNT Terus Dievaluasi

Pemerintah berkomitmen terus memperbaiki mekanisme penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan transparan.

Baca Juga: Wawalkot Depok Chandra Rahmansyah Nilai Penertiban Bangunan Liar Mutlak Dilakukan demi Mitigasi Bencana

Validasi data melalui SIKS-NG menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan adanya kepastian bahwa dana BPNT tidak hangus, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu proses penyaluran sesuai ketentuan.***