POJOKSATU.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan taringnya di ajang Lomba Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025.
Gelar juara umum yang mereka boyong tahun ini melanjutkan catatan manis setelah sukses meraih prestasi serupa pada KKI 2024.
Dominasi ITS tampak dari berbagai kategori yang mereka menangkan.
Baca Juga: Kesempatan Emas Kuliah S3 di AS Lewat Beasiswa Fulbright, Pendaftaran Hingga Februari 2026
Tahun ini, ITS menyabet Juara 1 Desain Inovasi Perlengkapan Khusus, Juara 1 Inovasi Desain dan Konstruksi, hingga Juara Harapan 1 kategori Autonomous Surface Vessel.
Akumulasi pencapaian itu memantapkan posisi ITS sebagai juara umum dua tahun berturut-turut.
Mahasiswa ITS, Husein Amin Biruni, tak menyembunyikan kebanggaannya. Ia menilai hasil ini adalah buah dari kerja keras panjang seluruh anggota tim.
Baca Juga: Kasus Ledakan SMAN 72 Makin Panas, Polisi Dalami Motif Kesepian dan Pembiaran!
“Tentu sangat senang. Kita bisa back to back juara umum dari tahun lalu. Semua usaha dan kerja keras terbayar lunas di hasil ini.” ujarnya.
Di sisi lain, Toga Gilbert Pengaribuan dari Teknik Perkapalan ITS mengatakan kemenangan tahun ini merupakan hasil evaluasi mendalam dari kompetisi sebelumnya.
Tim sudah memulai persiapan jauh sebelum lomba berlangsung, termasuk merapikan jadwal dan strategi agar tampil lebih matang.
Baca Juga: Skema Single Salary Bagaimana Gaji Guru? Begini Potensi Terbesar Bikin Full Senyum!
“Persiapan sudah kami lakukan dari jauh-jauh hari. Kami membuat jadwal dan perencanaan yang teratur karena tahun lalu kami ikut, tapi belum meraih hasil maksimal di beberapa kategori. Dari situ kami evaluasi dan perbaiki,” jelasnya.
Inovasi Kapal ROPAX Terintegrasi SHM
Tahun ini, salah satu karya yang mencuri perhatian adalah desain kapal berjudul “DESAIN KAPAL ROPAX TERINTEGRASI STRUCTURAL HEALTH MONITORING SYSTEM PADA LOADING ARRANGEMENT PLAN UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN TRANSPORTASI LAUT RUTE KETAPANG - GILIMANUK”.
Desain tersebut menekankan aspek keselamatan pelayaran dengan bantuan teknologi pemantauan struktur kapal secara real time.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Kebut Pembangunan Infrastruktur 2025, Dari Jalan hingga Fasilitas Antibanjir
Toga menjelaskan bahwa timnya fokus pada pengembangan teknologi structural health monitoring yang dipadukan dengan perencanaan beban kapal.
Inovasi ini dinilai krusial untuk mengurangi risiko kecelakaan laut sekaligus meningkatkan keselamatan operasional.
“Kami mencoba menghadirkan inovasi yang out of the box, terutama terkait keselamatan, mulai dari sistem pemantauan struktur hingga pengaturan beban kapal. Kami berusaha agar desain ini bisa direalisasikan secara nyata,” ujarnya.
Baca Juga: InklusiLand 2025 di ICE BSD Tegaskan Komitmen Kabupaten Tangerang Wujudkan Daerah Ramah Disabilitas
Tantangan Belajar Teknologi Baru
Di balik sorotan prestasi, perjalanan tim ITS ternyata tidak mulus begitu saja. Salah satu tantangan terbesar adalah mempelajari teknologi terbaru, terutama terkait sensor dan sistem otomatis pada kapal.
Husein menyebut, mereka banyak menggali referensi dari jurnal dan sumber teknis lain untuk memahami penerapannya di lapangan.
“Tantangannya cukup besar, tapi dari situ kami belajar hal baru dan akhirnya membuahkan hasil yang baik,” tuturnya.
Baca Juga: Setahun untuk Berbenah, Menkeu Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai Jika Kinerja Tak Membaik
Pencapaian sebagai juara umum KKI 2025 sendiri merupakan gabungan dari berbagai kategori lomba. Hal ini memperlihatkan konsistensi ITS dalam menghadirkan inovasi di bidang teknologi dan rekayasa maritim, bukan hanya unggul pada satu cabang.
Bidik Juara Umum KKI 2026
Ke depan, tim ITS memasang target tinggi: mempertahankan gelar pada KKI 2026. Toga menegaskan bahwa persiapan akan kembali dimulai lebih awal untuk memastikan seluruh tim siap bersaing di level tertinggi.
“Harapannya tentu ITS bisa juara umum lagi di KKI 2026. Kami akan mempersiapkan semuanya sebaik mungkin, baik dari tim kami maupun tim ITS lainnya,” pungkasnya. ***




