POJOKSATU.id - Kesempatan melanjutkan studi S3 di Amerika Serikat kembali dibuka lewat beasiswa Fulbright dari American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF). Pendaftaran masih berlangsung hingga 18 Februari 2026, dan agar peluang pelamar makin besar, AMINEF menyediakan sesi pelatihan langsung dari para alumni awardee.
“Dengarkan informasi administratif dari AMINEF dan dapatkan tips langsung dari para alumni tentang cara menulis esai personal statement dan study objective untuk mendukung aplikasi beasiswa Anda,” demikian informasi dari akun Instagram @fulbrightindonesia dikutip Minggu (7/12/2025).
Pelatihan ini digelar daring pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14.30–17.00 WIB melalui Zoom Meeting dan YouTube Livestreaming. Kegiatan bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Namun, peserta wajib mendaftar lebih dulu di situs bit.ly/Fulbright-Doctoral-Coaching.
Baca Juga: Asklin Tangsel Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD BSD
Program Studi yang Diterima
Fulbright membuka peluang bagi pelamar di berbagai bidang, kecuali kedokteran yang melibatkan perawatan pasien langsung. Proposal studi S3 di bidang humaniora, seni, ilmu sosial, serta rumpun STEM dan kesehatan tetap diterima. Pelamar yang berencana mengajar atau meneliti di kampus atau lembaga penelitian di Indonesia menjadi prioritas utama.
Syarat Umum Pelamar Fulbright
WNI dan bukan penduduk tetap AS atau tinggal di AS saat ini.
Memiliki kualitas kepemimpinan dan pengalaman pelayanan masyarakat.
Memiliki komitmen kuat pada bidang studi yang dipilih.
Baca Juga: Skema Single Salary Bagaimana Gaji Guru? Begini Potensi Terbesar Bikin Full Senyum!
Mahir berbahasa Inggris.
Berprestasi akademis sangat baik.
Menunjukkan kemampuan realistis menyelesaikan studi penuh waktu di AS.
Berkomitmen kembali ke Indonesia usai studi.
Bersedia bekerja minimal lima tahun sebelum masa pensiun setelah program selesai.
Syarat Khusus Program S3
Telah memiliki gelar master (S2).
IPK minimal 3.0 (skala 4.0).
Memiliki skor TOEFL ITP minimal 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7.0, atau Duolingo 135.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Kebut Pembangunan Infrastruktur 2025, Dari Jalan hingga Fasilitas Antibanjir
Berniat mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah lulus.
Komponen Beasiswa Fulbright
Dukungan visa J-1.
Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi dari kota asal ke kampus di AS.
Pendanaan biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya terkait.
Asuransi kecelakaan dan kesehatan sesuai pedoman Pemerintah AS.
Kesempatan seperti ini memang layak dikejar, apalagi dengan dukungan pelatihan dari para alumni yang pernah melewati proses seleksi ketatnya. Semoga langkah kecil hari ini bisa membuka jalan menuju mimpi studi doktoral di Amerika Serikat. ***




