POJOKSATU.id - Pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 menjadi salah satu rekrutmen paling besar tahun ini.
Pemerintah resmi membuka 32.000 formasi, terdiri dari 31.250 formasi khusus dan 750 formasi umum. Antusiasme pelamar tinggi.
Tetapi sayangnya banyak yang justru gugur di tahap seleksi administrasi hanya karena keliru atau tidak lengkap dalam mengunggah dokumen wajib.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Mendagri Berhentikan Kadernya Bupati Aceh Selatan, Bupati Lain Senyum-senyum
Padahal, dokumen-dokumen inilah yang menjadi penentu apakah pelamar bisa lanjut ke tahap seleksi kompetensi atau tidak.
Mengingat jumlah formasi besar namun saingan juga banyak, kelalaian kecil dapat berakibat fatal.
Seleksi PPPK BGN 2025 telah menyiapkan formasi besar serta mensyaratkan beberapa dokumen penting yang wajib dipenuhi.
Baca Juga: Tunjangan Guru Resmi Dibayar Bulanan Tahun 2026, Segini Besarannya!
“Lowongan PPPK BGN 2025 dibuka dengan 32.000 formasi, pelamar wajib memenuhi syarat umum dan syarat tambahan sesuai jenis formasi,” dikutip dari Kompas pada 7 Desember 2025.
Artinya, setiap pelamar wajib siaga dan memastikan seluruh dokumen sudah siap bahkan sebelum masa pendaftaran dimulai.
Berikut beberapa dokumen yang harus dipersiapkan.
Baca Juga: Terungkap! Ini Sebab Utama NIP Tenaga Honorer Akan Dinonaktifkan, Jangan Sampai Anda Kena!
1. KTP-el atau Surat Keterangan Perekaman KTP-el
Dokumen pertama yang wajib ada adalah KTP elektronik.
Jika belum memiliki KTP-el, pelamar bisa menggunakan surat keterangan telah merekam KTP-el dari Disdukcapil.
Dokumen ini digunakan untuk verifikasi identitas dan umur pelamar.
2. Ijazah Asli dan Transkrip Nilai Sesuai Kualifikasi Jabatan
Dalam PPPK BGN 2025, kesesuaian ijazah menjadi syarat utama.
Pelamar harus memastikan jenjang pendidikan dan program studi sesuai formasi yang dibuka.
Ijazah dan transkrip harus di-scan dengan jelas agar lolos verifikasi.
3. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
SKCK menjadi salah satu dokumen yang wajib dilampirkan.
Dokumen ini harus masih berlaku dan khusus digunakan untuk keperluan melamar PPPK.
Banyak pelamar terlambat membuat SKCK sehingga gagal mengunggah tepat waktu.
4. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani
Pelamar harus melampirkan surat sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah.
Dokumen ini membuktikan bahwa pelamar layak secara fisik dan mental untuk menjalankan tugas sebagai ASN PPPK.
5. Surat Bebas NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif)
Beberapa formasi mengharuskan pelamar menyertakan surat bebas narkoba dari rumah sakit pemerintah.
Baca Juga: Top 3 Formasi PPPK BGN 2025 yang Buka Peluang Terbesar ASN Tahun Depan!
Dokumen ini sangat penting dan kerap membuat pelamar gugur jika masa berlakunya kadaluarsa.
6. Surat Lamaran Sesuai Format BGN
BGN biasanya menyediakan format khusus surat lamaran.
Pelamar wajib mengisi sesuai arahan, menandatangani, dan mengunggah dalam format PDF.
Kesalahan format, ukuran file, atau tanda tangan sering jadi penyebab berkas tidak lolos.
7. Surat Pernyataan Bermaterai
Surat ini berisi berbagai komitmen pelamar, seperti tidak terlibat narkotika, tidak menjadi anggota parpol.
Baca Juga: Pergi Umrah saat Rakyat Dilanda Bencana, Prabowo Perintahkan Mendagri Copot Bupati Aceh Selatan
Selain itu bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia, dan tidak menuntut pindah selama masa kontrak.
Kesalahan penulisan atau tidak adanya materai bisa langsung menggugurkan pelamar.
Kesalahan yang Paling Sering Membuat Pelamar Gugur
- Scan dokumen buram atau tidak terbaca.
- Mengunggah dokumen di folder/judul yang salah.
- Lupa membuat SKCK atau surat sehat sebelum masa pendaftaran.
- Tidak mengikuti format PDF dan ukuran file yang ditentukan.
- Mengisi data tidak sesuai dengan dokumen asli.
Padahal, semua kesalahan ini bisa dihindari jika pelamar menyiapkan dokumen jauh sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Siapkan Sekarang Sebelum Terlambat
Dengan formasi besar yang tersedia, peluang lolos PPPK BGN 2025 memang tinggi.
Namun tanpa dokumen yang lengkap dan benar, pelamar bisa terdepak bahkan sebelum mengikuti tes.
Pastikan seluruh dokumen telah disiapkan, discan dengan jelas, dan diverifikasi ulang agar proses pendaftaran berjalan lancar.***




