POJOKSATU.id - Pemeringkatan perguruan tinggi di Asia kembali ramai diperbincangkan setelah AppliedHE, perusahaan teknologi pendidikan berbasis di Singapura, merilis edisi terbaru AppliedHE Public & Private University Rankings: ALL ASIA 2026.
Menariknya, pemeringkatan ini memisahkan daftar kampus negeri dan swasta sehingga setiap sektor bisa terlihat lebih jelas kualitasnya.
Pada edisi tahun ini, total 493 perguruan tinggi dari 41 negara ikut serta.
Dari hasil penilaian, kampus-kampus swasta di Korea Selatan tampak mendominasi posisi teratas. Penasaran siapa saja yang masuk 20 besar?
20 Kampus Swasta Terbaik di Asia Versi AppliedHE ALL ASIA 2026
Ini daftar lengkapnya beserta skor final masing-masing kampus:
Yonsei University, Korea Selatan – 72,09
Sungkyunkwan University, Korea Selatan – 68,39
Korea University, Korea Selatan – 68,06
Hanyang University, Korea Selatan – 68,04
Waseda University, Jepang – 68,02
Sunway University, Malaysia – 67,95
POSTECH, Korea Selatan – 67,91
American University of Sharjah, UEA – 67,82
UCSI University, Malaysia – 65,73
Kyung Hee University, Korea Selatan – 65,25
Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia – 64,65
Taylor's University, Malaysia – 64,63
Abu Dhabi University, UEA – 63,79
American University of Beirut, Lebanon – 61,91
University of Sharjah, UEA – 61,89
Keio University, Jepang – 61,31
Macau University of Science and Technology – 60,74
Chung-Ang University, Korea Selatan – 60,72
Prince Mohammad Bin Fahd University, Arab Saudi – 60,58
Sabanci University, Turki – 60,13
Posisi Kampus Indonesia di Ranking Asia 2026
Indonesia memang belum menembus 20 besar, tetapi beberapa kampus sudah mulai terlihat di jajaran penting.
BINUS menduduki posisi 37 sebagai kampus swasta Indonesia dengan peringkat tertinggi di Asia. Disusul Telkom University pada peringkat 58.
Di 100 besar Asia, Universitas Ciputra Surabaya berada di peringkat 94, dan Universitas Islam Sultan Agung menempel ketat pada posisi 95.
Ini menjadi sinyal positif bahwa kualitas pendidikan tinggi swasta di Tanah Air semakin bersaing.
Baca Juga: Krisis Kapasitas Menteri Kehutanan? Riwayat Pendidikan Raja Juli Jadi Sorotan Tajam
Metodologi Penilaian AppliedHE ALL ASIA 2026
Pemeringkatan ini disusun lewat sejumlah indikator dengan bobot berikut:
Perkuliahan (belajar dan mengajar): 40%
Keterserapan tenaga kerja: 20%
Penelitian: 10%
Keterlibatan dengan komunitas: 10%
Internasionalisasi: 10%
Reputasi institusi: 10%
Dengan model pembobotan yang lebih menonjolkan aspek pengajaran dan employability, AppliedHE disebut memberikan gambaran yang dekat dengan kebutuhan dunia nyata. ***




