POJOKSATU.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mendadak banjir protes dari masyarakat khususnya guru.
Hal ini ternyata buntut dari pernyataan Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Pada saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Nasional ke-20 Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) pada Rabu 19 November 2025, Abdul Mu'ti menyinggung soal nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa.
Abdul Mu'ti membeberkan factor yang menyebabkan nilai TKA pada maple Matematikan jeblok.
Menurut Abdul Mu'ti faktornya adalah bukan karena siswa bodoh dan tidak bisa mengerjakan soal.
Akan tetapi karena buku yang digunakan untuk belajar dan juga cara guru dalam mengajar tidak membuat siswa ingin terus belajar Matematika.
Sontak pernyataan tersebut langsung menuai kritik keras, utamanya dari Guru Matematika.
Menyikapi berbagai kritikan pada dirinya, Abdul Mu'ti langsung buka suara.
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa guru yang salah ajar ini merupakan salah satu kemungkinan penyebab nilai TKA SMA pada mapel Matematikan menjadi jeblik.
Namun ia berharap bahwa dugaaannya tersebut tidaklah benar.
Lebih lanjut, Abdul Mu'ti juga menekankan bahwa ada factor lain yang menyebabkan nilai jeblok.
Seperti buku pelajaran yang selama ini menjadi konsumsi siswa.
Terkait dengan jebloknya hasil TKA ini, Abdul Mu'ti berharap agar seluruh pihak ikut melakukan evaluasi.
Mendikdasmen menegaskann bahwa ada banyak factor yang menyebabkan nilai TKA menjadi jeblok.
***



