POJOKSATU.ID — Program Internet Rakyat yang digagas pemerintah bersama penyedia 5G FWA menjadi jembatan akses internet murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Termasuk warga yang menerima bantuan sosial.

Tapi, bagaimana mekanisme pendaftarannya dan siapa yang benar-benar layak ikut program ini?

Simak penjelasannya berikut.

Internet Rakyat dari Surge menawarkan tarif terjangkau, yakni sekitar Rp 100 ribu per bulan untuk koneksi hingga 100 Mbps melalui teknologi 5G FWA. 

Baca Juga: Heboh DPRD Bekasi Bikin Podcast Setengah Miliar, Penontonnya Bisa Dihitung Jari, Netizen Geram Serta Curiga!

Pemerintah dan Surge membuka jalur pra-pendaftaran lewat dua kanal resmi, situs Internetrakyat.id dan portal MyTelemedia.id. 

Melalui pra-pendaftaran ini, calon pengguna bisa mencatat data minat mereka lokasi rumah, data pribadi, dan potensi tingginya permintaan di wilayah masing-masing. 

Namun, untuk warga yang menerima subsidi pemerintah (misalnya penerima bantuan sosial), ada perhatian khusus terkait kelayakan.

Belum ada pengumuman publik resmi yang menyatakan penerima bansos otomatis mendapatkan prioritas pendaftaran Internet Rakyat.

Baca Juga: Setengah Miliar untuk Podcast Kosong? Publik Murka, Siapa yang Diuntungkan?

Beberapa laporan menyatakan pendaftaran bersifat umum tanpa syarat DTKS eksplisit. 

Artinya, meskipun banyak yang berharap penerima bantuan sosial (KPM) seperti yang terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) punya jalur istimewa.

Saat ini program Internet Rakyat lebih fokus pada pra-pendaftaran wilayah dan pemetaan permintaan jaringan.

Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

1. Kunjungi situs pendaftaran

Buka situs resmi Internetrakyat.id atau MyTelemedia.id untuk memulai proses pra-pendaftaran. 

Baca Juga: Internet Rakyat vs Layanan WiFi Lokal, Siapa Menang di Segmen Internet Murah?

2. Isi formulir minat

Anda akan diminta memasukkan data pribadi (nama, alamat, NIK, nomor HP), serta memilih paket layanan dan menandai alamat tempat tinggal agar bisa dicek cakupan sinyal. 

3. Verifikasi alamat

Karena layanan 5G FWA bergantung pada pemetaan BTS, penting untuk memastikan alamat Anda berada dalam rencana jangkauan jaringan.

Surge menggunakan data pendaftaran awal untuk menentukan di mana perlu membangun kapasitas. 

4. Tunggu aktivasi

Setelah data diterima, tim teknis akan menghubungi pendaftar untuk proses aktivasi modem (modem disediakan) dan pemasangan agar layanan bisa berjalan di rumah.

Mengikuti Internet Rakyat bisa menjadi opsi koneksi murah dengan kecepatan tinggi, cocok untuk keluarga berpenghasilan rendah.

Karena metode pra-pendaftaran menilai minat per wilayah, penerima bansos yang berada di area prioritas bisa ikut dalam gelombang awal.

Baca Juga: Cakupan Internet Rakyat di Maluku dan Papua, Antara Kemajuan dan Ketimpangan di Kawasan 3T

Modem dan instalasi awal relatif mudah dan cepat, tanpa biaya pemasangan besar, dibanding beberapa layanan kabel tradisional.

Belum ada jaminan prioritas untuk penerima DTKS: Program belum secara resmi menyatakan skema subsidi khusus untuk KPM atau penerima bantuan sosial.

Cakupan jaringan: Walaupun pra-pendaftaran berjalan, belum semua wilayah KPM akan langsung dilayani jika infrastruktur 5G FWA belum tersedia.

Validasi data: Karena pendaftaran bersifat berbasis minat, data yang diisi harus akurat agar rumah Anda bisa ditandai untuk pemasangan di masa depan.

Baca Juga: Internet Rakyat Dongkrak UMKM Pulau Jawa, Peluang Tantangan Ekonomi Digital dari Pasar ke Global

Komitmen jangka panjang: Jika Anda mendaftar sebagai pengguna Internet Rakyat, perlu memastikan kesiapan finansial untuk berlangganan bulanan meskipun tarifnya rendah.

Pendaftaran Internet Rakyat terbuka luas melalui kanal resmi, dan warga penerima subsidi pemerintah (misalnya melalui DTKS) bisa ikut mendaftar lewat pra-pendaftaran.

Namun, saat ini belum ada kepastian skema khusus prioritas bagi penerima bansos.

Bagi KPM, ikut prapen­daf­taran tetap bisa menjadi peluang untuk mendapatkan internet terjangkau namun keberhasilan tergantung pada ketersediaan jaringan di wilayah masing-masing.***