POJOKSATU.ID – Salah satu pertanyaan terbesar terkait peluncuran Internet Rakyat 2025 adalah apakah program ini bisa menjangkau warga di pelosok?

Mengingat still banyak wilayah Indonesia yang belum tercover jaringan kabel tradisional.

Harapan besar digantungkan pada solusi 5G Fixed Wireless Access (FWA) yang dibawa oleh Surge dan OREX SAI.

Internet Rakyat adalah layanan internet rumah berbasis 5G FWA yang dihadirkan melalui kolaborasi PT Solusi Sinergi Digital (Surge) dengan OREX SAI.

Baca Juga: Cara Membuat RPP Super Ringkas Sesuai Format UKIN Tanpa Melanggar Aturan

Mereka menggunakan teknologi Open RAN pada pita frekuensi 1,4 GHz (n50), yang memungkinkan pembangunan jaringan lebih fleksibel dan efisien dibanding kabel tradisional. 

Menurut pihak Surge dan OREX SAI, tujuan besar program ini adalah inklusi digital nasional, dengan target menjangkau area “unserved” dan “underserved” termasuk pelosok. 

Apakah Pelosok Bisa Mendapat Internet Rakyat?

Baca Juga: Takut Gagal UKPPPG? Ini Cara Mengatasi Panik dan Overthinking saat Ujian

Jawabannya ya, secara konsep sangat memungkinkan, karena:

1. Teknologi 5G FWA berbasis Open RAN memungkinkan deployment menara dengan biaya lebih rendah dan fleksibel, dibanding mesti menggulirkan kabel serat optik ke tiap rumah di area pedesaan.

2. Dalam perjanjian komersial, Surge menargetkan pembangunan hingga 4.800 base station (menara) untuk fase awal implementasi.

3. Kolaborasi dengan 26 distributor lokal melalui anak usaha Surge (PT Telemedia) diharapkan memperluas jangkauan layanan hingga ke komunitas lokal dan daerah pelosok.

4. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyebut sebagai prioritas agar internet cepat dan terjangkau bisa tersedia juga di daerah terpencil. 

Baca Juga: Internet Rakyat 2025, Daerah Mana Saja yang Sudah Kebagian Internet Murah? Berikut Peta Cakupan!

Namun, realitas jangkauan saat ini belum sepenuhnya menyentuh semua pelosok.

Menurut laporan resmi, lisensi awal Surge (Wilayah I) menutupi sekitar 60% rumah tangga di wilayah seperti Jawa dan Bali. 

Artinya, meski ambisi teknologinya inklusif, tahap awal peluncuran Internet Rakyat mungkin lebih difokuskan ke daerah dengan potensi besar daripada seluruh pelosok di Indonesia sekaligus.

Bagi warga pelosok yang ingin mendaftar, berikut panduan sederhana:

1. Kunjungi halaman pendaftaran resmi: melalui Internetrakyat.id atau MyTelemedia.id.

2. Isi data identitas dan alamat lengkap: penting mencantumkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa agar tim dari Surge / Telemedia bisa memetakan ketersediaan sinyal di lokasi. 

3. Tandai lokasi rumah di peta digital di laman pendaftaran. Ini krusial untuk survei sinyal 5G FWA sebelum pemasangan, terutama di area pedesaan.

4. Setelah mendaftar, calon pelanggan di pelosok perlu menunggu notifikasi dari Surge terkait jadwal survei atau pemasangan perangkat.

Baca Juga: Peserta Magang Nasional Batch 2 Langsung Disuruh Kerja Tanpa On Boarding, Kenapa Bisa Begitu?

Untuk paket Internet Rakyat, ada kabar menarik: promo pra-pendaftaran bisa mulai dari Rp 29.000 (meskipun ini bersifat terbatas dan tergantung wilayah).

Namun, tarif komersial reguler yang diumumkan adalah sekitar Rp 100.000 per bulan untuk kecepatan hingga 100 Mbps dan tanpa batas kuota.

Lebih jauh, instalasi modem (CPE) pada beberapa paket dilaporkan gratis, memudahkan rumah tangga di pelosok untuk memasang tanpa beban biaya awal besar.

Baca Juga: Heboh Mahfud MD Bongkar Jatah 30 Persen Kapolri, Serius Ini Polisi Simpan Nama Titipan?

Meski peluang besar, ada beberapa tantangan nyata:

Survei sinyal: di daerah pedalaman, kekuatan sinyal 5G bisa bermasalah, jadi survei sangat penting sebelum komitmen pendaftaran.

Distribusi perangkat: meski ada jaringan distributor lokal, distribusi modem atau peralatan 5G ke pelosok mungkin tidak secepat ke kota besar.

Kesiapan finansial: walaupun harga murah, sebagian rumah tangga mungkin masih kesulitan membayar biaya bulanan, terutama jika belum ada edukasi penuh soal manfaat internet berkecepatan tinggi.

Baca Juga: Magang Nasional Batch 2, Pengumuman 21 November, Lalu Apa Persiapan Penting untuk Peserta ke Depannya?

Tapi harapannya sangat besar.

Jika program berjalan sesuai rencana, Internet Rakyat bisa menjadi jembatan penting mengurangi kesenjangan digital nasional.

Teknologi Open RAN 5G FWA adalah solusi strategis agar internet cepat tidak lagi eksklusif kota besar tetapi bisa menjangkau desa, bukit, dan sudut pelosok negeri.***