POJOKSATU.id – Ribuan guru di seluruh Indonesia kini berada pada puncak ketegangan.
Besok, 17 November 2025, Kementerian Agama akan merilis daftar guru yang lolos PPG Dalam Jabatan Batch IV, sebuah momen yang sangat menentukan perjalanan karier dan profesi guru di tahun-tahun mendatang.
Menjadi peserta PPG Daljab bukan hanya soal lulus seleksi, tetapi juga kesiapan administrasi.
Banyak guru yang gugur bukan karena tidak memenuhi syarat akademik, tetapi karena dokumen tidak lengkap atau terlambat melakukan unggah berkas.
Baca Juga: Hadiah Akhir Tahun untuk ASN Daerah, Prabowo Pastikan THR dan Tunjangan Guru Cair Cepat
Karena itu, bagi guru yang berharap namanya tercantum pada pengumuman besok, sangat penting untuk menyiapkan dokumen sejak sekarang, agar segera melangkah ke tahap berikutnya tanpa hambatan.
Berikut adalah 5 dokumen utama yang harus benar-benar dipersiapkan jika dinyatakan lolos.
1. Ijazah Asli dan Salinan Legalitas yang Masih Berlaku
Ijazah menjadi bukti utama kualifikasi akademik guru.
Baca Juga: Warga Karawang Temukan Motor Misterius Tercebur di Irigasi, Pemilik Belum Diketahui
Biasanya, sistem meminta:
- scan ijazah asli (format PDF),
- salinan legalisir jika diminta,
- kesesuaian nama pada ijazah dengan KTP, SIM, atau KK.
Jika terdapat perbedaan nama atau gelar, guru harus melampirkan surat pernyataan atau dokumen pendukung lainnya.
Beberapa tahun terakhir banyak peserta yang terkendala hanya karena nama pada ijazah tidak sama seperti yang tercantum pada Dapodik.
Jadi, pengecekan detail sangat penting.
2. SK Pengangkatan, SK Pembagian Tugas, atau Dokumen Status Kepegawaian
Ini adalah dokumen paling krusial untuk memastikan bahwa:
- guru benar-benar aktif mengajar,
- memiliki jam mengajar yang sah,
- dan terdaftar pada lembaga pendidikan yang sesuai.
Bagi guru ASN, biasanya diminta:
- SK PPPK atau SK CPNS/ASN,
- SK penugasan terbaru.
Sementara guru non-ASN perlu menyiapkan:
- SK GTY, honor, atau penugasan formal dari sekolah.
- Salah unggah dokumen ini bisa membuat proses registrasi PPG terblokir.
3. SK Pembagian Jam Mengajar Semester Terbaru
PPG Daljab sangat ketat terkait linieritas mata pelajaran.
Karena itu, SK pembagian tugas menjadi penentu apakah guru mengajar sesuai mata pelajaran yang didaftarkan pada PPG.
Baca Juga: Viral! Hubungan Beracun Berujung Kekerasan, Polisi Bongkar Modus Kriminal Sejoli Depok
Pastikan SK:
- ditandatangani kepala sekolah,
- memiliki cap resmi,
- lengkap dengan rincian nama rombel dan jumlah jam.
Baca Juga: Sebelum Menyebar ke Jabar, BobiBos Akan Diujicobakan di Kabupaten Ini
Jika SK masih menggunakan format lama, mintalah perbaruan kepada operator atau kepala sekolah.
4. KTP dan Kartu Keluarga (KK)
Meski terlihat sederhana, dokumen identitas sering menjadi biang masalah validasi karena:
perbedaan nama,
NIK bermasalah,
atau data tidak sesuai dengan Dapodik.
Pastikan KTP jelas terbaca, tidak buram, dan sesuai dengan data resmi.
Bila terdapat perbedaan huruf atau penomoran, siapkan juga surat pernyataan atau dokumen koreksi.
5. Pas Foto Formal Terbaru (Background Sesuai Ketentuan Kemenag)
Setiap tahun Kemenag memperbarui ketentuan warna background foto untuk kebutuhan sistem.
Biasanya menggunakan:
- background biru,
- atau background merah sesuai jenjang.
Pas foto akan digunakan untuk:
- kartu peserta PPG,
- identitas kelas,
- sertifikat pendidik.
Pastikan foto formal, tidak menggunakan filter, dan memiliki kualitas resolusi tinggi.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Lolos?
Jika nama Anda masuk dalam daftar besok, lakukan hal berikut segera:
1. Login ke portal PPG Kemenag
Untuk mengisi kesediaan, melengkapi biodata, dan melihat jadwal.
2. Unggah seluruh berkas
Biasanya diberi batas waktu 3–7 hari setelah pengumuman.
Baca Juga: Hoaks Gaji 14x Per Tahun Guru PPPK Karawang! Ini Bukti dan Penjelasan Resminya
3. Bergabung dengan grup resmi
Karena banyak informasi teknis hanya dibagikan di kanal resmi atau grup PPG.
4. Persiapkan perangkat dan internet
PPG Daljab sebagian besar berbasis online, sehingga persiapan perangkat menjadi sangat penting.
Baca Juga: PANAH KESATRIA: Upaya Pertamina Regional JBB Wujudkan Pendidikan Aman Bencana di Indramayu
5. Atur waktu dengan baik
Jangan lupa bahwa perkuliahan PPG intensif dan memerlukan disiplin tinggi.
Ketegangan Menjelang 17 November
Di media sosial, banyak guru yang menuliskan rasa haru dan cemas:
“Bismillah, semoga lulus berjamaah.”
“Tak bisa tidur menunggu besok.”
“Semoga jadi tahun keberkahan.”
Hari ini adalah hari menunggu, dan besok menjadi penentu.
Setiap guru membawa harapan yang sama, ingin naik tahap, ingin mendapatkan sertifikat pendidik, ingin memperbaiki kesejahteraan, dan ingin menjadi lebih profesional di bidangnya.
Apapun hasilnya, perjuangan dalam dunia pendidikan tidak pernah selesai.
Bagi yang lolos, selamat melangkah ke panggung baru.
Bagi yang belum, peluang berikutnya tetap ada.***




