POJOKSATU.id, KARAWANG – Warga Desa Belendung, Kecamatan Klari, dibuat heboh setelah sebuah Yamaha Vixion ditemukan tercebur di saluran irigasi Leuweung Seureuh sejak Sabtu malam. Motor tanpa pemilik itu akhirnya berhasil diangkat berkat aksi sigap para pemuda Karang Taruna Yuga Bhakti Unit Belendung Lemah Mulya, Minggu (16/11/2025).

Kendaraan tersebut pertama kali terlihat berada di dasar irigasi dekat Jembatan Belendung 2. Arus air yang cukup deras membuat upaya pengambilan tak bisa dilakukan semalaman, sehingga motor tersebut dibiarkan menunggu waktu yang memungkinkan untuk dievakuasi.

Hingga saat ini, identitas pemilik Yamaha Vixion itu belum terungkap. Informasi dari warga menyebutkan bahwa motor itu sempat terjatuh bersama pengendaranya pada malam hari. Beruntung, pengendara selamat, namun memilih meninggalkan motornya karena kondisi irigasi yang membahayakan.

“Semalam motor itu jatuh. Pengendaranya tidak berani turun karena arusnya kuat. Kami juga nggak sanggup ambil sendiri,” kata Mg Emon, warga sekitar yang menjadi saksi kejadian.

Baca Juga: Polwan Polres Karawang Amankan CFD Lewat Patroli Sepeda

Merasa prihatin melihat motor tersebut terendam begitu lama, para pemuda Karang Taruna kemudian mengambil langkah cepat. Tanpa menunggu lama, mereka memutuskan turun langsung melakukan evakuasi secara gotong royong.

Proses pengangkatan motor berlangsung cukup ekstrem. Dengan bermodalkan tali tambang, dua anggota Karang Taruna terpaksa menyelam ke air irigasi yang keruh dan dingin untuk mengikat tubuh motor agar bisa ditarik ke atas.

“Semua ini murni inisiatif Karang Taruna. Kami kasihan melihat motor itu tenggelam. Dua teman kami turun menyelam untuk mengikat motornya,” lanjut Emon.

Setelah berjuang beberapa saat, motor yang diperkirakan berada di kedalaman 3–4 meter akhirnya berhasil diangkat ke daratan. Warga yang berada di lokasi turut membantu menarik motor hingga berhasil diamankan.

Untuk sementara, Yamaha Vixion tersebut dititipkan kepada Karang Taruna setempat sembari menunggu pemiliknya datang mengambil. Aksi nekat dan kompak para pemuda desa ini mendapatkan apresiasi dari banyak warga yang menyaksikan proses evakuasi. ***