POJOKSATU.id — Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif, mengembangkan kreativitas, dan ruang kolaborasi peserta didik.
Capaian pembelajaran di kelas 7 Bahasa Indonesia fase D adalah memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan akademis.
Selain itu, peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasikan informasi paparan tentang topik yang beragam dan karya sastra.
Berikut merupakan matriks tujuan pembelajaran dan ringkasan materi karya informasi: teks prosedur yang sesuai dengan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 Kurikulum Merdeka bab 3 semester 1.
Baca Juga: Viral! ASN Kepahiang Dipecat Usai Video Injak Al-Qur’an Heboh di Medsos
Bab III: Hal yang Baik Bagi Tubuh
Tujuan Pembelajaran
1. Memahami isi teks prosedur
Peserta didik berlatih mengakses informasi dan membuat simpulan dengan menjawab pertanyaan terhadap teks “Tip Sehat dan Bugar di Masa Remaja” dengan baik.
2. Mengidentifikasi dan menganalisis kualitas penyajian informasi dalam infografik.
Peserta didik mengenali teks infografik dengan kejelasan isi dan teks yang tersaji dalam bentuk infografik.
3. Mengidentifikasi kata-kata fokus.
Peserta didik memahami kosakata baru dengan berlatih menggunakannya dalam konteks kalimat yang berbeda secara tepat.
Baca Juga: 5 Kesalahan Umum dalam Pemahaman Numerasi yang Sering Diabaikan
4. Menyimpulkan isi teks prosedur
Peserta didik berlatih mengakses informasi dan menilai materi bacaan dengan menghubungkan materi tersebut dengan pengalamannya secara reflektif.
5. . Mengenali tujuan teks prosedur
Peserta didik mengenali ciri teks prosedur dengan membandingkan tujuan penulisan pada dua teks prosedur dengan baik.
6. Menelaah kalimat pelesapan pada teks prosedur
Peserta didik mengenali ciri kebahasaan dalam teks prosedur dengan menyunting kalimat dengan pelesapan yang tepat.
7. Mengenali kalimat ajakan dan larangan dalam teks prosedur
Peserta didik berlatih bertukar gagasan dengan teman dengan mendiskusikan ciri kebahasaan dalam teks prosedur (kalimat ajakan, perintah, atau larangan) dengan santun.
Baca Juga: Gaji Petugas MBG yang Statusnya PPPK Aman, yang Lain Masih Menunggu
8. Mengenali kalimat inversi dalam teks prosedur
Peserta didik menemukenali ciri kebahasaan dalam teks prosedur, yaitu kalimat inversi.
Mereka kemudian menuliskan ulang kalimat dengan struktur inversi tersebut pada infografik dan bacaan “Tetap Rileks Saat di Kelas” secara tepat.
9. Mengenali ragam kalimat dalam teks prosedur dan berkreasi dengan paparan prosedur lisan
Peserta didik melatih kemampuan menyimak informasi dan memahami instruksi dari teks lisan.
Latihan ini dilakukan dengan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan “Membuat Sorbet Buah Gampang dan Enak” yang diperdengarkan kepada mereka secara tepat.
Serta peserta didik berlatih menyajikan teks prosedur lisan melalui kegiatan membuat vlog dengan menarik dan efektif.
Baca Juga: Sertifikat Hasil TKA untuk Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya!
10. Mengidentifikasi struktur teks prosedur
Peserta didik memahami ciri teks prosedur dengan menemukenali strukturnya agar dapat menyajikannya dengan baik.
11. Mengenali adverbia dalam teks prosedur
Peserta didik mengenali ciri kebahasaan dalam teks prosedur dengan mengisi kalimat rumpang dengan adverbia yang tepat.
12. Mengenali teks prosedur dalam fiksi
Peserta didik mengenali ragam teks prosedur dengan menjawab pertanyaan pada kutipan teks prosedur pada karya fiksi.
Baca Juga: 10 Kampus Paling Berprestasi Versi Puspresnas 2025, UGM dan ITS Bersaing Ketat!
13. Merancang teks prosedur sederhana
Peserta didik melatih kemampuannya menulis secara runut dan sistematis untuk beragam konteks dan tujuan melalui latihan menulis teks prosedur sederhana dengan rancangan yang baik.
14. Menyajikan teks prosedur visual, lisan, dan audiovisual.
Peserta didik melatih keterampilan berkomunikasi secara efektif dan menarik dengan menyajikan teks prosedur mereka secara lisan, visual, atau audio visual.
Pengertian Teks Prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau cara melakukan sesuatu agar hasilnya sesuai tujuan.
Misalnya, cara membuat makanan, cara menggunakan alat, atau cara menjaga kesehatan tubuh.
Baca Juga: Publik Kaget, MUA Viral ‘Dea Lombok’ Ternyata Pria Bernama Denny
Tujuan utama teks prosedur adalah memberikan panduan yang jelas dan sistematis agar pembaca dapat melakukan sesuatu dengan tepat.
Dalam pelajaran ini, peserta didik juga belajar memahami isi teks seperti “Tips Sehat dan Bugar di Masa Remaja” untuk menemukan informasi penting dan menyimpulkannya.
Ciri-Ciri Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki ciri khas yang mudah dikenali.
Biasanya menggunakan langkah-langkah berurutan, memakai kalimat perintah atau larangan, serta dilengkapi penjelasan waktu atau cara.
Peserta didik juga belajar membandingkan tujuan dua teks prosedur untuk mengetahui kesamaannya.
Struktur Teks Prosedur
Struktur teks prosedur terdiri atas tiga bagian utama, yaitu tujuan, alat dan bahan (jika diperlukan), serta langkah-langkah.
Baca Juga: Kemensos Mulai Salurkan Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat, Target 16 Ribu Unit
Peserta didik belajar mengenali bagian-bagian ini agar dapat menyusun teks prosedur dengan runtut dan logis.
Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur
Dalam teks prosedur, terdapat beberapa ciri kebahasaan penting yang perlu diperhatikan.
Peserta didik belajar tentang kalimat pelesapan, yaitu kalimat yang menyingkat bagian tertentu tanpa mengubah makna.
Selain itu, ada kalimat ajakan dan larangan, seperti “cobalah” atau “jangan lakukan” yang digunakan untuk memberi instruksi dengan sopan.
Mereka juga mengenal kalimat inversi, yaitu kalimat dengan susunan terbalik, misalnya “Dituangkanlah air ke dalam gelas.”
Selain itu, peserta didik mempelajari adverbia, yaitu kata keterangan yang menjelaskan waktu, tempat, atau cara dalam teks, misalnya “perlahan”, “kemudian”, atau “setiap hari”.
Baca Juga: Latar Belakang Sosial Jadi Fokus Pemeriksaan Siswa FN Pelaku Bom SMAN 72 Kelapa Gading
Mengenali Teks Prosedur dalam Fiksi
Teks prosedur tidak hanya ada pada teks nonfiksi, tetapi juga bisa muncul dalam karya fiksi.
Misalnya, tokoh dalam cerita sedang menjelaskan cara membuat sesuatu.
Peserta didik belajar mengenali bagian teks prosedur dalam kutipan cerita tersebut melalui latihan membaca dan menjawab pertanyaan.
Menulis dan Menyajikan Teks Prosedur
Setelah memahami teori, peserta didik berlatih menulis teks prosedur sederhana dengan langkah yang runtut dan mudah diikuti.
Kegiatan ini membantu mereka menulis dengan jelas, terstruktur, dan sesuai konteks.
Baca Juga: Viral Nasabah BRI di Karo Menangis Histeris, Saldo Tabungan Ratusan Juta Raib Diduga Dibobol
Peserta didik juga berlatih menyajikan teks prosedur secara lisan, visual, dan audiovisual, seperti membuat vlog atau infografik yang menarik agar pesan mudah dipahami orang lain.
Melalui pembelajaran teks prosedur, peserta didik belajar memahami, menulis, dan menyajikan panduan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Dari latihan membaca, menulis, hingga berbicara, semua diarahkan agar mereka bisa berkomunikasi dengan efektif dan jelas.
Pelajarilah dengan baik ringkasan materi tersebut supaya lebih memahami materi teks pidato.
Jangan ragu untuk bertanya pada guru jika ada hal yang belum dipahami. ***




