POJOKSATU.id — Semakin banyak masyarakat yang memilih menggunakan meteran listrik token karena dianggap lebih praktis dan memberikan transparansi pemakaian.
Dengan sistem prabayar, kamu bisa mengatur penggunaan listrik sendiri sehingga pengeluaran lebih terkontrol dan risiko tagihan membengkak di akhir bulan bisa dihindari.
Meski begitu, sebelum pindah ke meteran token, kamu perlu memahami aturan dan kemungkinan biaya yang berlaku.
Baca Juga: Pro Kontra ASN Masuk Daftar 15 Golongan Gratis Naik TransJakarta dan MRT, Adil atau Tidak?
Pada dasarnya, proses penggantian meteran bisa gratis ataupun berbayar, tergantung kondisi masing-masing pelanggan.
Jika perubahan dilakukan melalui program resmi PLN, seperti perpindahan massal dari pascabayar ke prabayar, pengguna biasanya tidak dikenakan biaya.
Namun, bila kamu mengajukan permohonan pribadi tanpa mengikuti program PLN, kemungkinan besar akan ada biaya yang harus disiapkan, termasuk pembelian perangkat baru, administrasi, dan materai.
Baca Juga: Bansos November Cair! PKH, BPNT, BLT hingga Beras 10 Kg Mulai Dibagikan, Cek Jadwalnya
Ada juga kondisi tertentu yang membuat penggantian tetap gratis, contohnya jika meteran lama mengalami kerusakan teknis yang bukan disebabkan oleh pelanggan. Pada situasi seperti ini, PLN biasanya akan melakukan penggantian tanpa memungut biaya.
Oleh karena itu, penting untuk mengecek terlebih dahulu apakah di wilayah kamu sedang berlangsung program pergantian meteran gratis dari PLN.
Dengan begitu, kamu bisa memprediksi apakah proses perpindahan memerlukan biaya atau tidak.
Baca Juga: ASN Masuk ke 15 Golongan Yang Bisa Gratis Naik TransJakarta, MRT, dan LRT! Kok Bisa? Ini Alasannya!
Bagi pelanggan yang tidak termasuk program gratis, ada beberapa komponen biaya yang harus disiapkan, seperti saldo listrik awal (kWh perdana), biaya perangkat meteran sesuai kapasitas daya rumah, serta biaya administrasi tambahan.
Besaran total biaya berbeda-beda, tergantung besaran daya. Umumnya, pelanggan dengan daya 900 VA akan membayar lebih rendah dibandingkan pelanggan dengan daya 2.200 VA.
Kisaran biaya bisa mulai dari ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah. PLN biasanya akan memberikan rincian lengkap, jadi jangan ragu untuk menanyakan detailnya saat mengajukan permohonan.
Baca Juga: Syarat PPG Daljab 2025 Bikin Kaget! Ternyata Banyak Guru Masih Salah Upload Berkas di SIMPATIKA!
Agar proses penggantian berjalan lancar, ikuti prosedur yang telah ditetapkan. Ajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile atau kantor PLN terdekat, siapkan dokumen seperti KTP, nomor ID pelanggan, dan bukti kepemilikan rumah.
Setelah itu, petugas akan melakukan verifikasi data dan memberikan informasi terkait biaya. Jika sudah sesuai, kamu akan mendapatkan jadwal pemasangan, dan petugas PLN akan datang ke lokasi untuk mengganti meteran.
Saat proses berlangsung, sebaiknya kamu ikut memantau. Setelah pemasangan selesai, kamu akan menerima kartu prabayar serta panduan pembelian token listrik.
Sistem token menawarkan berbagai keuntungan. Kamu bisa mengontrol pengeluaran listrik sesuai kebutuhan, tidak perlu khawatir dengan tagihan mendadak membesar, serta mendapatkan peringatan ketika saldo hampir habis.
Selain itu, pembelian token sangat fleksibel, bisa dilakukan di minimarket, ATM, mobile banking, hingga aplikasi PLN Mobile.
Baca Juga: Mau Ganti Background Foto Tanpa Ribet, Coba Pakai Aplikasi Gratis Ini Dijamin Hasilnya Keren
Dengan segala kemudahannya, banyak orang merasa sistem prabayar membantu pengelolaan keuangan rumah tangga jadi lebih efektif dan terencana.***




