PojokSatu.id — Setelah kebahagiaan seleksi CPNS 2024 berakhir, perhatian kini tertuju pada formasi CPNS 2026.

Salah satu isu yang ramai dibahas di Google adalah soal 20 instansi pemerintah tanpa tes SKB tambahan, yang disebut-sebut bisa menjadi acuan kebijakan seleksi CPNS periode berikutnya.

Faktanya, informasi ini benar adanya namun perlu dipahami konteksnya agar tidak salah tafsir. 

 

20 Instansi Tanpa Tes Tambahan di CPNS 2024

Pada awal 2025, daftar 20 instansi pusat yang hanya menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berbasis CAT (Computer Assisted Test).

Baca Juga: Honorer Lama Meradang, Pemda Sibuk Rekrut Outsourcing Baru

Tanpa tambahan tes lain seperti wawancara, psikotes, atau uji praktik.

Kebijakan ini diterapkan untuk efisiensi dan pemerataan sistem seleksi nasional.

Artinya, peserta cukup berfokus pada dua tahap utama, SKD dan SKB CAT, tanpa tes tambahan yang biasanya memakan waktu dan biaya lebih.

Beberapa contoh instansi yang masuk daftar tersebut di antaranya adalah Kementerian Kominfo, Kemenkeu, Kemendikdasmen, dan KemenkumHAM.

Baca Juga: Guru Madrasah Masih Sulit Diangkat PPPK, Ini Akar Masalah yang Tak Kunjung Tuntas

Sistem ini mendapat sambutan positif dari calon pelamar karena dinilai lebih adil dan transparan.

 

Tren Baru Menuju CPNS 2026

Masuk tahun 2025, muncul kabar lanjutan dari sejumlah media nasional yang menyebut bahwa 9 instansi pemerintah pusat sudah dipastikan

Lalu kemudian, akan tetap menggunakan format tanpa SKB tambahan untuk CPNS 2026.

Daftar sembilan instansi tersebut antara lain:

1. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

Baca Juga: Harga Emas Naik Tajam, Tapi Inflasi Tetap Aman Kok Bisa Bagaimana Caranya?

2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen)

3. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

4. Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM)

Baca Juga: Wisata Akhir Tahun untuk Anak di Bogor! Seru dan Edukatif juga Penuh Petualangan

5. Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

6. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)

7. Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Baca Juga: Gerakan Literasi Sekolah: Sudahkah Efektif Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa?

8. Kementerian Perdagangan (Kemendag)

9. Kementerian Investasi/BKPM

Langkah ini dianggap sebagai sinyal positif bahwa pemerintah tengah menyiapkan sistem rekrutmen ASN yang lebih efisien dan digital-friendly.

Namun, belum semua dari 20 instansi 2024 akan menerapkan kebijakan yang sama di 2026.

Artinya, pelamar tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB.

 

Efisiensi dan Transparansi Jadi Fokus

Model seleksi tanpa SKB tambahan dipandang mampu menekan potensi kecurangan, mempercepat proses seleksi, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta.

Dalam sistem lama, tes tambahan seperti wawancara atau uji praktik seringkali dianggap subjektif dan memakan waktu.

Baca Juga: Waspadai Jurnal Predator! Ini Ciri-Ciri dan Tips Memilih Jurnal yang Aman untuk Dosen

Dengan sistem baru berbasis SKB CAT, semua peserta akan mendapatkan nilai objektif berdasarkan kemampuan akademik dan teknis.

Selain itu, format ini juga lebih hemat biaya, baik bagi pemerintah maupun peserta.

Banyak calon ASN menilai pola seperti ini ideal untuk diterapkan secara nasional di CPNS 2026 dan seterusnya.

 

Waspadai Informasi Palsu

Meski kabar tentang 20 instansi tanpa SKB tambahan banyak dicari, masyarakat tetap perlu waspada terhadap hoaks rekrutmen CPNS 2026.

Baca Juga: 7 Strategi Terbukti Agar Lolos Seleksi CPNS 2025, Persiapkan Diri Sejak Sekarang!

Sejumlah tautan palsu yang mengatasnamakan BKN dan KemenPAN-RB kerap beredar di media sosial.

Pastikan selalu mengecek situs resmi:

1. https://sscasn.bkn.go.id

2. https://menpan.go.id

 

Meskipun belum ada pengumuman resmi jadwal CPNS 2026, tren seleksi tanpa SKB tambahan menunjukkan arah perubahan menuju sistem rekrutmen ASN yang lebih efisien dan transparan.

Jika pola ini terbukti berhasil, bukan tidak mungkin CPNS 2026 akan mengadopsi sistem serupa dari 20 instansi tahun sebelumnya.

Untuk para calon pelamar, kini saat yang tepat untuk fokus memperkuat kemampuan SKD dan SKB CAT sejak dini.***