POJOKSATU.id – Ternyata tidak semua guru honorer dapat Rp100 ribu per hari jadi PIC (Person In Charge) MBG (Makan Bergizi Gratis.

Tahun 2025 membawa kabar menggembirakan bagi guru honorer di sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menetapkan memberiikan insentif Rp100 ribu kepada guru honorer.

Insentif Rp100 ribu per hari itu diberikan kepada guru yang yang ditunjuk sebagai PIC atau penanggung jawab distribusi MBG di sekolah.

Baca Juga: Kementerian Lingkungan Hidup Panggil 195 PPPK Formasi 2024 untuk Tanda Tangan Perjanjian Kerja, Ini Daftar Dokumen yang Wajib Dibawa

Kebijakan ini dianggap sebagai angin segar di tengah keresahan para guru honorer yang selama ini mengeluhkan rendahnya honor tetap.

Dengan insentif ini, pemerintah tidak hanya memperkuat program gizi nasional, tetapi juga memberi ruang kesejahteraan tambahan bagi tenaga pendidik.

Program MBG merupakan salah satu prioritas nasional 2025 yang menargetkan jutaan siswa di seluruh Indonesia.

Program ini diluncurkan untuk mengatasi stunting, meningkatkan kualitas gizi, dan mendukung tumbuh kembang anak sekolah.

Baca Juga: Polda Jatim Libatkan Ahli Konstruksi Evakuasi Santri Al Khoziny, Kapolda Beberkan Alasan Belum Dilakukan Pengangkatan Reruntuhan

Agar distribusi makanan berjalan lancar, pemerintah menugaskan guru di sekolah penerima sebagai penanggung jawab utama.

Di sinilah peran insentif Rp100 ribu per hari menjadi penting, sebagai kompensasi atas tanggung jawab tambahan yang dipikul para guru.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 5 Tahun 2025.

Dimana pemberian insentif diberikan kepada guru yang bertugas sebagai penanggung jawab distribusi MBG.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menyatakan, insentif ini merupakan bentuk apresiasi atas tugas tambahan dan tanggungjawab tersebuut.

"Pemberian insentif ini bukan sekadar kompensasi finansial," kata Nanik, dalam keterangannya, pada Senin 29 September 2025.

"Melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi guru dalam mendukung keberhasilan program," lanjutnya. 


Aturan Penunjukan dan Tugas Guru PIC MBG

Perlu diketahui, bahwa tugas ini tidak diberikan kepada semua guru di sekolah.

Baca Juga: Insentif Rp100 Ribu per Hari bagi Guru Program MBG, Apresiasi atau Sekadar Formalitas?

Melainkan berdasarkan penunjukkan yang dilakukan oleh pihak sekolah, dengan aturan sebagai berikut:

1. Setiap sekolah wajib menunjuk 1–3 guru sebagai koordinator MBG.

2. Kepala sekolah berwenang menetapkan nama-nama guru tersebut.

3. Guru honorer dan guru bantu diprioritaskan untuk mendapat tugas, sehingga mereka juga bisa memperoleh tambahan penghasilan.

Baca Juga: Rp30 Juta untuk Mahasiswa Doktoral, Ini Cara Daftar BPP S3 Dalam Negeri Kemenag 2025

Sementara tugas guru koordinator MBG di sekolah meliputi:

1. Mengawasi distribusi makanan bergizi ke siswa.

2. Memastikan kualitas makanan sesuai standar.

3. Melaporkan realisasi penyaluran ke pihak sekolah dan BGN.

4. Sistem kerja bersifat rotasi harian, sehingga tanggung jawab tidak menumpuk hanya pada satu guru saja.

Mekanisme Pencairan Insentif

Bagi guru yang ditunjuk sebagai PIC MBG di sekolah akan menerima insentif Rp100 ribu.

Insentif tersebut diberikan per hari, bukan per minggu atau per bulan.

Berikut ini skema dan mekanisme pencairan insentif guru PIC MBG:

1. Besaran insentif: Rp100 ribu/hari per guru penanggung jawab.

Baca Juga: Gaji dan Tunjangan Guru Aman dalam RUU Sisdiknas, DPR Pastikan TPG Tak Dihapus

2. Pencairan dilakukan setiap 10 hari sekali.

3. Dana insentif bersumber dari biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah penerima program.

Dengan sistem ini, guru yang aktif menjalankan tugas bisa menerima insentif secara rutin dan transparan.

Agar lebih mudah mendapatkan artikel Pojoksatu.id bisa unduh Apss:

Versi Android dan Versi iOS

Ikuti juga update artikel kami melalui Channel Whatsapp Pojoksatu.id.

Channel Whatsapp khusus pendidikan, PPG, tunjangan dan seputar ASN, klik:

INFO PPG TUNJANGAN ASN dan PENDIDIKAN

Demikian informasi bahwa tidak semua guru honorer dapat Rp100 ribu per hari jadi PIC MBG di sekolah.***