POJOKSATU.id — Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah resmi dimulai sejak Senin (4 Agustus 2025), dan kini mulai berjalan serentak di berbagai madrasah dan pesantren.
Program ini jadi gebrakan nasional dengan target 53,8 juta anak usia 7–17 tahun dari seluruh satuan pendidikan, termasuk madrasah di semua jenjang.
Jadi, ini bukan sekadar “cek kesehatan biasa”. CKG Sekolah dirancang menyeluruh, menyasar kesehatan jasmani dan mental siswa, sesuai jenjangnya — dari MI (setara SD), MTs (SMP), hingga MA (SMA).
Baca Juga: Usulan PPPK Paruh Waktu Dibuka Sampai 20 Agustus 2025, Begini Jadwal Lengkap Dari BKN
Kenapa Siswa Madrasah Perlu Perhatian Khusus di Program Ini?
Menurut Kementerian Kesehatan, anak-anak madrasah juga rentan terhadap masalah yang sama dengan anak sekolah lainnya: gigi bermasalah, penglihatan terganggu, tekanan darah tidak stabil, sampai tingkat kecemasan akibat gadget.
“Banyak yang ternyata punya masalah gigi, mata, dan mental,” kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Ia juga menyoroti bahwa pemeriksaan jiwa mulai dilakukan untuk deteksi dini depresi dan kecemasan.
Jenis Pemeriksaan untuk Siswa Madrasah
Siswa madrasah akan diperiksa sesuai jenjangnya. Berikut ringkasannya:
Baca Juga: Tablet Samsung Termurah 2025, Pilihan Cerdas, Harga Bersahabat, Kualitas Tetap Terjaga!
1. Untuk MI (7–12 tahun)
- Status gizi, gigi, telinga, mata, tekanan darah
- Deteksi hepatitis B, TBC, gula darah
- Cek kesehatan jiwa & reproduksi (kelas atas)
- Riwayat imunisasi dan aktivitas fisik
2. Untuk MTs (13–15 tahun)
- Sama seperti MI ditambah anemia, talasemia
- Pemeriksaan hepatitis B & C, dan HPV (kelas 9 putri)
3. Untuk MA (16–17 tahun)
- Tambahan skrining talasemia, anemia (kelas 10 putri)
- Fokus pada kesehatan reproduksi dan mental
Apa Tugas Guru dan Warga Madrasah?
- Sosialisasikan ke siswa dan orang tua
- Siapkan surat persetujuan dan jadwal pemeriksaan
- Koordinasi dengan petugas kesehatan setempat
- Dampingi dan beri edukasi ke siswa terkait hasilnya
CKG bukan hanya agenda teknis, tapi investasi jangka panjang untuk generasi sehat dan tangguh, termasuk santri dan siswa madrasah. Maka jangan dianggap sepele ya, apalagi hasilnya bisa menjadi rujukan tindak lanjut medis.
Madrasah juga bisa menjadikan momen ini sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih dan sehat, bagian dari penguatan karakter dan rahmatan lil ‘alamin dalam praktik.
Tips untuk Para Siswa Madrasah:
- Hindari stres atau takut saat diperiksa
- Ceritakan keluhan dengan jujur ke petugas
- Tidur cukup dan sarapan sebelum hari pemeriksaan
- Kurangi main HP agar matanya tetap sehat!
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
CKG Sekolah adalah wujud nyata kolaborasi antara Kemenkes dan Kemenag dalam merawat kesehatan lahir-batin pelajar di semua jalur pendidikan keagamaan. Jadi, yuk, sambut program ini dengan serius dan semangat!***




