POJOKSATU.id - Jelang pelantikan pasangan presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka yang segera berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2024 mendatang, catatan janji kampanye kembali mencuat.

Salah satu janji yang pernah disampaikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran adalah setiap guru di Indonesia akan menerima tambahan gaji sebesar Rp2 juta per bulan mulai bulan Oktober 2024.

Janji itu pertama kali disampaikan Hashim Djojohadikusumo di acara Konsolidasi Nasional 20.000 Pengusaha dan Pekerja untuk Prabowo Gibran yang berlangsung di Stadion Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta pada 5 Februari 2024.

Program tambahan penghasilan buat guru ini juga pernah diucapkan Hashim saat menyampaikan sambutan di acara deklarasi dan pelantikan DPC Prabowo Mania 08 Sumedang di Alun-alun Sumedang, pada Sabtu 9 September 2023.

 Baca Juga: POIN PENTING Pengadaan PPPK 2024, Kupas Tuntas dari KETENTUAN UMUM Hingga Proses SELEKSI, Pahami Sebelum PENDAFTARAN

Saat itu Hashim memaparkan soal data bahwa jumlah guru di Indonesia yang berjumlah sekitar 3,9 juta guru ditambah 500 ribu guru yang masih berstatus sebagai tenaga honorer.

Hashim menyebutkan, Prabowo merencanakan sebuah program berupa 13 bulan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi guru di seluruh Indonesia.

Ia bahkan mengaku diperintah untuk mengkalkulasikan anggaran yang diperlukan untuk programnya tersebut.

"Saya disuruh menghitung, apakah pemerintah mampu menyediakan dana yang cukup untuk tambahan gaji bagi seluruh guru dan guru honorer?

Saya dan tim Prabowo sudah hitung, perlu hampir 100 triliun (rupiah) setiap tahunnya dan kami sudah bertemu dengan bank dunia beberapa minggu lalu, apakah dana ada bagi negara Indonesia? Saya pastikan dana itu ada, tolong sebarkan berita ini ke semua guru," beber Hashim.

 Baca Juga: LINK dan Tata Cara Pendaftaran PPPK 2024, Pilihan Formasi dan Unggah Dokumen, Ikuti 5 LANGKAH PENTING, Simak Dulu dan DOWNLOAD Panduan Ini

Kepada para wartawan di Lapangan Banjaran Pucung, Tapos, Depok, pada Minggu 29 Oktober 2023, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu juga menyebutkan soal kebijakan kenaikan gaji untuk guru dan honorer sebesar Rp 2 juta per bulan.

Hashim mengumumkan bahwa mulai Oktober 2024, setiap guru di Indonesia akan menerima tambahan gaji sebesar Rp2 juta per bulan. Tambahan ini akan diberikan selama 13 bulan, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR).

Ia juga memaparkan soal kenaikan gaji itu akan disesuaikan kembali dengan kondisi fiskal Angaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tolong sampaikan ke semua guru di Indonesia, Prabowo-Gibran akan menambah gaji mereka Rp 2 juta per bulan selama 13 bulan setiap tahun termasuk THR.

 Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Jadikan Bogor yang Pertama Muluskan Program Fanta Village

Akan diberikan kepada guru-guru, termasuk guru honorer di seluruh Indonesia," kata Hashim.

Adik dari Prabowo Subinato ini juga menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk perhatian khusus kepada para pendidik, yang perannya sangat vital dalam membentuk masa depan bangsa.

Ia pun menyoroti, masih banyak guru yang menerima gaji jauh di bawah standar, beberapa di antaranya bahkan hanya memperoleh penghasilan antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan.

“Hal ini sangat memprihatinkan,” tegas Hasyim.

Tak sampai disana, Hashim juga menjamin janji yang diucapkan itu tidak akan mereka ingkari, khususnya oleh Prabowo.

Bahkan Hashim meyakini anggaran untuk penambahan gaji tersebut sudah tersedia. Pihaknya mengaku sudah mempelajari penambahan gaji ini selama bertahun-tahun.

"Tolong dicatat hari ini Prabowo tidak pernah ingkar janji, orang bilang itu kelemahan Prabowo, Prabowo itu tidak pintar bohong, orang bilang Mas Bowo harus bohong sedikit lah, Prabowo tidak pernah mau bohong saudara-saudara, apalagi buat rakyat Indonesia," ungkapnya.

 Baca Juga: Sah jadi Capres Cawapres Pilpres 2023, TKN Prabowo-Gibran Sindir Kubu Sebelah Pakai Ucapan Jokowi: Politik saat Ini Banyak Drama

Jika benar, janji itu tentu membuat para guru bersuka cita, terutama mereka yang selama ini harus bertahan hidup dengan gaji yang jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Menyikapi itu, Forum Guru Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGBSN) Kota Bandung Astri Winarti Widiastuti mengaku langkah kebijakan itu dinantikan oleh para guru yang menolak lupa janji kampanye tersebut.

"Rencana kenaikan gaji sebesar Rp2 juta per bulan yang dijadwalkan mulai Oktober, baik untuk guru ASN maupun non-ASN, adalah langkah yang sangat dinantikan oleh seluruh tenaga pendidik," ujar pendidik yang biasa dipanggil Acy itu, Senin (30/9/2024).

Acy yang juga merupakan ketua FG PPPK Bandung Raya mengingatkan, hitungan masuk bulan Oktober sudah tinggal beberapa saat lagi. Ia dan seluruh guru yang berada di bawah naungan forum berharap komitmen itu terlaksana dan bukan hanya omon-omon. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.