POJOKSATU.Id, BOGOR -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran melaunching Fanta Village di Desa Banteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (21/01/2024).

Fanta Village sendiri adalah program petani milenial masuk desa dan Bogor merupakan menjadi yang pertama menerapkan program tersebut.

Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan mengatakan, kegiatan Fanta Village merupakan salah satu inisiatif untuk menggerakkan roda pertanian di Indonesia.

“Kami ingin masyarakat tidak malu menjadi petani. Di bawah Supardi, seorang petani milenial yang namanya sudah sampai internasional, kami harapkan petani yang sama pun bisa lahir," kata Arief.

Baca Juga: Diduga Keluarkan SK Honorer Siluman, Kepsek SDN 179 Tambangan Ngaku 2 Kali Dipanggil, Dioper-oper Sekda dan BKD

Lebih lanjut Arief menjelaskan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus pasangan Prabowo-Gibran yang dimana nanti muaranya pada ketahanan pangan di Indonesia.

"Ketahanan pangan ini adalah agenda utama yang diprioritaskan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran. Maka kami awali dengan gerakan Fanta Village atau fanta masuk desa ini dengan harapan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan," jelasnya.

Sementara, Koordinator Fanta Village, Supardi membeberkan sejumlah strategi untuk membangkitkan gairah anak muda pada sektor pertanian. Salah satunya dengan program Petani Belajar.

Baca Juga: Sebut Jokowi, Maruarar Sirait Ungkap Alasan Dukung Prabowo-Gibran usai Deklarasi Dukungan di Majalengka

"Pada program ini, kami bekali para anak muda dengan cara dasar bertani. Nah pada saat ini, keterlibatan digital dalam pertanian itu sangat berkaitan, maka petani juga harus melek teknologi. Itu harus kita kuasai, karena kalau tidak, kita akan ketinggalan jauh," jelasnya.

Supardi menyebut, pemahaman terhadap teknologi saat ini akan membantu memudahkan para petani untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pertaniannya.

Sebab, jika para petani sudah pintar dalam memanfaatkan teknologi pertanian (smart farming), maka sektor ini akan sangat menguntungkan yang tentunya menjadi hal yang baik pula bagi pangan Indonesia.

"Kami sudah mulai lakukan smart farming itu. Mulai dari bagaimana mengelola pertanian, menggunakan teknologi, cara memasarkannya dan lainnya," tandas Supardi.

Sementara itu, dalam kegiatan Fanta Village, dilakukan penanaman pohon dan bagi-bagi bibit kepada warga Desa Banteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.***