POJOKSATU.ID - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuat agenda pilot project atau piloting Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan (daljab).

Piloting PPG Daljab ini akan diluncurkan pada Senin 15 Juli 2024 mendatang, dengan 'hanya' melibatkan 60 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Lalu apa alasan Kemendikbudristek membuat piloting PPG Daljab? Bukannya kegiatan PPG sudah sering dilaksanakan?

Baca Juga: Update 11 Juli, Tunjangan Sertifikasi Guru TW II Sudah Cair di 15 Provinsi Ini

Dalam live instagram terbaru Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Prof Nunuk Suryani disebutkan alasan diadakan piloting PPG Daljab.

Menurut Prof Nunuk, piloting ini perlu dilakukan karena PPG tahun 2024 ini akan menggunakan sistem baru.

"Semuanya serba baru, sama sekali baru. Berbeda dengan apa yang sudah pernah dilakuikan di PPG dalam jabatan sebelumnya," kata Prof Nunuk dalam live IG, Kamis 11 Juli 2024.

Baca Juga: Ternyata Sandy Clash of Champions Pemilik IPK 5.00 Itu Sempat Kena Mental Sampai Nangis di CoC, Episode Berapa?

Lebih jauh dijelaskan bahwa piloting ini untuk memastikan tidak ada masalah yang dihadapi oleh guru dalam mengikuti PPG.

Baik dalam penggunaan platform merdeka mengajar (PMM), Uji Kinerja atau Ukin dan Uji Pengetahuan atau UP.

Andai ada kendala yang dihadapi maka itu akan jadi bahan evaluasi bagi Kemendikbudristek, agar dalam pelaksanaan PPG Daljab berikutnya lancar tanpa masalah.

Baca Juga: 10 Info Penting Rangkuman Live Bu Nunuk 11 Juli, PPG Daljab 2024 Dimulai Pekan Depan, 60 Ribu Guru Siap-siap 16 Juli, Senin Launching Piloting

"Bapak Ibu mohon bersabar ya, kita sedang bekerja untuk bapak ibu. Bukannya kita sedang diam atau dilupakan, tapi semua proses sedang kita jalani," imbuh Prof Nunuk.

Diberitakan Pojoksatu.id sebelumnya, dalam ploting PPG Dalam Jabatan 2024 ini, sebanyak 60 ribu guru akan mendapat panggilan.

Panggilan program pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024 ini akan disampaikan melalui notifikasi akun SIMPKB masing-masing.

Dengan demikian, 60 ribu guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik tersebut bisa dikatakan cukup beruntung.

Pasalnya mereka dipilih dari jutaan guru non serdik.

Baca Juga: Ini loh Keuntungan 60 Ribu Guru Dipanggil Piloting PPG Daljab 2024, Maaf Guru Tidak Dipanggil Jangan Iri

Yang berdasarkan data dari Kemdikbudristek, jumlah guru non serdik di Indonesia saat ini mencapai 1,63 juta.

Artinya 60 ribu guru tersebut mendapatkan kesempatan lebih dulu menjadi peserta PPG Dalam Jabatan 2024.

"Kita akan menghadirkan, menggunakan (memanggil) 60 ribu sampel terpilih guru-guru yang memenuhi syarat untuk menjadi peserta PPG Daljab," beber dia.

Para guru yang diundang dalam piloting PPG Daljab ini berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, dengan mempertimbangkan kondisi internet dan berbagai variabel atau pertimbangan lainnya.

"60 ribu peserta itu dari 38 provinsi dengan kondisi internet dan berbagai variasi," tutur Prof Nunuk.

Kritertia 60 Ribu Guru Peserta Piloting PPG Daljab 2024

Berdasarkan penuturan Prof Nunuk Suryani, redaksi Pojoksatu.id menangkap setidaknya ada 5 kriteria dalam pemilihan 60 ribu guru tersebut.

Baca Juga: Kontrak Honorer Diperpanjang Sampai 2027, Sinyal Kuat Honorer Tidak Dihapus 31 Desember 2024, Kapan Diangkat PPPK?

Berikut ini rinciannya:

1. Usia senior (50 tahun)

2. Keterwakilan pulau atau daerah

3. Keterjangkauan internet

4. Bukan Guru Penggerak dan eks PLPG

5. Masuk database PPG Kemdikbudristek (600 ribu calon peserta PPG Dalam Jabatan 2024).

Baca Juga: Tahun Ini 671 ASN Cianjur Pensiun, 499 Adalah Guru, Formasi PPPK Guru 2024 Berjumlah 3.066 Formasi

Sebagai informasi, PPG akan dilaksanakan secara daring atau online melalui aplikasi Platform Merdeka Mengajar atau PMM.

Guru akan mempelajari 3 modul yang diberikan.

Masing-masing peserta akan menyelesaikan modul pembelajaran tersebut sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing.

Karena itu, untuk waktu penuntasan 3 modul pembelajaran, masing-masing peserta sangat mungkin akan berbeda satu dengan lainnya.

Dalam prosesnya, akan ada tugas-tugas yang harus dikerjakan dan diselesaikan.

Sampai akhirnya, seluruh peserta akan menjalani uji kompetensi peserta pendidikan profesi guru atau UKPPPG.

Baca Juga: ALHAMDULILAH DPR dan KemenPAN RB SEPAKAT PPPK Dapat Pensiun seperti PNS, Honorer Masuk Database BKN jadi Prioritas, Bagaimana yang Tidak Terdata?

UKPPPG sendiri terdiri dari Uji Kinerja atau Ukin dan Uji Pengetahuan atau UP.

"Bagi bapak ibu guru yang nanti terpilih sebagai sample piloting, mengikuti dan menyelesaikan semua proses, jika lolos atau lulus, menyelesaikan UKPPPG tersebut maka bapak ibu sudah melewati PPG Daljab," terangnya.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa alasan Kemendikbudristek membuat piloting PPG Daljab 2024 karena akan menggunakan sistem baru.

Sistem baru ini yang akan dicoba dalam pilot project ini agar PPG berikutnya berjalan lancar.***