POJOKSATU.id - Tahun ini, jumlah ASN (aparatur sipil negara) di Kabupaten Cianjur akan berkurang sebanyak 671 orang.
Itu lantaran 671 ASN tersebut akan memasuki masa pensiun per 1 Januari 2025.
Dari angka tersebut, didominasi ASN guru sebanyak 499 orang.
"671 ASN di kabupaten kebanyakan yang pensiun paling banyak dari tenaga pendidik, dengan jumlah 499 orang," ungkap Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKSDM Cianjur, Andi Juandi.
Disusul ASN di Dinas Kesehatan sebanyak 28 orang dan ASN dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) 15 orang.
"Untuk Dinas lainnya biasanya sih antara satu sampai lima orang yang pensiun, rata-rata semua di dinas ada," terang dia.
Berdasarkan data terbaru per Juli 2024, jumlah ASN di Kabupaten Cianjur tercatat sebanyak 13.038.
70 persen di antaranya adalah ASN tenaga pendidik atau guru.
Sedangkan sisanya sebanyak 30 persen terbagi untuk semua dinas dan instansi.
Andi menjelaskan, untuk ASN berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dipastikan mendapatkan pensiun.
Akan tetapi untuk ASN berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pihaknya masih belum mengetahuinya.
"Untuk PPPK belum jelas mendapat pensiun atau tidak, karena kebijakan PPPK belum jelas regulasinya mendapat pensiun ataupun tidak tapi untuk saat ini PPPK belum mendapatkan hak pensiun," paparnya.
Tahun ini, Pemkab Cianjur telah mengajukan usulan formasi PPPK 2024 sebanyak 3.800 formasi.
Terbanyak formasi yang diusulkan adalah formasi PPPK guru 2024.
"Untuk formasi PPPK guru 2024 jumlahnya mencapai 3.066 formasi. Seleksi tahun sekarang pengangkatan 2025 kebanyakan khusus untuk guru," beber dia.
Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu regulasi dari KemenPAN RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mekanisme seleksi PPPK 2024.
Namun ia memastikan bahwa Pemkab Cianjur memiliki data honorer atau non ASN yang masuk database BKN hasil pendataan 2022 lalu.
"Yang bisa ikut seleksi PPPK 2024 yang sudah terdata. Untuk formasi PPPK tidak dibuka untuk umum. Untuk formasi umum ada CPNS," ungkapnya.
Sebelumnya, Pemkab Cianjur telah melakukan pelantikan dan pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja hasil seleksi PPPK 2023 pada 24 Maret 2024.
Dalam pelantikan tersebut, tetrdapat sebanyak 1.390 PPPK.
Mereka terdiri dari PPPK guru, PPPK tenaga kesehatan dan PPPK tenaga teknis.
"Mereka sudah diangkat P3K dan sudah dilantik yang berjumlah tenaga Kesehatan 366, guru 839 dan jabatan teknis 185. Sehingga jumlah total yang dilantik hari ini 1.390," ungkap Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat pelantikan.
Herman mengungkap, jumlah tersebut merupakan kedua terbesar untuk pengangkatan ASN dalam sejarah Kabupaten Cianjur.
"Untuk tahun pertama kita melantik 1.335. Tahun kedua agak turun dikit. Tahun ketiga 1413 dan hari ini 1390," ucapnya.***




