POJOKSATU.id - Piloting PPG Daljab 2024 atau program pendidikan profesi guru dalam jabatan dipastikan akan mulai dibuka dan dilaksanakan pada pekan depan.
Dalam ploting PPG Dalam Jabatan 2024 ini, sebanyak 60 ribu guru dipastikan akan mendapat panggilan.
Panggilan program pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024 ini akan disampaikan melalui notifikasi akun SIMPKB masing-masing.
Dengan demikian, 60 ribu guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik tersebut bisa dikatakan cukup beruntung.
Pasalnya mereka dipilih dari jutaan guru non serdik.
Yang berdasarkan data dari Kemdikbudristek, jumlah guru non serdik di Indonesia saat ini mencapai 1,63 juta.
Artinya 60 ribu guru tersebut mendapatkan kesempatan lebih dulu menjadi peserta PPG Dalam Jabatan 2024.
Lalu, apakah piloting PPG Daljab 2024 ini akan berbeda dengan PPG Dalam Jabatan pada umumnya?
Baca Juga: 5 Kriteria 60 Ribu Guru Beruntung Dipanggil PPG Daljab 2024 Pekan Depan (Piloting), Cek Status Anda
Juga, apa keuntungan yang didapat 60 ribu guru dipanggail piloting PPG Daljab 2024?
Diumumkan Diundur
Sebelumnya, beredar kabar bahwa pelaksanaan pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024 akan digelar pada akhir Juni.
Akan tetapi dalam live dua edisi terakhir, Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani mengumumkan bahwa program pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024 diundur.
Dalam live itu, Prof Nunuk mengutarakan bahwa PPG Daljab 2024 atau PPG Guru Tertentu tidak bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Nanti kami akan kabari 4-5 bulan ke depan," tutur Bu Nunuk saat itu.
Salah satu alasan pengunduran pelaksanaan adalah harus sosialisasi Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru.
"Karena Permendikbud itu baru terbit di awal Juni, kemudian pada live IG sebelumnya saya sudah sampaikan bahwa kita akan segera launching,"
"Namun karena kita harus melakukan sosialisasi dulu Permendikbud tersebut," ujar dia.
Karena itu, pihaknya juga harus tunduk pada aturan terbaru tersebut, meski dirinya juga ingin PPG Daljab 2024 dilaksanakan.
Diumumkan pada Live 11 Juli
Setelah live pada 21 Juni 2024 tersebut, jutaan guru non serdik yang sudah bertahun-tahun menunggu, harus mengelus dada.
Mereka kecewa lantaran tidak sedikit di antara mereka yang sudah cukup berumur.
Bahkan ada juga guru yang mengungkap dirinya sudah memasuki tahun-tahun terakhir tapi belum juga mendapat panggilan.
Nah, dalam live terbaru pada Kamis 11 Juli 2024, Prof Nunuk Suryani membawa kabar gembira.
Dimana ia mengungkap bahwa pelaksanaan PPG Daljab 2024 akan dibuka dan digelar dalam waktu dekat ini.
Itu lantaran begitu banyak pertanyaan dari guru peserta live yang menanyakan terkait pelaksanaan PPG Dalam Jabatan.
"Saat ini, dalam waktu dekat, hari Senin (15 Juli) nanti kita akan melakukan launching piloting PPG Daljab atau PPG Guru Tertentu," ungkap Bu Nunuk, dikutip Pojoksatu.id.
Akan tetapi, untuk pesertanya tidak dibuka untuk semua guru non serdik.
"Kita akan menghadirkan, menggunakan (memanggil) 60 ribu sample terpilih guru-guru yang memenuhi syarat untuk menjadi peserta PPG Daljab," beber dia.
60 ribu guru tersebut akan diambil dari seluruh daerah di Indonesia.
Baca Juga: Update 11 Juli, Tunjangan Sertifikasi Guru TW II Sudah Cair di 15 Provinsi Ini
Piloting ini perlu dilakukan untuk mencoba dan menguji sistem baru.
"Dari 38 provinsi dengan kondisi internet dan berbagai variasi," ungkap dia.
Kritertia 60 Ribu Guru Peserta Piloting PPG Daljab 2024
Berdasarkan penuturan Prof Nunuk Suryani, redaksi Pojoksatu.id menangkap setidaknya ada 5 kriteria dalam pemilihan 60 ribu guru tersebut.
Berikut ini rinciannya?
1. Usia senior (50 tahun)
2. Keterwakilan pulau atau daerah
3. Keterjangkauan internet
4. Bukan Guru Penggerak dan eks PLPG
5. Masuk database PPG Kemdikbudristek (600 ribu calon peserta PPG Dalam Jabatan 2024)
Keuntungan 60 Ribu Guru Peserta
Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah, apa keuntungan yang didapat 60 ribu guru sebagai peserta piloting PPG Daljab 2024?
Masih dikutip Pojoksatu.id dari pernyataan Prof Nunuk, bahwa piloting ini sama sekali tidak berbeda dengan PPG Dalam Jabatan.
Dimana seluruh peserta akan menjalani pembelajaran sebagaimana aturan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Rincian Formasi CASN Kemenag 2024, Penguhulu Kebagian Jatah 3.641
Seperti diketahui, pelaksanaan pendidikan profesi guru akan dilaksanakan secara daring atau online melalui aplikasi Platform Merdeka Mengajar atau PMM.
Guru akan mempelajari 3 modul yang diberikan.
Masing-masing peserta akan menyelesaiakn modul pembelajaran tersebut sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing.
Karena itu, untuk waktu penuntasan 3 modul pembelajaran, masing-masing peserta sangat mungkin akan berbeda satu dengan lainnya.
Dalam prosesnya, akan ada tugas-tugas yang harus dikerjakan dan diselesaikan.
Sampai akhirnya, seluruh peserta akan menjalani uji kompetensi peserta pendidikan profesi guru atau UKPPPG.
UKPPPG sendiri terdiri dari Uji Kinerja atau Ukin dan Uji Pengetahuan atau UP.
"Bagi bapak ibu guru yang nanti terpilih sebagai sample piloting, mengikuti dan menyelesaikan semua proses, jika lolos atau lulus, menyelesaikan UKPPPG tersebut maka bapak ibu sudah melewati PPG Daljab," terang Bu Nunuk.
Jika menilik pada frase 'melewati PPG Daljab' besar kemungkinan yang dimaksud adalah benar-benar dianggap lulus.
Artinya, 60 ribu guru peserta piloting PPPG Daljab 2024 tersebut nantinya tetap akan menerima sertifikasi.
Namun dalam pernyataan lainnya, Prof Nunuk menyebut bahwa sertifikasi tidak akan diberikan pada 2024 ini, melainkan diberikan pada 2025.
Itu lantaran anggaran yang digunakan adalah anggaran tahun 2025.
Itulah keuntungan yang didapat 60 ribu guru dipanggil piloting PPG Daljab 2024. Bagi yang tidak dipanggil, harap bersabar sampai tiba nanti waktu giliran Anda.***




