POJOKSATU.id - RPP Manajemen ASN yang jadi turunan Undang-undang Nomor 20 tentang Aparatur Sipil Negara atau UU ASN, sudah sangat ditunggu-tunggu.
Dalam aturan turunan tersebut dikabarkan memuat mekanisme lebih detil tentang pengangkatan honorer jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Akan tetapi sampai dengan 2 Mei 2024, RPP Manajemen ASN ternyata belum juga disahkan dan diterbitkan.
Padahal Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau MenPAN RB Abdullah Azwar Anas pernah menyinggung soal RPP Manajemen ASN.
Baca Juga: RPP Manajemen ASN jadi Terbit Akhir April? 5 Tuntutan Honorer dan PPPK, Nomor 2 Paling Diharapkan
Dalam pernyataan dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi KemenPAN RB, Menteri Anas menyebut RPP Manajemen ASN akan disahkan pada akhir April 2024.
"Ditargetkan RPP manajemen ASN ini ditetapkan pada 30 April 2024," ucap Menteri Anas kala itu.
Terakhir, rapat pada 30 April 2024 di KemenPAN RB, Menteri Anas memimpin rapat tematik terkait rekrutmen CASN 2024.
Dalam rapat itu juga dibahas terkait sekolah kedinasan, Jabatan Fungsional Utama, RPP Manajemen ASN, serta skema pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
4 Hal Penting Dalam Rapat 30 April 2024
Dalam rapat tersebut, ada 4 informasi penting yang dirangkum redaksi Pojoksatu.id.
Pertama soal rincian formasi CASN 2024 yang tersedia 1,28 juta formasi CASN 2024 untuk tahap awal 2,3 juta formasi yang dibutuhkan.
1,28 juta tersebut terdiri dari formasi CPNS 2024 dan formasi PPPK 2024.
Rinciannya, 427.850 formasi untuk 75 kementerian dan lembaga dan 524 formasi untuk pemerintah daerah.
Untuk formasi CPNS 2024, khusus diperuntukkan bagi fresh graduate.
Sementara formasi PPPK 2024 khusus untuk honorer atau non ASN dan eks THK-II yang telah masuk database Badan Kepegawaian Negara atau BKN.
Baca Juga: Ini Perbedaan Jabatan Manajerial dan Jabatan Nonmanajerial ASN, RPP Manajemen ASN Harus Fleksibel
Kedua, soal verifikasi dan validasi formasi CASN hasil uslan instansi pemerintah oleh Badan Kepegawaian Negara atau BKN.
"Kementerian PANRB dan BKN sudah lakukan percepatan pada proses verifikasi dan validasi formasi ASN dari input yang dilakukan K/L dan Pemda," ujarnya.
Setelah proses verifikasi dan validasi tuntas seluruhnya, barulah pendaftaran CASN 2024 resmi dibuka.
Kendati demikian, Menteri Anas tidak merinci sampai kapan proses verifikasi dan validasi itu dilakukan.
Ketiga, dalam rapat itu juga terungkap bahwa ternyata masih saja ada pemerintah daerah yang lelet dan lemot.
Sebab masih saja ada instansi pusat dan pemerintah daerah yang belum merampungkan input rincian formasi.
Karena itu, Menteri Anas mengingatkan instansi pusat dan pemerintah daerah agar tidak lemot.
"Kami harap K/L dan Pemda yang belum merampungkan input di sistem BKN untuk segera menyelesaikan agar pendaftaran CASN segera dibuka. Karena sudah ditunggu-tunggu publik,” tegas dia.
Keempat, bahwa pemerintah tengah menyiapkan ASN talenta digital dari fresh graduate yang diproyeksi menjadi akselerator mesin birokrasi dan pelayanan publik.
Arah kebijakan rekrutmen ASN talenta digital didesain berdampak mengakselerasi ekonomi lokal dan nasional.
Mulai digitalisasi sektor pertanian, perindustrian, pariwisata, produksi UMKM, perdagangan, dan sebagainya.
Menteri Anas menyebutkan, digital bukan hanya tentang teknologi saja tapi juga kepemimpinan digital (digital leadership).
Talenta digital yang dimaksud terbagi menjadi dua, yakni talenta digital sebagai pengguna dan sebagai pengelola.
Baca Juga: Bocoran Hasil Pembahasan PP Manajemen ASN 16 Januari 2024, PNS dan PPPK Leha-leha Minggir!
Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan untuk menghadirkan kepemimpinan digital ini.
Ketiganya adalah struktur digital, kompetensi digital, dan digital culture.
Talenta-talenta digital tersebut nantinya akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Di IKN mereka akan akan menerapkan pola kerja terpadu dengan fleksibilitas waktu dan lokasi mendukung sistem kerja kolaboratif dan agile.
Rapat Khusus RPP Manajemen ASN
Sementara, Lembaga Administrasi Negara (LAN) kali terakhir menggelar rapat khusus yang membahas soal RPP Manajemen ASN dilakukan pada 24 April 2024.
Dalam rilis resmi yang dikutip Pojoksatu.id, disebutkan bahwa pemerintah terus bergerak cepat dalam upaya merampungkan pembahasan RPP Manajemen ASN.
Selain LAN, pembahasan juga melibatkan KemenPAN RB, BKN, Kemenkumham, dan Kemensetneg.
Rapat tersebut merupakan rapat lanjutan pembahasan dan harmonisasi RPP Manajemen ASN.
Secara khusus rapat tersebut membahas tentang lanjutan RPP Manajemen ASN terkait mekanisme pengadaan ASN.
Yang meliputi perencanaan, pengumuman, lowongan dan pelamaran seleksi serta pengangkatan.
Sementara di hari berikutnya, yakni 25 April 2024, rapat membahas 4 hal penting lainnya.
Yakni penetapan nomor induk pegawai (NIP), penandatanganan perjanjian kerja, masa percobaan dan orientasi CPNS.
Baiknya ditunggu saja karena diyakini RPP Manajemen ASN akan disahkan diterbitkan dalam waktu dekat ini.
Pasalnya, jika tidak ada perubahaan rencana, maka jadwal pembukaan pendaftaran seleksi CASN 2024 akan dimulai pada Minggu kedua Mei 2024.
Dengan demikian, besar kemungkinan RPP Manajemen ASN akan diterbitkan sebelum jadwal tersebut.***




