POJOKSATU.ID- Pemuda asal Cirebon, Ahmad Fanny Rofiuddarojaat berhasil lolos dalam Program Project 100. Program ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dengan startup sosial non-profit yang bergerak di bidang pendidikan Pemimpin.id.

Kegiatan ini berlangsung selama 100 hari terakhir dalam masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kegiatan ini diikuti oleh 755 pendaftar, kemudian dari jumlah tersebut disaring menjadi 30 peserta yang berasal dari 15 kota di Indonesia.

Dan Ahmad Fanny menjadi salah satu 30 peserta yang lolos untuk mendampingi Walikota Bogor Bima Arya dalam program Project 100 yang mengangkat tema “Membangun Masa Depan Kota”.

Baca Juga: Agar Kuat Menjalani Aktivitas Puasa, Inilah 6 Minuman yang Bikin Tubuh Tetap Bugar Walau Puasa Seharian

Program ini dilaksanakan pada 14 Januari - 20 April 2024. Sebanyak 30 peserta “Project 100” ini dibagi menjadi ke dalam tiga klaster, dengan masing-masing klaster diisi oleh 10 peserta, dimulai dari klaster penataan ruang publik, transportasi dan penataan pasar & PKL

Dalam program ini Ahmad Fanny mendapat tugas untuk fokus pada klaster penataan pasar dan PKL. Pemuda yang biasa disapa “Fanny” ini mengikuti berbagai rapat internal bersama Walikota Bogor Bima Arya dan jajaran Pemkot Bogor.

Dengan melakukan kunjungan ke pasar-pasar di Kota Bogor bersama Walikota Bogor dan jajarannya, serta mendapat bimbingan dari mentor untuk melakukan pemetaan masalah dan menyusun gagasan yang akan dilaksanakan.

Baca Juga: Kepemimpinan PMII di Ormawa IUQI Bogor Disoal, Ada yang Pro dan Kontra, Begini Akhirnya

Ahmad Fanny dan tim memiliki gagasan “Night at Rangga Gading” yaitu menghidupkan area Lawang Rangga Gading, Surya Kencana di malam hari.

Gagasan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian para pedagang di Lawang Rangga Gading di malam hari dan memanfaatkan potensi area tersebut di malam hari.

Ahmad Fanny dan tim berharap dengan dihidupkannya satu area di Surya Kencana ini mulai dari Lawang Rangga Gading, dapat memantik area-area lainnya, sehingga Surya Kencana dapat betul-betul hidup di malam hari, seperti night market yang ada di Thailand ataupun Singapura.

Baca Juga: DPRD Karawang Bentuk Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

Selain prestasi diatas, Ahmad Fanny juga memiliki prestasi-prestasi lainnya seperti:

- Finalis ASEAN Growth Leadership Program For Youth di tahun 2018

- Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Vokasi IPB di tahun 2019

- Founder dari ruangvokasi.id (Komunitas Anak Vokasi UNISTA di Indonesia) di tahun 2020

- Mentee dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy dalam Program Mentoring Leader Himpunan Alumni IPB di tahun 2021

Menjadi bagian dari Project 100 adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi saya. Ini kesempatan besar dan harus dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya.

Bagaimana kami disini menjadi anak muda yang menorehkan namanya untuk turut hadir mengambil bagian dari 100 hari terakhir kerja Kang Bima Arya sebagai Walikota Bogor.

“Kami belajar langsung dari dekat bagaimana seorang Walikota Bogor, Kang Bima Arya memimpin kotanya, menuntaskan permasalahan yang ada hingga melahirkan keputusan, dan berlari lebih cepat lagi di 100 hari terakhir menuju masa purna tugasnya” Ujar Ahmad Fanny.

“Bahkan tidak hanya belajar, kami diberikan ruang untuk dapat memberikan ide, gagasan, masukan dan inovasi untuk kemajuan Kota Bogor ke depannya” Lanjut Ahmad Fanny dalam dialognya. ***