POJOKSATU.id, GUNUNGKIDUL -- Dua guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lulusan tahun 2022 terlibat asusila di salah satu ruangan di SD Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Jateng.
Dua guru SD yang sudah lulus PPPK tahun 2022 ini berinisial E (41) dan N (30) kepergok berbuat asusila oleh muridnya sendiri yang masih di bawah umur.
Setelah kepergok asusila, murid SD ini melaporkan kejadian itu pada orangtuanya. Kejadian itu berlangsung Selasa (16/1) namun Dinas Pendidikan Gunungkidul baru mendapatkan laporan Senin (22/1).
Aksi keduanya dipergoki siswa yang belum pulang dan siswa tersebut melapor ke orangtuanya.
Baca Juga: Ketua DPRD Madina Akui Diperiksa Polda Sumut Terkait Dugaan Suap PPPK 2023, Dicecar 21 Pertanyaan
Menurut pengakuan kedua guru itu, mereka melakukan aksi asusila itu secara spontan saat menunggu jam ekstra atau jam akhir sekolah.
"Klarifikasinya tidak akan mengulang dan khilaf. Pengakuannya spontan saat menunggu jam ekstra," ujar Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, Jumat (26/1/2024).
Kedua guru SD yang merupakan lulusan PPPK 2022 itu sudah dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan.
Baca Juga: Madina Care Duga Kaban BKD Madina Ikut Terima Uang Suap PPPK 2023, Minta Kapolda Sumut Lakukan Ini
Nunuk menyebutkan, untuk status PPPK keduanya masih menunggu keputusan BKPPD atau Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul.
"Statusnya tidak mengajar, kalau PPPK-nya tetap sambil menunggu keputusan dari BKPPD," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul Taufik Aminudin kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (16/1).
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Siskaeee Mengakui Kliennya Alami Gangguan Jiwa
Dinas Pendidikan baru mendapatkan laporan pada Senin (22/1) atau enam hari kemudian.
"Itu kejadian di sore hari sudah di jam akhir. Iya guru, satu sekolah,” kata Taufik Aminudin kepada wartawan melalui telepon seperti dilansir detikcom.
Dinas Pendidikan Gunungkidul sudah menindaklanjuti kasus tersebut. Kedua oknum guru PPPK lulusan 2022 tersebut sudah dinonaktifkan.***




