POJOKSATU.id — Dunia e-sports Tanah Air kembali mencetak prestasi gemilang. Gamer asal Kalimantan Selatan, Rommy Hadiwijaya, sukses membuat bangga skena e-sports Indonesia setelah resmi terpilih menjadi wakil Manchester United dalam ajang eFootball Championship World Final 2025 yang bakal digelar di Tokyo, Jepang, pada bulan Juli mendatang.

Langkah GG dari Old Trafford Menuju Panggung Dunia

Perjalanan Rommy menuju panggung e-sports internasional bukan cerita biasa. Gamer yang punya nickname "Zeus_Rommyhw" ini sukses memenangkan kualifikasi ketat di event "The eFootball Championship 2025 Manchester United Club Event" yang digelar langsung di markas legendaris The Red Devils, Old Trafford, Inggris.

Baca Juga: Regnum Carya Esports Gaspol! Squad Turki Angkat Trophy PMGO 2025, Bukti Mental Baja di Panggung PUBG Mobile Global

Dalam laga final, Rommy harus bertemu dengan salah satu pro player papan atas dunia, Guifera, yang berasal dari Brasil — nama besar yang tidak asing di kalangan komunitas eFootball global.

Namun Rommy membuktikan mental dan skill-nya sebagai player top tier dengan kemenangan telak tiga game tanpa balas alias clean sweep 3-0.

Hasil tersebut memastikan Rommy bukan hanya menjadi kampiun di ajang internal klub Manchester United, tapi juga resmi menjadi wakil MU dalam ajang global eFootball Championship World Final 2025.

Baca Juga: Fix BIKIN LAWAN MINDER! Unlock SKIN BAT TROPICAL FEATHERS FF Lewat Event, Survivor Free Fire MERAPAT Sini, Ini Panduannya!

Setelah dinyatakan lolos, Rommy mendapat pengumuman resmi dari penyelenggara lewat akun sosial media eFootball yang mengucapkan selamat atas kemenangannya dan perjalanannya menuju turnamen dunia.

Pamer Jersey dan Dukungan dari Tanah Air

Kemenangan ini langsung dirayakan Rommy melalui akun Instagram pribadinya.

Dengan bangga, ia memamerkan momen mengenakan jersey merah kebanggaan Manchester United yang menjadi simbol statusnya sebagai wakil resmi klub di World Final mendatang.

Lewat caption sederhana tapi bermakna dalam, Rommy menuliskan, "Alhamdulillah, berhasil menjadi representatif @manchesterunited di kejuaraan dunia mendatang."

Unggahan itu sontak dibanjiri komentar dari rekan sesama gamer, penggemar eFootball, hingga netizen Indonesia yang kompak memberikan ucapan selamat dan doa agar Rommy bisa mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Zeus_Rommyhw, Dari Skena Lokal Menuju World Class

Nama Rommy Hadiwijaya bukan pendatang baru dalam komunitas eFootball.

Baca Juga: Mengenal Gamer Indonesia Ahmad Zidny, Sang Juara Internasional dari Trenggalek, Tembus PUBG Mobile Global Open 2025, Dari Noob Jadi Pro!

Gamer yang sering berlaga di turnamen nasional maupun internasional ini punya catatan prestasi yang cukup mentereng, dan sudah dikenal luas di dalam komunitas sebagai player yang disiplin dan punya teknik bermain luar biasa rapi.

Keberhasilan Rommy menembus World Final eFootball 2025 menjadi bukti nyata bahwa skill pro player asal Indonesia mampu bersaing di level global, bahkan berseragam virtual klub sekelas Manchester United — klub yang dikenal punya basis fans besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Siap Tarung di eFootball Championship World Final 2025

Kejuaraan dunia eFootball Championship World Final 2025 akan mempertemukan pemain-pemain terbaik dari berbagai penjuru dunia yang berhasil lolos mewakili klub-klub elite, mulai dari raksasa Liga Inggris, La Liga, Serie A, hingga Bundesliga.

Sebagai bagian dari skuad Manchester United, Rommy dipastikan akan berhadapan dengan para pemain elite yang juga mewakili klub besar lainnya.

Baca Juga: STATUS TAK TERGOYAHKAN, League of Legends (LoL) Tetap MERAJAI Esports, Mobile Legends TERTINGGAL di Belakang pada Kuartal Pertama 2025

Ajang ini bukan cuma adu skill, tapi juga menjadi pembuktian strategi, mental, dan loyalitas untuk mengangkat nama klub yang diwakili ke podium tertinggi.

Komunitas e-sports Indonesia kini kompak memberi dukungan penuh untuk Rommy, berharap gamer asal Kalimantan Selatan ini bisa membawa pulang kemenangan, sekaligus membuktikan bahwa pro player dari Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata di panggung global. ***