POJOKSATU.id — Kancah kompetitif PUBG Mobile kembali diguncang aksi brutal nan epic dari skuat Regnum Carya Esports (RCB).

Tim asal Turki ini sukses keluar sebagai jawara dalam turnamen prestisius PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2025 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan.

Dalam turnamen yang berlangsung sepanjang awal April 2025 itu, Regnum Carya Esports tampil garang sejak fase grup hingga babak Grand Final.

Konsistensi dan chemistry antar pemain jadi kunci utama tim ini meratakan lawan-lawannya di map-map krusial seperti Erangel, Miramar, Sanhok, hingga Vikendi.

Panggung PMGO 2025: Ladang Pembuktian Para Roster Dunia

Gelaran PMGO 2025 memang bukan turnamen sembarangan. Selain punya total prize pool fantastis sebesar 500 ribu USD atau setara Rp8,2 miliar, ajang ini juga menjadi pintu gerbang bagi tim-tim underdog untuk menunjukkan taringnya di level dunia.

Baca Juga: Esports Dunia Bergemuruh! Liga Regional Honor of Kings Resmi Digelar GLOBAL, Level Infinite Kenalkan TUJUH LIGA REGIONAL Baru, Begini FORMAT LIGA nya!

Sejak proses pendaftaran dibuka pada pertengahan Januari sampai Februari lalu, atmosfer kompetisi sudah terasa panas.

Berbeda dari liga franchise yang biasa diisi oleh tim papan atas, PMGO 2025 memberi akses luas untuk pemain-pemain yang lahir dari jalur open qualifier.

Syaratnya cukup ketat, minimal rank Gold di musim sebelumnya dan yang pasti, pemain yang masih aktif di liga profesional seperti PMSL SEA Spring dan PMSL SEA Summer nggak boleh ikut serta.

Jadi, turnamen ini benar-benar jadi ajang battle buat para tim baru maupun semi-pro yang haus akan panggung global.

Menariknya, selain hadiah yang menggiurkan, pihak penyelenggara PMGO juga memberikan fasilitas mewah untuk semua tim yang berhasil lolos ke Main Event di Tashkent.

Baca Juga: Mengenal Gamer Indonesia Ahmad Zidny, Sang Juara Internasional dari Trenggalek, Tembus PUBG Mobile Global Open 2025, Dari Noob Jadi Pro!

Biaya perjalanan, akomodasi, bahkan kebutuhan selama event ditanggung penuh, jadi tiap tim bisa fokus total pada strategi dan gameplay.

Regnum Carya Esports, Bukan Cuma Jagoan Lokal

RCB bukan nama asing di scene esports Eropa, khususnya di Turki. Tapi performa mereka di PMGO 2025 layak diacungi jempol karena menunjukkan mental baja di bawah tekanan panggung global.

Baca Juga: STATUS TAK TERGOYAHKAN, League of Legends (LoL) Tetap MERAJAI Esports, Mobile Legends TERTINGGAL di Belakang pada Kuartal Pertama 2025

Menghadapi lawan-lawan dari berbagai region, RCB tampil disiplin dengan strategi rotasi yang rapi, pengambilan zona yang sabar, hingga keakuratan aim yang konsisten sepanjang pertandingan.

Di momen-momen krusial, RCB sering bikin comeback dramatis yang sukses mencuri Chicken Dinner dari genggaman tim lain.

Ketangguhan mereka di circle akhir benar-benar jadi momok, ditambah permainan taktis yang membuat lawan sering terjebak dalam sandwich maut ala Regnum Carya.

Kemenangan RCB di PMGO 2025 ini semakin memantapkan posisi Turki sebagai salah satu powerhouse di dunia PUBG Mobile setelah sebelumnya juga sempat melahirkan beberapa tim tangguh di turnamen tingkat Eropa.

Ekosistem Esports Global yang Lebih Gahar

Masuk tahun 2025, PUBG Mobile Esports memang all out dalam memperkuat ekosistem turnamennya.

Dengan komitmen investasi sebesar 10 juta USD, Tencent siap memanjakan komunitas esports PUBG Mobile lewat tiga ajang utama: PMGO, PMWC, dan PMGC.

Selain itu, format PUBG Mobile Super League (PMSL) pun diperluas menjadi lima region berbeda, termasuk wilayah baru di Afrika dan Amerika Selatan.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas tingginya animo komunitas PUBG Mobile yang makin menggila tiap tahunnya.

Baca Juga: Ini Cok, ERA HERO ANDALAN di Snapdragon Mobile Masters 2025: Suyou, Granger, dan Harith Jadi Primadona! SENJATA UTAMA Tim di Posisi GOLDLANE!

Ekspansi ini juga diharapkan jadi jalan buat banyak tim lokal dan regional, termasuk Indonesia, agar bisa unjuk gigi lebih sering di kancah global.

Tim Indonesia, Masih Berburu Momentum

Sayangnya, belum ada nama tim asal Indonesia yang berhasil menembus posisi puncak di PMGO 2025.

Meskipun begitu, antusiasme tim-tim esports dari Tanah Air tetap tinggi dan jadi bahan bakar motivasi buat pengembangan skena PUBG Mobile di Indonesia.

Beberapa tim asal Indonesia sempat berlaga di babak kualifikasi regional, namun harus mengakui ketatnya persaingan dari negara-negara lain, termasuk Turki, Brasil, dan Mongolia yang tahun ini tampil di luar ekspektasi.

PMGO 2025 menegaskan bahwa jalur open qualifier tetap jadi ajang penuh tantangan untuk tim manapun, apalagi dengan sistem kompetisi yang makin adil dan transparan.

Baca Juga: ONIC PH Annihilate RRQ Hoshi, Buktikan Diri Sebagai Raja ESL Snapdragon Mobile Masters 2025! Cetak Rekor Penonton Lebih Dari 3,1 Juta!

Setiap roster harus siap, bukan hanya soal mekanik individu, tapi juga mental juara di panggung internasional.

Melihat performa Regnum Carya Esports yang sangar abis, scene PUBG Mobile dunia dipastikan bakal makin ketat dan penuh kejutan di turnamen-turnamen selanjutnya.

Fans esports pun semakin dimanjakan dengan aksi-aksi tak terduga dari para pro player yang bertarung demi kejayaan timnya di atas panggung global. ***Malik Baihaqi