POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Depok menilai percepatan pertumbuhan ekonomi kreatif tidak akan maksimal jika para pelaku usaha berjalan tanpa arah yang sama.

Hal ini mendasari digelarnya program Sinergitas Komunitas 2025 yang menyatukan berbagai elemen mulai dari pegiat fashion, kriya, hingga kuliner di Mal Cinere pada 7-8 Desember 2025.

Sebanyak 17 komunitas binaan dilibatkan secara langsung dalam upaya strategis pemerintah mengangkat produk lokal menjadi komoditas unggulan.

Baca Juga: Tunjangan Guru Resmi Dibayar Bulanan Tahun 2026, Segini Besarannya!

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Dudi Mi'raz Imaduddin menegaskan bahwa kolaborasi adalah syarat mutlak bagi ketahanan ekonomi daerah.

"Komunitas tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Depok membutuhkan ekosistem kreatif yang solid dan terhubung. Pemerintah hadir untuk memastikan itu terjadi," tegasnya, Minggu 7 Desember 2025.

Dudi menyadari bahwa selama ini komunitas telah berfungsi efektif sebagai motor penggerak yang mendorong kemandirian dan inovasi para pelaku usaha.

Baca Juga: Terungkap! Ini Sebab Utama NIP Tenaga Honorer Akan Dinonaktifkan, Jangan Sampai Anda Kena!

Pemerintah berupaya mengonsolidasikan peran tersebut agar setiap pergerakan komunitas memiliki dampak yang lebih luas dan terukur.

"Potensi kreatif di Depok besar, tetapi perlu dipacu melalui kolaborasi. Sinergitas Komunitas kami selenggarakan agar ide dan inovasi tidak hanya lahir, tetapi juga bergerak menjadi produk unggulan yang kompetitif," ujarnya.

Agenda yang berlangsung selama dua hari ini dikemas lengkap dengan bazaar, workshop, gelar wicara, hingga demo masak untuk meningkatkan kapasitas pelaku industri.

Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Dinilai Mirip Outsourcing, DPR RI Beri Peringatan Keras Pemerintah, Ini Penjelasan Resminya

Fokus utama kegiatan tahun ini adalah memperluas partisipasi dari berbagai segmen, mulai dari perajin batik hingga komunitas fashion perempuan.

Menurut Dudi, keberagaman latar belakang komunitas tersebut merupakan aset besar yang harus disatukan.

"Semua komunitas ini punya karakter unik. Jika digerakkan bersama, mereka akan menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi adalah kunci," kata Dudi.

Dukungan penuh dari Dekranasda Kota Depok dan pihak pusat perbelanjaan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyediakan ruang ekspresi bagi industri kreatif.

Dudi berharap momentum ini menjadi titik awal bagi terciptanya sinergi yang berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga: Top 3 Formasi PPPK BGN 2025 yang Buka Peluang Terbesar ASN Tahun Depan!

"Kita ingin industri kreatif Depok bukan hanya bertahan, tetapi menjadi pemain penting di tingkat regional. Sinergi seperti ini harus terus kita perkuat," tutupnya.***