POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan keseriusan penuh dalam upaya mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkeadilan gender.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi (Sekda) memimpin langsung Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian dan Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG).

Yang diselenggarakan di Aula DP3A pada tanggal 31 Oktober 2025, kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat.

Baca Juga: Pemkab Sukabumi Tekankan Peran Pemuda di Hari Sumpah Pemuda ke-97 untuk Wujudkan Bangsa Maju

Untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam memastikan kesetaraan bukan hanya sekadar wacana, melainkan sebuah gerak nyata.

Rakor ini digelar sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2025.

Sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah yang berhasil melaksanakan PUG.

Baca Juga: 4 Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Sukabumi Dibuka! ASN Segera Daftar Seleksi JPT Pratama Sebelum 11 November 2025

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan pencapaian yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Melalui kerja sama yang solid dan komitmen bersama di seluruh lini pemerintahan.


Pengarusutamaan Gender Melawan Kemiskinan

Pengarusutamaan Gender ditekankan bukan hanya sebagai isu kesetaraan semata, melainkan sebuah strategi penting yang memiliki dampak langsung.

Baca Juga: Perhutani dan Pemkab Sukabumi Perpanjang Kerja Sama Pengelolaan Hutan untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Terhadap kualitas hidup masyarakat, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa PUG merupakan salah satu strategi efektif.

Untuk mempercepat penuntasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Implementasi PUG tidak hanya berfokus pada kesetaraan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan taraf hidup.

Pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan hanya akan terwujud.

Jika seluruh potensi, baik laki-laki maupun perempuan, dioptimalkan dalam setiap kebijakan daerah.


Komitmen dan Sinergi Lintas Sektor

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ade Suryaman, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan PUG.

Baca Juga: Dari Pangleseran ke Ujunggenteng, Touring Ngabumi Jadi Wadah Silaturahmi dan Bakti Sosial Pemkab Sukabumi

Menurutnya, implementasi pengarusutamaan gender bukan sekadar tentang kesetaraan.

Tapi menjadi strategi penting dalam mempercepat penurunan kemiskinan, meningkatkan taraf hidup, dan memperkuat ekonomi masyarakat.

"Saya berharap seluruh tim penggerak PUG bekerja dengan sungguh-sungguh, memperkuat koordinasi, menjaga sinergi, dan mengikuti setiap prosesnya dengan penuh komitmen," ujar Ade Suryaman.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya kerja tim yang solid di seluruh lini pemerintahan untuk mendukung percepatan pembangunan berkeadilan.

Keberhasilan dalam meraih Anugerah Parahita Ekapraya 2025 akan menjadi bukti konkret bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi serius.

Baca Juga: Dari Pangleseran ke Ujunggenteng, Touring Ngabumi Jadi Wadah Silaturahmi dan Bakti Sosial Pemkab Sukabumi

Dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan daerah.


Langkah Selanjutnya Menuju APE 2025

Rapat koordinasi ini menjadi titik tolak bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyelaraskan program dan anggaran agar sepenuhnya.

Baca Juga: Pemkab Sukabumi Siapkan Penanganan Jalan Rusak Parungkuda Hingga Pakuwon

Responsif gender, seluruh perangkat daerah diimbau untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar.

Membawa manfaat yang setara bagi laki-laki dan perempuan di Kabupaten Sukabumi.

Melalui sinergi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis dapat mencapai target yang ditetapkan.

Dan meraih pengakuan nasional atas kerja keras mereka dalam implementasi PUG.***