POJOKSATU.ID - Warga Kelurahan Dalpenang, Sampang, membongkar makam keramat baru yang berada di area pemakaman Bhuju Kramat Lanceng, pada hari Jumat, 26 September 2025.

Pembongkaran tersebut hasil dari musyawarah antara pihak Kelurahan Dalpenang, Sampang dan warga yang disaksikan oleh aparat dari TNI dan Polri.

Dikutip dari akun TikTok @bocoralos96, dengan menggunakan martil dan linggis, sejumlah warga beramai-ramai membongkar makam keramat tersebut.

Baca Juga: Imbas Kepsek SDN Sanenrejo 02 Aniaya Tiga Murid, Pihak Sekolah Janji Pulihkan Trauma Korban

Kehadiran makam keramat di area cagar budaya telah meresahkan warga setempat dan peziarah.

Sehingga mereka sepakat membongkarnya, setelah mengetahui alasan makam tersebut berada di area makam tokoh penyebar agama Islam di Sampang.

Ternyata ada seorang warga yang memang sengaja membangun makam keramat setelah dirinya mengaku bermimpi.

Baca Juga: Perubahan Kecil yang Mengubah Hidup, Rumus Belajar dari Atomic Habits

Berdasarkan petunjuk dari mimpi, ia membangun makam keramat di area pemakaman Bhuju Kramat Lanceng.

Saat proses pembangunan, tak ada komunikasi terlebih dulu dengan warga, ia membangunnya secara mandiri.

Pihak kelurahan meminta kepada warga jika ada kejadian serupa, seharusnya bisa berkoordinasi dulu dengan warga lainnya dan pihak RT maupun RW.

Baca Juga: Orang Tua Siswa Tempuh Jalur Hukum Buntut Tak Terima Kepsek SDN Sanenrejo 02 Hanya Dimutasi Usai Aniaya Tiga Murid

Sehingga dikhawatirkan akan mengaburkan sejarah yang ujung-ujungnya menimbulkan keresahan hingga kericuhan.

Sementara itu, pihak Dinas Kebudayaan Sampang juga tak membenarkan tindakan ini, terutama di area cagar budaya.

Mimpi atau pengalaman spiritual menjadi hak masing-masing pribadi, tapi ada tata cara ketika membangun sesuatu di wilayah cagar budaya.

Baca Juga: Tradisi Hajat Bumi di Plawad Karawang Timur, Warga Kompak Lestarikan Budaya

Orang yang membangun makam ini juga telah menandatangani kerelaan pembongkaran makam tersebut agar seperti semula.

Diketahui, makam tersebut memiliki panjang sekitar 3 meter yang sudah dicat berwarna hijau.

Selama ini di area pemakaman tersebut hanya ada makam Sayyid Abdurrahman Sholeh, tidak ada makam lainnya.

Baca Juga: Kumpulan Prompt AI Veo 3 Bahasa Indonesia, Bikin Video Realistis Hanya dengan Instruksi Teks, Dari Berkemah dengan Api Unggun Hingga Ketemu Dinosaurus

Namun, sekitar pertengahan bulan September 2025, warga dan peziarah lainnya digegerkan dengan penemuan makam tersebut.

Saat pertama kali ditemukan, warga sudah curiga makam tersebut palsu karena ada sisa material pembuatan makam di area sekitarnya.

Terdapat dua batu nisan di ujung makam hijau itu, tapi tidak ada identitasnya, sehingga dugaan warga semakin kuat.

Baca Juga: Sosok Kepsek SDN Sanenrejo 02 yang Aniaya Tiga Siswa Hingga Babak Belur Ternyata Punya Skandal Memalukan

Temuan ini membuat warga dan peziarah melaporkan ke pihak kelurahan, dan setelah dilakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh setempat, mereka semua sepakat membongkar makam tersebut.

Kejadian makam palsu seperti di Sampang, juga pernah terjadi di berbagai daerah yang membuat warga merasa resah.***