POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Perjalanan dugaan gratifikasi mobil mewah berawal dari disitanya mobil Hybrid zenix, padahal beberapa bulan ke belakang Kejaksaan Negeri telah melakukan penyelidikan.

Pagi itu bertepatan dengan hari minggu 05 Mei 2024, seperti biasa situasi area taman surawisesa atau situ buled, cukup padat pengunjung karena area car free day.

Kebetulan pojoksatu.id waktu itu, tengah mengawasi anak-anak sekolah yang datang dari wilayah pinggiran kota, yang akan berolah raga dikawasan situ buled.

Baca Juga: Meningkatkan Literasi dan Kreativitas: KKN-T Inovasi IPB Gelar Pojok Kreasi di TBM Margajaya

Karena dari rombongan anak-anak sekolah dasar tersebut, salah satunya merupakan putra dari pojoksatu.id yang ikut bersama rombongan menggunakan mobil bak terbuka.

Area parkir sekitar ternyata sudah penuh sesak kendaraan roda dua, saat pojoksatu.id bingung mencari tempat parkir, dari jauh pengamanan dalam (Pamdal) Kejaksaan Negeri (Kejari) melambaikan tangan.

Setelah didekati ternyata Pamdal tersebut menawari tempat parkir kendaraan, yaitu di area parkir dalam kantor kejaksaan.

Baca Juga: Ancam Keselamatan Petugas Saat Diamankan, Pelaku Penganiayaan Ayah Kandung di Titi Papan Dapat Timah Panas Dari Polres Pelabuhan Belawan

“Di dalam aja kang parkirnya,” kata Pamdal kejaksaan waktu itu.

Beberapa waktu berlalu, karena matahari sudah mulai naik lebih tinggi (sekitar pukul 10.00 WIB siang), pojoksatu.id memesan kopi sambil duduk dipinggir jalan.

Saat itu, beberapa guru sekolah dasar dari pinggiran kota datang menghampiri, sambil memberitahukan bahwa anak-anak sekolah yang dibawanya sudah siap pada pulang.

Baca Juga: Serunya Valentine Bersama Honda: Momen Penuh Kasih, Hiburan, dan Kebersamaan

“A, barudakmah tos bade aruwih. Abdi tipayun nya sareng barudak (Kak anak-anak sekolah sudah mau pada pulang, saya duluan sama anak-anak ya),” kata salah satu guru yang sudah akrab, kepada pojoksatu.id saat itu.

Beberapa guru yang menghampiri pojoksatu.id, mereka mengetahui salah satu dari siswa sekolah dasar dalam rombongan merupakan putra dari pojoksatu.id.

“Mangga bu guru, abdi nyeepken hela kopi (silahkan bu guru duluan bareng anak-anak, saya mau menghabiskan dulu kopi),” jawab pojoksatu.id.

Baca Juga: Penampilan Terbaru Laura Meizani Bikin Adem, Netizen Puji Putri Nikita Mirzani Itu : Auranya Langsung Terpancar

Karena waktu sudah mau mendekati pukul 11.00 WIB, pojoksatu.id kemudian bersiap menuju parkiran dalam kantor kejaksaan, hendak mengambil kendaraan.

Namun, dari jauh tampak ada beberapa petugas Pamdal, Dishub dan Satpol PP tengah membuka jalan kerumunan orang di area car free day mengawal dua buah mobil.

Padahal, area car free day tersebut bisa dilalui kendaraan bila sudah pukul 12.00 WIB siang keatas dan pemandangan itu terlihat janggal.

Baca Juga: Dampak Tunjangan Guru Non-ASN Honorer dan Swasta Karena Efisiensi Anggaran Kemdikdasmen 2025

Insting sebagai jurnalis langsung memasang camera ponsel, ternyata dua mobil yang memecah kerumanan di car free day tersebut memasuki halaman kantor kejaksaan.

Kebetulan kendaraan pojoksatu.id juga parkir dihalaman kantor kejaksaan, sehingga bisa langsung mengabadikan video mobil yang masuk tersebut.

Salah satu mobil yang dinaiki penyidik kejaksaan, pojoksatu.id sudah tidak asing. Sementara kendaraan satunya juga tampak tidak asing, tapi bisa dipastikan bukan milik pegawai kejaksaan.

Baca Juga: Kabar Dampak Terhadap PIP dan Tunjangan Guru Non ASN dari Efisiensi Anggaran Kemdikdasmen 2025

Mobil Hybrid Zenix T 1507 CA menjadi bidikan pojoksatu.id, untuk di videokan karena terlihat tidak asing dan mobil tersebut terlihat seperti mobil mewah.

Ketika hendak bertanya kepada para penyidik kejaksaan, mereka malah langsung bergegas masuk ke dalam kantor kejaksaan.

Akhirnya pojoksatu.id, bertanya kepada Pamdal yang mengendarai mobil tersebut saat selesai di parkirkan dihalaman kantor kejaksaan.

Baca Juga: Revisi UU Kejaksaan Dikritik Pakar Hukum di Semarang Kewenangan Jaksa Dinilai Berpotensi Disalahgunakan

“Dari Jakarta, saya kebagian bawa dari mulai Bekasi sampai ke Purwakarta,” singkat Pamdal, yang enggan memberikan keterangan lebih lanjut karena tidak mempunyai kewenangan.

Siang itu juga, pojoksatu.id berusaha menghubungi beberapa rekan di kepolisian yang berada di Samsat Jabar, untuk menanyakan pelat nomor kendaraan T 1507 CA siapa pemiliknya.

Tidak sampai satu jam, akhirnya diketahui pemilik kendaraan Hybrid Zenix T 1507 CA berinisial FS, beralamat di wilayah Kecamatan Babakan Cikao.

Baca Juga: Pembongkaran Pagar Laut 30 Km di Tangerang Rampung, Kini Nelayan Kembali Melaut dengan Tenang

Karena masih penasaran dengan identitas pemilik kendaraan tersebut, akhirnya pojoksatu.id menghubungi salah seorang pegawai BKPSDM Purwakarta.

Untuk mengetahui ada tidaknya ASN atas nama FS yang bekerja dilingkungan Pemda Purwakarta, berikut dengan alamat lengkap rumahnya.

Satu jam kemudian, didapat informasi bahwa nama FS merupakan salah satu ASN di Pemda Purwakarta, tepatnya bekerja di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Baca Juga: Bakal Laporkan Balik Lolly, Razman Nasution Ingatkan Nikita Mirzani : Jangan Mengira Vadel Badjideh Dipenjara Jadi Kemenangan

Siang itu, beberapa rekan dari salah satu partai politik memberikan kabar yang cukup sensitif dan terkesan di rahasiakan kepada publik.

Rekan dari partai politik itu menyampaikan bahwa mantan Bupati Anne Ratna Mustika, menelpon seseorang dalam kondisi panik, karena mobil yang digunakannya disita pihak kejaksaan.

Akhirnya siang menjelang sore itu, pojoksatu.id langsung bisa menyimpulkan mobil mewah Hybrid Zenix T 1507 CA itu diduga merupakan tindak pidana gratifikasi.

Baca Juga: TIGA INFO Penting dari Kemenag Terkait Pelaksanaan PPG Daljab 2025, Guru Agama Jangan Sampai Ketinggalan!

Karena sudah jelas, pemilik mobil Hybrid Zenix T 1507 CA atas nama FS merupakan ASN pegawai Bapenda, sementara kendaraan disita dari Anne Ratna Mustika ( mantan Bupati Purwakarta).

Pojoksatu.id pun akhirnya ingat, bahwa kendaraan mewah Hybrid Zenix tersebut sering terparkir di rumah dinas Bupati.***