POJOKSATU.id, KARAWANG - Masalah abrasi pantai di wilayah Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang tampaknya belum usai.
Namun, kini masyarakat setempat dikejutkan dengan insiden baru yang lebih mengkhawatirkan. Ceceran oil spill atau tumpahan minyak limbah diduga milik Pertamina menyebabkan air laut di pantai Cemarajaya tercemar, menambah derita masyarakat yang sudah dilanda abrasi.
Baca Juga: Marak Toko Jamu Jual Miras di Karawang, Polisi Gerak Cepat Lakukan Ini
Kepala Desa Cemarajaya, Rudi Chandia, dengan tegas menyampaikan harapannya kepada Pertamina untuk segera membersihkan ceceran oil spill limbah yang diduga berasal dari perusahaan tersebut. Pada tanggal 17 Juli 2023, masalah ini pertama kali terdeteksi dan menjadi perhatian serius bagi warga setempat.
"Saya mohon kepada Pertamina untuk menangani masalah oil spill ini dengan cepat dan membersihkannya segera, agar tidak ada dampak buruk bagi kesehatan masyarakat Cemarajaya," tegas Kades Cemarajaya dalam pernyataannya melalui pesan WhatsApp, SElasa 18 Juli 2023.
Baca Juga: Sejumlah Nama Diprediksi Berebut Jabatan Sekda Karawang Gantikan Acep Jamhuri
Selain itu, Rudi Chandia juga memohon kepada Pemerintah Kabupaten Karawang untuk turut menegur Pertamina agar segera mengatasi masalah ini dengan tuntas, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Situasi di Desa Cemarajaya semakin memprihatinkan dengan abrasi yang terjadi akibat dampak rob. Kades Cemarajaya, Rudi Chandia, pun berharap agar pemerintah pusat, provinsi, dan daerah juga memberikan perhatian dan solusi yang efektif dalam menangani masalah abrasi yang semakin parah.
Baca Juga: Warga Karawang Tuntut Jasa Marga Hentikan Proyek Tol Japek II Selatan
Kabupaten Karawang dan Pertamina dihadapkan pada tanggung jawab besar untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Penanganan cepat dan tepat menjadi kunci dalam menghadapi krisis ini dan mencegah dampak yang lebih berbahaya di masa depan. ***




