POJOKSATU.id - Sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) asal Kota Serang akhirnya resmi dilepas menuju Pulau Sulawesi lewat Program Transmigrasi 2025, dikutip pojoksatu.id dari serangkota.go.id.

Total 27 jiwa kini bersiap memulai hidup baru dengan harapan besar: punya rumah layak, lahan luas, dan kesempatan ekonomi yang lebih menjanjikan.

Pelepasan rombongan tersebut menjadi bukti komitmen Pemkot Serang dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemerataan penduduk sekaligus pemberdayaan keluarga miskin dan rentan.

Baca Juga: Pemkot Depok Pacu Keterlibatan Swasta dan Komunitas Lewat Strategi CSR Terpadu

Sekretaris Disnakertrans Kota Serang, Agus Hendrawan, menegaskan bahwa seluruh peserta sudah dipastikan mendapat pendampingan lengkap agar mampu mandiri saat tiba di lokasi penempatan.

Sebelum berangkat ke Sulawesi, seluruh calon transmigran digembleng lewat pelatihan intensif selama tiga hari di Anyer.

Materinya mulai dari penguatan mental, teknik dasar bertani, hingga pembekalan teknis untuk menghadapi lingkungan baru.

Baca Juga: KKS Tidak Cair? Ini Daftar Kelompok yang Dialihkan Otomatis dan yang Berpotensi Terhapus

Usai pelatihan, perjalanan panjang dimulai dari Serang menuju Lampung, lalu diteruskan ke kawasan transmigrasi di Sulawesi yang menjadi tempat tinggal baru mereka.

Setibanya di lokasi, setiap KK bakal menerima paket fasilitas komplet yang siap menunjang kehidupan awal mereka. Fasilitas itu meliputi:

  • Lahan pertanian 1,1 hektare per KK

  • Rumah semi permanen ukuran 100 m²

  • Uang saku Rp 5 juta per KK

  • Peralatan pertanian

  • Bantuan traktor dari kementerian

  • Rencana pembagian ternak sapi

Namun yang paling membuat lega para peserta adalah adanya jaminan hidup selama dua tahun sebesar Rp 5 juta per bulan.

Baca Juga: Sungai Cibanten Jadi Pusat Aksi! Relawan Kerja Keras Lawan Sampah dan Ancaman Banjir

Dengan bantuan tersebut, para transmigran bisa fokus menggarap lahan sampai panen perdana tanpa khawatir kebutuhan harian.

Agus juga menyebut, warga Serang punya catatan baik di program transmigrasi. Sampai saat ini tidak ada satu pun peserta asal Serang yang pulang karena gagal beradaptasi.

Dalam hitungan 3 hingga 6 bulan, para transmigran biasanya sudah bisa menikmati panen pertama yang sepenuhnya menjadi hak mereka.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Pegawai Terra Drone Justru Naik ke Lantai Atas Saat Api Muncul

Tahun ini, minat warga meningkat tajam. Jika tahun lalu hanya memberangkatkan 2 KK, kini jumlahnya melonjak menjadi 10 KK.

Meski begitu, seleksinya tetap ketat: peserta wajib berusia minimal 35 tahun dan sudah menikah.

Selain program reguler, Disnakertrans juga menyiapkan gebrakan baru bernama Transmigrasi Patriot, yang menjanjikan paket lengkap berupa kuliah, rumah, hingga tanah bagi pesertanya.

Baca Juga: Akhirnya Terjawab! THR TPG 100 Persen dan Gaji ke-13 2025 Dipastikan Cair Serentak

Program ini akan diumumkan resmi setelah diluncurkan langsung oleh Presiden.

Bagi 10 KK yang berangkat ke Sulawesi tahun ini, perjalanan ini bukan sekadar pindah tempat tinggal.

Ini adalah peluang besar untuk membuka lembaran hidup baru yang lebih cerah, produktif, dan sejahtera.***