POJOKSATU.id - Gubernur Banten Andra Soni kembali menyita perhatian publik setelah memberikan apresiasi besar kepada para relawan yang terjun langsung membersihkan Sungai Cibanten, Sabtu (6/12/2025).
Aksi masif ini digelar untuk memperingati Hari Relawan Sedunia sekaligus meminimalisir ancaman bencana hidrometeorologi yang mengintai.
Kegiatan ini diprakarsai Denpom III/4 Serang bersama Komunitas Peduli Sungai Banten.
Baca Juga: Daftar Nama 13 Desa Hilang Ditelan Ganasnya Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera Utara
Ratusan relawan dilepas langsung oleh Gubernur dari sisi Gedung Negara yang terhubung dengan aliran Sungai Cibanten.
Dari titik tersebut, para relawan menyusuri sungai menggunakan perahu karet hingga finis di Jembatan Kidemang, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
“Momen Hari Relawan Internasional ini harus jadi penguat budaya gotong royong,” ujar Andra Soni dalam sambutannya, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.
Dalam kesempatan itu, Andra turut mengingatkan kondisi cuaca yang kian tak menentu di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menyinggung bencana banjir dan longsor yang menerjang Sumatera sebagai pengingat bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan.
“Curah hujan lagi tinggi-tingginya. Saudara kita di Sumatera sedang menghadapi banjir dan longsor. Kita ikut prihatin,” katanya.
Baca Juga: Tiga Tahun Kian Solid, CB150X Bekasi Raya Rayakan Anniversary ke-3 Bersama Ratusan Bikers
Meski berharap bencana tak terjadi, Andra menegaskan kesiapsiagaan adalah kewajiban bersama.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang rutin melakukan uji kesiapan dan pelatihan kebencanaan di Banten.
Operasi pembersihan Sungai Cibanten bukan main-main. Relawan lintas sektor ikut terjun, mulai dari pegiat lingkungan, BPBD Provinsi Banten, BPBD Kabupaten dan Kota Serang, mahasiswa, hingga organisasi pemuda.
Teknisnya dibagi dua: tim sungai fokus membongkar sampah yang menumpuk di aliran air, sementara tim darat mengangkut sampah ke permukaan.
Hasilnya, tiga titik sumbatan besar berhasil dibersihkan.
Baca Juga: Kasus Oplosan Pertalite Disulap Jadi Pertamax, Pengamat: Seolah Hilang Ditelan Waktu
Tak hanya aksi lingkungan, kegiatan ini juga menyentuh sisi sosial dengan pembagian 40 paket sembako kepada warga sekitar bantaran sungai.
Komandan Denpom III/4 Serang, Letkol CPM Dadang Dwi Saputro, mengaku masih menemukan banyak warga yang nekat membuang sampah sembarangan di pinggir sungai.
“Masih banyak yang buang sampah di kanan-kiri sungai. Kalau air naik, itu bahaya sekali,” tegasnya.
Baca Juga: Revisi UU ASN 2026 Pangkas Kekuasaan Gubernur dan Bupati! Mutasi Eselon II Diambil Alih Pusat
Meski demikian, Dadang optimistis Sungai Cibanten punya prospek besar sebagai wisata air jika kebersihannya dijaga. Menurutnya, spot sungai cukup menarik dan bisa dikembangkan sebagai destinasi.
Senada, Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, menekankan bahwa momentum Hari Relawan Sedunia harus menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat.
“Kebersihan sungai itu bukan hanya soal aksi, tapi perubahan perilaku. Relawan punya peran besar untuk mendorong itu,” ujar Lulu.
Ia pun mengajak masyarakat Banten menjaga sungai sebagai ruang hidup penting yang menopang ekosistem dan kehidupan warga.***


