POJOKSATU.id - Dunia pendidikan di Banten bakal makin “nempel” dengan dunia industri.

Soalnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Banten ngajak langsung Gubernur Andra Soni buat turun lapangan meninjau SMK Mitra Industri MM2100 di Bekasi, Rabu (12/11/2025).

Bukan sekadar kunjungan basa-basi, tapi misi serius: membangun link and match antara pendidikan vokasi dan dunia kerja.

Baca Juga: Website Info GTK Sudah Normal, Tapi Status Guru Masih Kode 02, Ada Apa?

Gubernur Andra Soni bilang, model pembelajaran di SMK Mitra Industri ini bisa jadi contoh buat sekolah kejuruan lain di Banten.

“Sekolah seperti ini patut dicontoh. Anak-anak kita harus siap kerja, bukan cuma siap lulus,” tegasnya.

Ketua DPD Apindo Banten, Tomy Rachmatullah, juga sepakat.

Baca Juga: Sekou Kone Kembali ke Indonesia, Dulu Bikin Kagum di Piala Dunia U-17 Kini Tantang Garuda Muda

Ia menilai SMK Mitra Industri MM2100 punya sistem keren — mulai dari kurikulum yang nyambung sama kebutuhan pabrik, sampai pelatihan langsung di dunia industri.

“Kalau sekolah di Banten bisa kayak begini semua, pengangguran bisa ditekan,” ujarnya santai.

Sekolah yang sudah berdiri 14 tahun itu memang dikenal jadi “pabrik SDM” yang siap tempur di dunia kerja.

Baca Juga: Berobat di Luar Kota Tetap Aman, Ini Panduan Gunakan BPJS Saat Perjalanan

Lulusannya banyak langsung diterima di perusahaan sekitar kawasan industri.
Apindo pun kepincut buat ngajak Pemprov Banten bikin model serupa di daerah lain.

“Kita mau kolaborasi. Pemerintah siapkan regulasi dan fasilitas, dunia industri siap tampung tenaga kerja yang kompeten,” lanjut Tomy.

Gubernur pun merespons cepat. Ia berjanji akan dorong dinas terkait buat kembangkan program link and match di seluruh SMK Banten.

“Ini bukan wacana lagi, tapi kebutuhan. Dunia industri bergerak cepat, pendidikan juga harus menyesuaikan,” kata Andra.

Baca Juga: Viral Cek Mahar Rp 3 Miliar Mbah Tarman Hilang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Langkah ini dianggap tepat, apalagi di tengah tantangan era industri 4.0. Dunia kerja makin butuh tenaga siap pakai, bukan sekadar punya ijazah.

Banyak pihak menilai, kolaborasi Apindo dan Pemprov ini bisa jadi “jurus baru” mengatasi pengangguran di Banten.

Kalau semua berjalan sesuai rencana, SMK di Banten bukan cuma tempat belajar teori, tapi jadi jalur cepat menuju dunia kerja.***