POJOKSATU.id — Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Tidak hanya bagi penderita diabetes, mengontrol gula darah juga penting dilakukan oleh siapa saja agar terhindar dari berbagai risiko penyakit metabolik di kemudian hari.

Salah satu cara paling efektif menjaga gula darah tetap terkendali adalah melalui pola makan sehat.

Baca Juga: Dirut Bulog Ajak Mahasiswa Tinjau Gudang Beras, Klaim Swasembada Pangan RI Nyata

Pemilihan jenis makanan yang tepat dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba sekaligus menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, namun jenisnya perlu diperhatikan. Karbohidrat kompleks dinilai lebih baik karena dicerna lebih lambat sehingga tidak memicu kenaikan gula darah secara drastis.

Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi antara lain nasi merah, oatmeal, ubi, jagung, maupun roti gandum utuh.

Baca Juga: Persib Juara Hattrick, Wagub Jabar Larang Sweeping Kendaraan Saat Konvoi Bobotoh

Selain memilih karbohidrat yang tepat, memperbanyak asupan serat juga menjadi kebiasaan baik untuk membantu mengontrol gula darah.

Serat bekerja memperlambat penyerapan gula dalam tubuh sekaligus membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Sayuran hijau, brokoli, wortel, alpukat, hingga kacang-kacangan bisa menjadi pilihan menu sehat sehari-hari.

Baca Juga: Daftar Universitas Terbaik di Kalimantan Timur Versi uniRank 2026, Unmul Masih Nomor Satu

Sementara untuk buah, pilih jenis yang kadar gulanya relatif rendah seperti apel maupun pir dengan porsi yang sesuai.

Di sisi lain, konsumsi gula tambahan sebaiknya mulai dibatasi.

Minuman manis, makanan olahan tinggi gula, soda, maupun camilan manis berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dalam waktu cepat.

Membiasakan membaca label kandungan gula pada produk makanan juga bisa menjadi langkah bijak sebelum membeli.

Baca Juga: Samsung Rilis Monitor Gaming Odyssey OLED G8 dan G7 di Indonesia, Visual Makin Gahar

Asupan protein sehat juga berperan penting membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Ikan, telur, tahu, tempe, dada ayam tanpa kulit, hingga kacang-kacangan dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula.

Pola makan teratur pun tidak kalah penting. Melewatkan jam makan justru bisa menyebabkan kadar gula darah tidak stabil.

Baca Juga: Kontes Robot Indonesia 2026 Resmi Dibuka: Ini Syarat Peserta, Jadwal, dan Tahapan Seleksi dan Aturan Lengkapnya

Ketika tubuh terlalu lama tidak mendapatkan asupan, seseorang berisiko makan berlebihan yang akhirnya memicu kenaikan gula darah.

Selain itu, memilih lemak sehat juga dapat membantu mendukung metabolisme tubuh.

Alpukat, ikan berlemak, almond, dan minyak zaitun menjadi beberapa contoh sumber lemak baik yang lebih disarankan dibanding makanan tinggi lemak jenuh maupun gorengan berlebihan.

Mengatur porsi makan juga perlu diperhatikan. Salah satu pola yang dapat diterapkan adalah konsep isi piring sehat, yakni setengah piring diisi sayuran, seperempat protein, dan seperempat karbohidrat kompleks agar kebutuhan nutrisi tetap seimbang.

Baca Juga: ARMY Bersiap! Ini Daftar Lengkap Harga Tiket Konser BTS di GBK, Promotor IMe Indonesia Imbau Jangan Percaya Pihak Ngaku Ordal

Tidak kalah penting, hindari kebiasaan makan besar menjelang tidur.

Bila merasa lapar di malam hari, pilih camilan sehat seperti yoghurt tanpa gula atau buah dalam jumlah terbatas.

Dengan menerapkan pola makan sehat secara konsisten, kadar gula darah dapat lebih mudah dikendalikan sekaligus membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.***