POJOKSATU.id — Tren bercocok tanam dengan sistem hidroponik semakin diminati masyarakat, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan.

Sistem tanam tanpa tanah ini dinilai lebih praktis, hemat lahan, serta menghasilkan tanaman yang lebih bersih dan berkualitas.

Menariknya, ada sejumlah tanaman hidroponik yang tergolong cepat panen dan memiliki permintaan pasar cukup tinggi.

Baca Juga: Heboh Ferdy Sambo Kuliah dari Penjara, Ternyata Napi Punya Hak Pendidikan Selama di Lapas

Kondisi ini membuat usaha hidroponik berpeluang memberikan keuntungan apabila dikelola dengan baik, mulai dari skala rumahan hingga komersial.

Bagi pemula yang tertarik memulai usaha hidroponik, penting memilih jenis tanaman yang mudah dirawat, cepat tumbuh, dan memiliki pasar jelas.

Berikut beberapa tanaman hidroponik yang bisa dijadikan peluang usaha:

1. Selada
Selada menjadi salah satu tanaman hidroponik paling populer untuk dijadikan usaha.

Baca Juga: Samsung Hentikan Penjualan TV dan Peralatan Rumah Tangga, Kalah Bersaing dengan Merek Lokal

Permintaan sayuran ini cukup tinggi, terutama dari restoran, hotel, katering sehat, hingga supermarket.

Selain memiliki nilai jual yang relatif baik, selada juga tergolong cepat panen, yakni sekitar 30 hingga 45 hari setelah tanam.

Sayuran ini banyak dipilih karena tampilannya lebih segar dan higienis jika dibudidayakan secara hidroponik.

Baca Juga: Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film ‘Pesta Babi’, Sebut Pembubaran Bukan Arahan Terpusat

2. Pakcoy
Pakcoy termasuk tanaman yang cocok untuk pemula karena relatif mudah dirawat dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Masa panennya juga cukup singkat, sekitar 30 sampai 40 hari.

Sayuran ini memiliki pasar luas, mulai dari rumah tangga, pedagang sayur, hingga restoran yang menyajikan menu tumisan atau makanan khas Asia.

Baca Juga: ISBI Bandung Ikut Tolak Pemutaran Film Pesta Babi di Kampus, Sebut Judul dan Isi Film Sensitif

3. Kangkung
Kangkung menjadi pilihan menarik bagi pelaku usaha yang menginginkan perputaran modal lebih cepat.

Tanaman ini dapat dipanen dalam waktu sekitar 21 hingga 30 hari.

Selain mudah dibudidayakan, permintaan kangkung di pasar juga cenderung stabil karena menjadi salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Peningkatan Keselamatan, KAI Daop 3 Cirebon Gencarkan Penutupan Perlintasan Sebidang Ilegal

4. Bayam
Bayam hidroponik juga memiliki prospek usaha cukup menjanjikan.

Banyak konsumen mulai mencari bayam yang lebih bersih dan minim pestisida untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan masa panen relatif cepat dan perawatan yang tidak terlalu rumit, bayam dapat menjadi salah satu pilihan usaha hidroponik skala kecil.

Baca Juga: Besok Ada.Digiland Run 2026, Transjakarta Modifikasi Layanan, Sejumlah Rute Berubah

5. Tomat ceri
Tomat cherry atau tomat ceri hidroponik memiliki harga jual lebih tinggi dibanding tomat biasa.

Permintaannya cukup besar, terutama di pasar makanan sehat, restoran, dan supermarket premium.

Namun, tanaman ini membutuhkan waktu tanam lebih lama dan perawatan yang lebih detail dibanding sayuran daun.

6. Cabai
Cabai hidroponik juga berpotensi menghasilkan keuntungan, terlebih ketika harga cabai di pasaran mengalami kenaikan.

Tanaman ini cukup diminati karena hasil panennya bisa berkualitas baik dan lebih terjaga.

Meski demikian, budidaya cabai hidroponik memerlukan perhatian ekstra, terutama terkait nutrisi dan pengendalian hama.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Panggil Pulang ASN dari Inggris Usai Hina Program MBG

7. Melon Hidroponik
Melon hidroponik mulai dilirik sebagai komoditas premium dengan harga jual tinggi.

Biasanya, buah ini dipasarkan ke konsumen menengah ke atas atau dijual langsung dengan konsep kebun premium.

Meski membutuhkan modal lebih besar, potensi keuntungan dari melon hidroponik tergolong menarik.

8. Stroberi Hidroponik
Selain dijual sebagai buah konsumsi, stroberi hidroponik juga bisa dikembangkan menjadi konsep wisata petik buah atau edukasi pertanian.

Hal ini membuka peluang tambahan pemasukan di luar hasil penjualan panen.

Baca Juga: Secara Konstitusional Jakarta Masih Ibu Kota RI Selama Keppres Belum Ditetapkan Presiden Prabowo

Memulai usaha hidroponik memang memerlukan ketelatenan dan pemahaman dasar mengenai nutrisi tanaman.

Namun dengan memilih komoditas yang tepat dan memiliki pasar jelas, usaha ini berpotensi menjadi sumber penghasilan menjanjikan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk pangan sehat.***