POJOKSATU.id - Saat Lebaran tiba, berbagai hidangan lezat biasanya tersaji di meja makan. 

Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng hati hingga semur daging yang menggugah selera.

Tidak heran jika banyak orang tergoda untuk menyantapnya lebih dari sekali saat bersilaturahmi dari rumah ke rumah.

Namun perlu diketahui, sebagian besar hidangan khas Lebaran mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi. 

Jika dikonsumsi secara berlebihan, bukan hanya berat badan yang naik, tetapi juga dapat meningkatkan tekanan darah.

Karena itu, penting untuk tetap mengatur pola makan agar tubuh tetap sehat selama momen Lebaran.

Baca Juga: Cara Cek NISN Siswa Online 2026 dari HP, Lengkap Arti, Jumlah Digit, hingga Solusi Jika Data Tidak Ditemukan

1. Kendalikan Porsi Makan

Mengendalikan porsi makan merupakan langkah penting agar tidak makan berlebihan saat Lebaran.

Gunakan piring berukuran kecil dan makanlah secara perlahan. 

Kamu tidak perlu mengambil makanan dalam jumlah besar meskipun banyak pilihan hidangan tersedia.

Jika ingin mencoba makanan berlemak seperti rendang atau opor, ambillah secukupnya dan pilih bagian daging yang tidak terlalu berlemak.

Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diusut, Kapolri Jamin Keselamatan Masyarakat yang Beri Informasi

2. Batasi Asupan Gula

Selain makanan berat, camilan dan minuman manis juga banyak disajikan saat Lebaran.

Contohnya seperti kue nastar, putri salju, es sirup, hingga es buah. 

Meski terasa nikmat, konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes, hingga obesitas.

Karena itu, batasi konsumsi makanan dan minuman manis agar kesehatan tetap terjaga.

Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Dinas Kesehatan Kota Bogor Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

3. Sarapan Sebelum Berkunjung

Sebelum berkunjung ke rumah saudara, sebaiknya sarapan terlebih dahulu.

Pilih makanan yang tinggi serat dan rendah kalori seperti buah, oatmeal, atau roti gandum. 

Dengan begitu, kamu akan merasa kenyang lebih lama sehingga tidak mudah tergoda untuk makan berlebihan.

4. Atur Pola Makan

Setelah menjalani puasa selama sebulan penuh, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali dengan pola makan normal.

Usahakan untuk tetap menjaga jadwal makan yang teratur dan hindari makan terlalu larut malam. 

Konsumsilah makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap bugar.

Baca Juga: BREAKING! Formasi CPNS dan PPPK 2026 Dibatasi, Instansi yang Tak Ajukan Usulan Sebelum 31 Maret Bisa Gagal Rekrut ASN

5. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup ternyata berpengaruh pada pengendalian berat badan.

Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar, sekaligus menurunkan hormon leptin yang berfungsi menekan nafsu makan.

Karena itu, usahakan tetap memiliki waktu tidur yang cukup meskipun sedang menikmati libur Lebaran.

6. Tetap Rutin Berolahraga

Libur panjang bukan berarti berhenti berolahraga.

Kamu bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau olahraga ringan selama sekitar 15 menit setiap hari.

Kebiasaan ini dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil.

Baca Juga: Resmi! Besaran THR PPPK Paruh Waktu Mataram Ditetapkan, Nominalnya Sebesar Rp625 Ribu

7. Perbanyak Buah dan Air Putih

Di sela-sela menikmati kue Lebaran dan hidangan utama, jangan lupa mengonsumsi buah-buahan.

Buah dapat membantu memberikan rasa kenyang sekaligus menyediakan nutrisi penting bagi tubuh.

Selain itu, pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih setidaknya delapan gelas per hari.

8. Tetap Konsisten

Kunci utama menjaga berat badan saat Lebaran adalah konsistensi dalam mengatur pola makan.

Sebelum menghadiri acara silaturahmi, kamu bisa merencanakan terlebih dahulu makanan apa yang ingin dicoba dan mana yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Makin Panas, Komandan Yaman Buka Opsi Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika Bantu Iran Lawan AS dan Israel

Misalnya jika sudah memilih untuk makan opor ayam, kamu bisa membatasi makanan lain seperti rendang atau gulai. 

Boleh mencoba berbagai hidangan, tetapi tetap dalam porsi yang wajar.

Dengan pengaturan pola makan yang baik, momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa harus khawatir berat badan melonjak. 

Menjaga keseimbangan antara menikmati hidangan dan pola hidup sehat akan membuat perayaan Hari Raya terasa lebih nyaman dan menyenangkan.  ***