POJOKSATU.id - Rasa malas atau mager keluar rumah kerap dirasakan, terutama saat bulan Ramadan.

Selama menjalankan ibadah puasa, umat Muslim menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Kondisi ini membuat banyak orang memilih menghabiskan waktu di rumah agar puasa terasa lebih ringan dan ibadah bisa dijalani dengan lebih khusyuk.

Dalam budaya masyarakat Indonesia, waktu menunggu berbuka puasa dikenal dengan istilah ngabuburit.

Tradisi ini dilakukan untuk mengisi waktu sore hari agar tidak terasa lama, sekaligus menjadi momen yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, baik secara individu maupun bersama keluarga.

Ngabuburit tidak hanya sekadar pengisi waktu luang, tetapi juga dapat menjadi sarana refleksi diri, melatih kesabaran, serta mempererat kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

Baca Juga: TPG Januari 2026 Sudah Cair! Tapi Kenapa Potongannya Terasa Lebih Besar? Ini Penjelasan Hitungan dan Faktor yang Jarang Disadari Guru

Bagi yang memilih tetap di rumah, ada sejumlah aktivitas sederhana namun bermakna yang bisa dilakukan.

Aktifitas yang bisa dilakukan dirumah yaitu:

1. Berkreasi dengan masakan Ramadan.

Menghabiskan waktu di dapur sambil mencoba resep baru seperti bubur lambuk, opor ayam, atau menu berbuka lainnya dapat membuat ngabuburit terasa produktif.

Kegiatan ini juga bisa dilakukan bersama keluarga untuk menciptakan momen kebersamaan.

2. Membaca buku atau mendengarkan podcast inspiratif juga menjadi pilihan tepat.

Bacaan dan audio yang bernuansa motivasi maupun keagamaan dapat menambah wawasan sekaligus menenangkan hati menjelang berbuka.

3. Berkebun mini di halaman rumah atau menata tanaman hias juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan.

Baca Juga: Wamenkes Ungkap Indonesia Rugi Rp160 Triliun, Warga Lebih Pilih Berobat ke Negara Tetangga

Selain mempercantik lingkungan, berkebun memberi kepuasan tersendiri saat melihat tanaman tumbuh dan terawat.

4. Bagi pencinta hiburan, menikmati maraton film atau serial favorit bersama keluarga bisa menjadi alternatif.

Pilih tontonan ringan dan positif agar suasana menjelang berbuka tetap nyaman dan menyenangkan.

5. Selain itu, mendengarkan kajian online melalui radio atau platform digital dapat menjadi cara mengisi ngabuburit yang bermanfaat.

Kajian keagamaan membantu memperdalam pemahaman tentang Islam sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.

Baca Juga: H. Ade Ardiansyah Kembali Terpilih Pimpin Dekopinda Kota Bekasi Periode 2026–2031

Ngabuburit di rumah tidak harus membosankan.

Dengan memilih aktivitas yang tepat, waktu menjelang berbuka dapat menjadi lebih bermakna, menenangkan, dan penuh nilai kebaikan.

Ramadan pun terasa lebih hangat ketika setiap momennya diisi dengan hal-hal positif dan bermanfaat.***