POJOKSATU.ID — H. Ade Ardiansyah kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi untuk periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kota Bekasi Tahun 2026. Musda digelar seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2020–2025.

Musda Dekopinda Kota Bekasi 2026 menjadi forum tertinggi organisasi dalam rangka evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus penetapan arah kebijakan dan kepemimpinan baru. Dalam forum tersebut, H. Ade Ardiansyah kembali memperoleh kepercayaan penuh dari peserta Musda untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Ketua Dekopinda Kota Bekasi terpilih, H. Ade Ardiansyah, menegaskan bahwa Musda merupakan amanat organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dekopin, sekaligus momentum strategis untuk memperkuat posisi koperasi di daerah.

“Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menentukan arah gerakan koperasi lima tahun ke depan. Koperasi harus ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang terorganisir, mandiri, dan berdaya saing,” kata H. Ade Ardiansyah.

Ia menjelaskan, selama periode 2020–2025, Dekopinda Kota Bekasi memfokuskan program kerja pada penguatan kelembagaan koperasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pembinaan dilakukan melalui pelatihan manajemen koperasi, tata kelola organisasi, serta pendampingan terhadap koperasi aktif lintas sektor.

Baca Juga: Ahok Ngaku Kesal dengan Erick Thohir, Direksi Pertamina Disebut Diganti Tanpa Lewat Komisaris

“Kami ingin memastikan koperasi di Kota Bekasi tidak hanya hidup secara administratif, tetapi sehat secara usaha dan nyata dirasakan manfaatnya oleh anggota,” ujarnya.

Selain penguatan internal, Dekopinda Kota Bekasi juga terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong koperasi berperan lebih besar dalam ekosistem ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM.

“Kunci ke depan adalah konsolidasi dan kolaborasi. Koperasi tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus terhubung dengan kebijakan pemerintah daerah, dunia usaha, dan akses pembiayaan yang inklusif,” tegas H. Ade.

Menurutnya, tantangan ekonomi global dan nasional menuntut koperasi untuk bertransformasi dan adaptif, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Transformasi koperasi adalah keniscayaan. Digitalisasi, profesionalisme pengelolaan, dan orientasi pasar harus menjadi agenda utama tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan koperasi,” katanya.

Baca Juga: Rapelan Masuk Rekening, Benarkah Bisa Tembus Rp15 Juta? Ini Penjelasan Resmi Soal Gaji ASN dan Pensiunan

Musda Dekopinda Kota Bekasi Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Dekopinda Provinsi Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan sinergi antara Dekopinda daerah dan provinsi dalam mendorong kemajuan koperasi.

Dengan kembali terpilihnya H. Ade Ardiansyah, Dekopinda Kota Bekasi diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai soko guru perekonomian daerah yang tidak hanya tangguh secara kelembagaan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman.***