POJOKSATU.id — Keberadaan semut di dalam rumah sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat muncul di area dapur dan ruang makan.

Serangga berukuran kecil ini biasanya datang karena tertarik sisa makanan, gula, atau aroma tertentu yang tertinggal dan tidak segera dibersihkan.

Daripada mengandalkan bahan kimia, ada berbagai cara membasmi semut menggunakan bahan alami yang dinilai lebih aman bagi kesehatan keluarga sekaligus ramah lingkungan.

Baca Juga: Perbedaan Crochet dan Knitting! Jangan Sampai Keliru, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selain mudah ditemukan di rumah, bahan-bahan alami ini juga relatif murah dan bisa langsung digunakan tanpa proses rumit.

Beberapa bahan alami berikut terbukti efektif untuk mengusir sekaligus membasmi semut yang kerap berkeliaran di dalam rumah.

Cuka putih menjadi salah satu bahan alami yang paling sering digunakan.

Baca Juga: Setelah Bertahun-tahun Terjebak, 678 WNI Bebas usai Bos Penipuan Online Kamboja Ditangkap

Cairan ini mampu menghilangkan jejak feromon semut yang biasanya menjadi penanda jalur bagi koloni mereka.

Untuk menggunakannya, cukup campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke jalur semut, sudut dapur, atau celah lantai.

Aroma menyengat dari cuka akan membuat semut menjauh dan enggan kembali.

Baca Juga: ASN Palangka Raya Dikejar Deadline, BKPSDM Minta SKP Selesai 4 Hari! Ini Tujuannya

Selain cuka, air perasan lemon juga efektif karena aroma asamnya sangat tidak disukai semut.

Peras satu hingga dua buah lemon, campurkan dengan sedikit air, lalu semprotkan ke area yang sering dilalui semut.

Kulit lemon pun bisa dimanfaatkan dengan meletakkannya di sudut ruangan sebagai pengusir alami.

Garam dapur juga dapat digunakan untuk mengatasi semut.

Baca Juga: NISN Tidak Aktif Bagi Peserta Gap Year? Ini Cara Mengaktifkannya untuk Daftar KIP Kuliah UTBK

Bahan ini mampu mengganggu sistem tubuh semut sehingga membuatnya mati atau menjauh.

Garam halus bisa ditaburkan langsung di jalur semut, atau dilarutkan dengan air hangat untuk kemudian disemprotkan ke sarang dan area persembunyian semut.

Kayu manis tak kalah ampuh karena memiliki aroma kuat yang membuat semut enggan mendekat.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan agar Tubuh Tetap Fit dan Produktif

Bubuk kayu manis bisa ditaburkan di jalur semut atau dicampur dengan air untuk disemprotkan ke area rawan.

Selain efektif mengusir semut, aroma kayu manis juga membuat ruangan terasa lebih harum.

Aroma kopi pun tidak disukai semut. Kopi bubuk atau ampas kopi bekas seduhan bisa ditaburkan di sudut dapur, dekat pintu, atau area masuk semut.

Cara ini cukup efektif untuk mengusir semut secara alami tanpa bahan berbahaya.

Baca Juga: Insenarator Dihentikan Sementara, DLHK Bandung Gandeng Kampus Cari Solusi Sampah Ramah Lingkungan

Daun sirih dan daun mint juga bisa dimanfaatkan sebagai pengusir semut.

Aroma menyengat dari kedua jenis daun ini membuat semut enggan mendekat.

Daun segar dapat diletakkan di sudut rumah, atau air rebusannya digunakan sebagai semprotan alami di jalur semut.

Sementara itu, campuran baking soda dan gula dapat dijadikan umpan alami.

Baca Juga: Bupati Sudewo Dicokok KPK, Warga Pati Gelar Syukuran dan Sebut Doa Mereka Terjawab

Kedua bahan ini dicampur dengan perbandingan 1:1 dan diletakkan di wadah kecil dekat sarang semut.

Gula akan menarik perhatian semut, sedangkan baking soda akan mengganggu sistem pencernaan mereka.

Selain mengandalkan bahan alami, menjaga kebersihan rumah tetap menjadi langkah utama agar semut tidak kembali.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Terburuk Tahun Ini, Harga Dolar AS Tembus Rp17.000 di Bank

Pastikan sisa makanan segera dibersihkan, makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat, serta celah-celah kecil di lantai atau dinding ditutup dengan baik.

Dengan menerapkan cara-cara alami tersebut, masalah semut di rumah dapat diatasi secara efektif tanpa harus khawatir terhadap risiko bahan kimia berbahaya.***