POJOKSATU.id – Libur Tahun Baru selalu jadi momen yang dinanti. Jalanan ramai, tempat wisata padat, dan mobilitas masyarakat meningkat drastis.

Di tengah euforia liburan dan perjalanan panjang, ada satu hal penting yang sering luput dipersiapkan, nomor darurat.

Padahal, kondisi darurat bisa datang tanpa aba-aba. Mulai dari kecelakaan kecil di jalan, kendaraan mogok, kehilangan barang, hingga kondisi medis mendesak.

Dalam situasi seperti itu, kecepatan menghubungi pihak yang tepat sangat menentukan penanganan selanjutnya.

Baca Juga: Nilai SKD Tinggi Tak Menjamin Lolos CPNS 2026, Ini Faktor Penentu yang Perlu Kamu Tahu

Karena itu, menyimpan nomor darurat penting di ponsel sebelum libur Tahun Baru bukan sekadar formalitas, melainkan langkah antisipasi yang bisa menyelamatkan waktu, tenaga, bahkan nyawa.

Kenapa Nomor Darurat Penting Saat Libur Tahun Baru?
Saat liburan, banyak orang berada di luar kota atau daerah yang tidak familiar.

Akses informasi terbatas, kondisi jalan padat, dan jarak ke fasilitas umum bisa lebih jauh dari biasanya.

Jika terjadi keadaan darurat, kebingungan mencari bantuan justru memperburuk situasi.

Dengan nomor darurat yang sudah tersimpan, bantuan bisa dihubungi lebih cepat tanpa harus mencari-cari informasi di tengah kepanikan.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, Ini Tips Menjaga Stamina selama Perjalanan Jauh saat Libur Akhir Tahun

Nomor Darurat Nasional yang Wajib Disimpan

Beberapa nomor darurat nasional berikut sebaiknya sudah ada di daftar kontak ponsel sebelum memulai perjalanan libur Tahun Baru:

- Polisi: 110

Digunakan untuk melaporkan kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, atau kondisi darurat keamanan.

- Ambulans / Kegawatdaruratan Medis: 119

Layanan ini bisa dihubungi saat terjadi kondisi medis mendesak, seperti kecelakaan, serangan jantung, atau keadaan gawat darurat lainnya.

Baca Juga: Waspada Penyakit saat Perjalanan Tahun Baru dan Liburan Akhir Tahun, Begini Antisipasi dan Cara Mencegahnya

- Pemadam Kebakaran: 113 atau 1131

Penting saat terjadi kebakaran di penginapan, rumah, atau area wisata.

- SAR / Basarnas: 115

Sangat relevan untuk liburan alam seperti pantai, gunung, atau laut jika terjadi kondisi pencarian dan pertolongan.

Nomor-nomor ini berlaku secara nasional dan dapat dihubungi dari berbagai daerah.

Baca Juga: Rahasia Lolos CPNS 2026, Konsistensi dan Strategi JUga Tak Kalah Penting dari Nilai Tinggi, Simak Lengkapnya

Nomor Pendukung yang Tak Kalah Penting Saat Perjalanan

Selain layanan darurat nasional, ada beberapa kontak lain yang sebaiknya juga disimpan:

- Rumah sakit terdekat dari lokasi tujuan

- Nomor darurat pengelola hotel atau penginapan

- Call center asuransi perjalanan atau kesehatan

- Nomor derek atau layanan darurat kendaraan

- Kontak keluarga atau kerabat terdekat

Menyimpan kontak ini akan sangat membantu jika terjadi masalah teknis atau kondisi darurat non-medis.

Baca Juga: Rahasia Lolos CPNS 2026, Konsistensi dan Strategi JUga Tak Kalah Penting dari Nilai Tinggi, Simak Lengkapnya

Tips Menyimpan Nomor Darurat agar Mudah Diakses

Agar nomor darurat benar-benar berguna saat dibutuhkan, cara menyimpannya juga perlu diperhatikan:

- Simpan dengan nama jelas, misalnya “DARURAT – Polisi 110”

- Letakkan di daftar kontak favorit atau panggilan cepat

- Catat juga secara tertulis di dompet atau tas

- Pastikan ponsel memiliki daya baterai yang cukup selama perjalanan

Langkah sederhana ini sering kali diabaikan, padahal sangat krusial dalam kondisi panik.

Baca Juga: Pelaku Usaha Wajib Terima Uang Tunai, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya Menurut Undang-Undang

Apa yang Harus Dilakukan Saat Menghubungi Nomor Darurat?

Saat menghubungi layanan darurat, usahakan tetap tenang dan sampaikan informasi secara jelas.

Jelaskan lokasi kejadian, jenis keadaan darurat, serta kondisi korban jika ada. Informasi yang akurat akan mempercepat proses penanganan di lapangan.

Jika memungkinkan, minta bantuan orang sekitar untuk membantu komunikasi atau pengamanan lokasi. ***