POJOKSATU.id - Surabaya dikenal sebagai kota yang tegas, berani, dan penuh karakter.

Citra itu juga tercermin dari kulinernya yang kaya bumbu, kuat rasa, dan meninggalkan kesan mendalam.

Saat liburan akhir tahun, kota pahlawan ini menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin berburu oleh-oleh khas sekaligus menikmati ragam kuliner yang sedang viral.

Dari pusat kota hingga sudut kampung, Surabaya selalu menyuguhkan pengalaman rasa yang sulit dilupakan.

Berikut 10 rekomendasi oleh-oleh dan wisata kuliner terbaik Surabaya yang layak masuk daftar jelajah saat liburan akhir tahun.

Baca Juga: TPG TW 3 dan 4 Kapan Cair? Ini Update Terbaru, Proses Pencairan, dan Saran bagi Guru di Akhir 2025

1. Sambal Bu Rudy
Sambal Bu Rudy menjadi oleh-oleh paling ikonik dari Surabaya.

Berlokasi di Jalan Dharmahusada No.140, tempat ini selalu ramai oleh pembeli yang rela antre demi sambal khas dengan rasa pedas gurih dan aroma bawang yang kuat.

Sambalnya dibuat dari cabai segar dan diolah setiap hari.

Selain sambal, tersedia pula keripik tempe dan ikan asin sebagai pelengkap. Harga variatif, mulai puluhan ribu rupiah per kemasan.

Baca Juga: TPG TW 3 dan 4 Kapan Cair? Ini Update Terbaru, Proses Pencairan, dan Saran bagi Guru di Akhir 2025

2. Spikoe Resep Kuno
Spikoe Resep Kuno di Jalan Rungkut Madya No.41 menawarkan kue lapis bergaya Eropa yang sudah ada sejak lama, namun kembali viral sebagai oleh-oleh premium.

Teksturnya lembut dengan aroma mentega yang kuat, dibuat tanpa pengawet. Suasana tokonya tenang dan elegan, cocok bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh berkelas.

Harga menyesuaikan ukuran dan varian rasa.

3. Almond Crispy Wisata Rasa
Almond crispy menjadi oleh-oleh kekinian favorit wisatawan.

Salah satu gerai populer berada di kawasan pusat kota Surabaya dan mudah dijangkau dari area perbelanjaan.

Baca Juga: Rentetan Kekerasan Debt Collector Membara! DPR Tekan OJK Cabut Regulasi yang Dianggap Berbahaya

Camilan tipis renyah ini dibuat dari adonan tepung, putih telur, dan irisan almond yang dipanggang hingga garing.

Rasanya ringan, tidak terlalu manis, dan praktis dibawa pulang. Harga relatif terjangkau untuk oleh-oleh keluarga.

4. Rawon Setan Mbak Endang
Rawon Setan di Jalan Embong Malang No.78 menjadi legenda kuliner malam Surabaya.

Kuah rawonnya hitam pekat dari kluwek, dengan rasa gurih yang kuat dan potongan daging empuk.

Suasana warung sederhana namun selalu ramai, terutama setelah malam tiba.

Baca Juga: Seleksi CPNS 2026 Tetap Pakai CAT! Fresh Graduate Diunggulkan, Ini Standar dan Tips Lolos

Seporsi rawon disajikan panas dengan sambal pedas dan telur asin, cocok menghangatkan malam liburan.

5. Rujak Cingur Ahmad Jais
Bagi pencinta kuliner khas Jawa Timur, rujak cingur di Jalan Ahmad Jais No.40 wajib dicoba.

Perpaduan buah segar, sayuran, cingur sapi, dan bumbu petis menghasilkan rasa unik yang hanya bisa ditemui di Surabaya.

Suasana tempat makan ramai dan penuh aroma khas petis. Harga seporsi rujak cingur sebanding dengan porsi dan cita rasa autentiknya.

6. Lontong Balap Garuda Pak Gendut
Lontong balap menjadi kuliner pagi hingga siang yang selalu diburu wisatawan.

Baca Juga: Pemerintah Arahkan CPNS 2026 ke Pendidikan dan Kesehatan! Fresh Graduate Jadi Sasaran Rekrutmen

Salah satu yang terkenal berada di Jalan Kranggan. Isian lontong, tauge, lentho, dan kuah gurih berpadu dengan sambal pedas membuat rasanya ringan namun mengenyangkan.

Tempat makannya sederhana, tetapi selalu hidup dengan pengunjung lokal dan luar kota.

7. Sate Klopo Ondomohen
Sate Klopo Ondomohen di Jalan Walikota Mustajab No.36 menawarkan sate sapi dan ayam yang dibalut parutan kelapa sebelum dibakar.

Proses ini menghasilkan aroma khas dan rasa gurih yang berbeda dari sate pada umumnya.

Lokasinya strategis di pusat kota, mudah dijangkau dari Tunjungan. Harga per porsi tergolong ramah dengan kualitas rasa yang konsisten.

8. Tahu Tek Pak Jayen
Tahu tek adalah kuliner malam khas Surabaya yang sederhana namun kaya rasa.

Salah satu yang populer berada di kawasan Jalan Dharmahusada. Potongan tahu goreng, lontong, dan kentang disiram saus petis kental dengan taburan bawang goreng.

Dinikmati hangat di pinggir jalan, tahu tek memberi pengalaman kuliner Surabaya yang otentik.

Baca Juga: Hari Ini 17 Desember 2025, Inilah Daftar Bantuan Sosial yang Cair dan Panduan Pencairannya di Akhir Tahun!

9. Bebek Goreng Sinjay
Meski berasal dari Madura, Bebek Goreng Sinjay di Surabaya selalu ramai diburu wisatawan.

Bebeknya digoreng kering dengan daging empuk, disajikan bersama sambal pencit mangga muda yang segar.

Lokasinya mudah diakses dari pusat kota. Harga relatif tinggi, namun sepadan dengan rasa dan porsi.

10. Kawasan Kuliner Jalan Tunjungan
Menutup perjalanan rasa di Surabaya, kawasan Jalan Tunjungan menjadi pusat kuliner dan oleh-oleh yang selalu hidup, terutama malam hari.

Di sepanjang jalan ini, wisatawan bisa menemukan makanan tradisional, jajanan kekinian, hingga kafe modern.

Suasananya ramai, penuh cahaya, dan menjadi simbol wajah baru wisata kuliner Surabaya.

Surabaya bukan sekadar kota transit, melainkan destinasi rasa yang kuat dan berani.

Dari pedasnya sambal hingga gurihnya rawon, setiap kuliner menyimpan karakter kota pahlawan yang tegas namun hangat.

Liburan akhir tahun pun terasa lebih bermakna ketika Surabaya menjadi bagian dari cerita perjalanan pulang membawa rasa. ***