POJOKSATU.id - Bencana alam memang sering datang tiba-tiba, entah itu gempa bumi, banjir, kebakaran, atau pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam.

Karena itu para pakar keselamatan kembali mengingatkan bahwa setiap keluarga wajib punya kotak darurat berisi perlengkapan dasar untuk bertahan sedikitnya 72 jam pertama.

Pakar keamanan Sara Harshbarger menegaskan pentingnya kesiapsiagaan pribadi dalam menghadapi situasi tak terduga.

Baca Juga: Krisis Performa dan Konflik Internal, Misi Berat Liverpool di Markas Inter Milan

"Beberapa barang yang dipilih dengan tepat dapat memberikan ketenangan pikiran dan mempermudah Anda melewati momen sulit," ujar Sara Harshbarger

16 Barang Penting yang Harus Ada di Kotak Darurat

*Senter

Senter adalah perlengkapan dasar saat listrik padam. CEO Entropy Survival, Jeremy Gocke, menyebut senter sebagai "garis pertahanan pertama" ketika rumah gelap gulita. Pilih model bertenaga baterai, tenaga surya, atau engkol tangan.

* Baterai Cadangan

Sediakan baterai AA, AAA, dan 9V untuk menghidupkan senter, radio, hingga alat kecil lainnya. Jangan lupa cek secara rutin agar tidak berkarat.

* Power Bank atau Charger Portabel

Ketika colokan listrik tak bisa digunakan, power bank jadi penyelamat agar komunikasi tetap berjalan.

Baca Juga: Peran Polri di Bencana Sumatera, Perangi Kejahatan Lingkungan dari Temuan Kayu-kayu Gelondongan

* Makanan Tahan Lama

Granola bar, kacang, buah kering, biskuit, hingga MRE direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan 72 jam pertama tanpa suplai baru.

* Air Minum & Tablet/Filter Pemurni Air

Simpan beberapa galon air. Bila pasokan terganggu, tablet atau filter pemurni air sangat membantu memastikan air aman dikonsumsi.

* Headlamp

Lebih praktis daripada senter karena membuat kedua tangan bebas untuk aktivitas penting seperti memasak atau memperbaiki sesuatu.

* Perlengkapan Sanitasi

Mulai dari tisu toilet, tisu basah, hingga kantong sampah. Selain untuk kebersihan, semuanya bisa dipakai sebagai pelindung darurat.

* Selimut Hangat atau Selimut Mylar
Jenis mylar ringan dan mampu menjaga panas tubuh, terutama saat badai atau suhu turun drastis.

Baca Juga: BLT Kesra Desember 2025, Kecamatan Mana di Kota Bogor Sudah Cair? Simak Daftarnya

* Alat Serbaguna (Multitool)

Pisau serbaguna seperti Swiss Army bermanfaat untuk memotong, membuka kemasan, sampai kebutuhan pertolongan pertama.

* Peluit atau Alarm Pribadi

Peluit berguna memanggil bantuan. Alarm pribadi juga bisa menghalau ancaman atau menarik perhatian penyelamat.

* Dokumen Penting & Kontak Darurat

Simpan salinan identitas, polis asuransi, riwayat medis, hingga resep obat. Laminasi agar tahan air.

* Pembuka Kaleng Manual

Banyak menyimpan makanan kaleng tapi lupa alat buka. Pilih yang tidak membutuhkan baterai.

Baca Juga: Lantai Dasar dan IGD Rumah Sakit Aceh Tamiang Kembali Siap Beroperasi Usai Dihantam Banjir Bandang

* Radio Baterai atau Radio Engkol

Saat sinyal dan internet mati, radio menjadi sumber informasi penting soal cuaca, evakuasi, dan bantuan.

* Masker N95
Melindungi dari debu gempa, asap kebakaran, atau kontaminan udara lain yang membahayakan.

* Lakban

Lakban bisa menambal tenda, memperbaiki pakaian, menyegel kebocoran, hingga membuat tali darurat.

Uang Tunai

Simpan uang tunai nominal kecil. ATM atau transaksi digital bisa tidak berfungsi saat bencana.

Baca Juga: FYP 2025 di ITB, Dorong Akademisi Jadi Komunikator Sains Andal di Era Digital

Kesiapsiagaan sederhana ini bisa jadi penyelamat. Semoga daftar ini membantu keluarga makin siap dan tenang menghadapi situasi apa pun yang datang. ***