POJOKSATU.id - Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, selalu jadi top of mind saat bicara destinasi tropis terbaik Indonesia.

Menjelang liburan akhir tahun, pesonanya semakin terasa karena cuaca stabil, laut tenang, dan langit biru yang memanjakan mata.

Begitu menjejakkan kaki di Pulau Derawan, mata langsung dimanjakan gradasi biru laut, pasir putih lembut, dan panorama yang seolah postcard hidup.

Baca Juga: 5 Sikap yang Wajib Dihindari Saat Seleksi Wawancara PPG

Keindahan Alam yang Sulit Ditandingi
Pulau Derawan sendiri adalah pintu gerbang ke gugusan pulau cantik lainnya. Saat menyusuri tepi pantai, ombak kecil yang memecah perlahan memberikan sensasi damai.

Di pagi hari, cahaya matahari jatuh ke permukaan laut dan menciptakan kilau keemasan yang terlihat memantul dari terumbu karang di kedalaman dangkal.

Beranjak ke Pulau Kakaban, wisatawan akan menemukan Danau Kakaban yang ikonik.

Baca Juga: Tak Lagi Andalkan Sekuriti! Pemerintah Kerahkan Pasukan Tempur Amankan Kilang Minyak, Ada Apa?

Danau ini dikelilingi hutan lebat dan tebing kapur, sementara permukaan airnya tenang dengan warna hijau zamrud. Di dalamnya hidup ubur-ubur tanpa sengat yang bergerak perlahan, menciptakan sensasi menenangkan.

Pulau Sangalaki terkenal sebagai rumah penyu. Di sore hari, wisatawan sering melihat penyu bertelur di tepian pasir lembut.

Sementara Pulau Maratua memanjakan penyelam dengan spot dinding karang berwarna ungu, merah, dan kuning, seolah galeri seni bawah laut yang hidup.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis, KKS, dan Masa Depan KPM, Bansos Kini Bukan Sekadar Uang Tunai

Tiket Masuk dan Biaya Transportasi
Kepulauan Derawan tidak memiliki tiket masuk khusus. Namun, beberapa lokasi wisata seperti Danau Kakaban dan area konservasi penyu menerapkan retribusi yang dibayarkan di pintu masuk.

Tarifnya ramah dompet dan digunakan untuk pemeliharaan kawasan. Transportasi antar pulau tersedia dengan kapal kecil. Tarifnya bervariasi tergantung rute.

Wisatawan umumnya terbang ke Bandara Kalimarau di Berau, kemudian perjalanan darat ke Tanjung Batu sekitar 2–3 jam, lalu menyeberang ke Pulau Derawan dengan speedboat 30–45 menit.

Baca Juga: Rp 335 Triliun untuk Makan Gratis, Apakah BLT Kesra Sedang Ditelantarkan?

Alternatif lain adalah melalui Tarakan, dilanjutkan speedboat via Pelabuhan Tengkayu.

Dari Pulau Derawan, island-hopping bisa dilakukan sehari penuh, mengunjungi Pulau Sangalaki, Kakaban, Maratua, dan tempat menarik lain seperti Gusung Pasir Sanggalau dan Gua Halo Tabung.

Perkiraan biaya transportasi:

- Mobil Tanjung Redeb – Tanjung Batu: Rp 600.000–700.000/mobil

- Speedboat Tanjung Batu – Pulau Derawan: Rp 100.000/orang

Baca Juga: Ramai! TPG TW 4 Cair Namun Tidak Lengkap, Ini Penyebab Banyak Guru Hanya Terima 2 Bulan

- Speedboat untuk island-hopping: Rp 2.500.000/hari/kapal

- Speedboat Maratua – Tanjung Redeb: Rp 3.000.000/kapal (kapasitas 16 orang)

- Mobil Tanjung Redeb – Bandara Kalimarau: Rp 150.000/mobil

Fasilitas Wisata
Pulau Derawan memiliki fasilitas wisata cukup lengkap. Penginapan tersedia mulai homestay sederhana dekat rumah penduduk hingga cottage kayu di atas laut dengan balkon langsung menghadap matahari terbit.

Baca Juga: Deretan Kasus Rehabilitasi Presiden, Ketika Pemulihan Nama Baik Disematkan ke Tersangka Besar

Ada pula restoran dan warung yang menyajikan seafood segar, penyewaan alat snorkeling dan diving, serta layanan kapal untuk island-hopping.

Dermaga panjang yang menjorok ke laut juga menjadi spot favorit menikmati senja.

Suasana Menjelang Tahun Baru
Akhir tahun, Derawan biasanya lebih hidup. Beberapa resort menggelar acara musik akustik, barbeque malam, hingga pesta kecil menyambut tahun baru.

Baca Juga: BLT, PKH, Sembako, Siapa yang Dibiayai dari Anggaran Baru? Mengurai Rp 40,1 Triliun Tambahan 2026

Di beberapa titik pantai, wisatawan dan warga lokal menyalakan kembang api sederhana yang memantul indah di permukaan laut. Suasana malam tahun baru terasa hangat dan intim, jauh dari keramaian kota namun tetap penuh semangat.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Menyewa sepeda keliling pulau

- Bermain di pantai pasir putih

- Menikmati sunset sambil berfoto di dermaga panjang

- Berkunjung ke Gusung Pasir Sanggalau (20 menit naik speedboat) saat air sedang surut

- Snorkeling dan diving

- Menyaksikan penyu bertelur di malam hari

Baca Juga: Anggaran Perlindungan Sosial Rp508 Triliun 2026, Bagaimana Bansos Dari Meja Negara Sampai ke Keluarga Penerima?

Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem
Kepulauan Derawan memiliki ekosistem pesisir yang penting, termasuk terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove.

Beberapa spesies dilindungi yang bisa ditemui antara lain: penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, dugong, dan ikan barakuda.

Pulau-pulau utama di Derawan antara lain Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Selain itu, terdapat sejumlah pulau kecil dan gosong karang seperti Pulau Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Nabuko, serta gosong Muaras, Pinaka, Buliulin, Masimbung, dan Tababinga.

Baca Juga: Anggaran Perlindungan Sosial Rp508 Triliun 2026, Bagaimana Bansos Dari Meja Negara Sampai ke Keluarga Penerima?

Kepulauan Derawan adalah paket lengkap keindahan tropis, ketenangan alam, dan pengalaman bawah laut.

Untuk menutup tahun, tempat ini sempurna untuk menikmati alam, bernapas lega, dan pulang dengan hati lebih ringan. Pesonanya selalu meninggalkan alasan untuk kembali. ***