POJOKSATU.id - Contour adalah salah satu trik makeup yang ampuh untuk memberikan dimensi pada wajah.

Saat dilakukan dengan benar, teknik ini bisa membuat wajah terlihat lebih tirus atau menonjolkan fitur tanpa memberi kesan garis keras yang ditempel lumpur.

Namun, banyak yang masih kesulitan agar hasilnya natural dan halus.

Memilih Warna Contour yang Tepat

Memilih shade contour yang sesuai adalah langkah awal paling penting.

Disarankan untuk memilih warna contour yang satu hingga dua tingkat lebih gelap dari warna kulit.

Baca Juga: BLT Diserbu Warga! Ternyata Banyak Anak Hampir Putus Sekolah Tanpa Bantuan Ini

Shade yang terlalu gelap bisa membuat hasil contour terlihat berlebihan dan seperti lumpur di wajah.

Selain itu, Kumparan menyebutkan bahwa contour stick berwarna satu hingga dua tingkat lebih gelap dari warna kulit akan memberikan dimensi alami tanpa terlihat aneh.

Gunakan undertone yang sesuai kulit agar garis bayangan lebih terasa bayangan alami, bukan noda yang mengotori riasan.

Baca Juga: Harta Pejabat Makin Fantastis, Publik Desak LHKPN Lebih Transparan

Teknik Aplikasi yang Lembut dan Terlihat Alami

Setelah memilih warna yang tepat, aplikasi contour harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menghasilkan garis keras (harsh line).

Pertama, aplikasikan foundation atau concealer sebagai dasar.

Base yang rata membantu contour melekat dengan baik dan tidak terlihat seperti noda.

Untuk contour stick, aplikasikan pada area tulang pipi, rahang, sisi hidung, dan dahi dengan gerakan ringan, lalu dibaurkan menggunakan spons atau kuas dengan teknik mengetuk (tap) lembut.

Baca Juga: AKBP Basuki Punya Satu Istri Sah, Satu Selingkuhan dan Satu Anak, Hartanya Ternyata Cuma Rp 94 Juta

Teknik blending sangat penting

Gunakan kuas berbentuk cekung atau kuas khusus contour, lalu ratakan contour dengan gerakan melingkar perlahan agar bayangan menyatu mulus.

Ketika meratakan contour, lakukan gerakan pelan-pelan agar pori-pori tidak tersumbat dan riasan dasar tidak jadi patchy.

Dengan blending yang baik, garis kontur akan tampak lembut dan efek shading lebih natural.

Penempatan Contour Menurut Bentuk Wajah

Penempatan contour sangat memengaruhi efek dimensi wajah.

Teknik yang sama belum tentu cocok untuk semua bentuk wajah.

Baca Juga: FLS3N 2025 Berlangsung di IKJ, 855 Pelajar dari 38 Provinsi Adu Bakat Seni, 15 Kategori Lomba Mulai Digelar

- Untuk wajah bulat, menyarankan pengaplikasian contour di tulang pipi dan sisi rahang agar wajah tampak lebih tirus dan terdefinisi.

- Untuk wajah lebar, kontur sebaiknya ditempatkan di bagian samping wajah, seperti rahang, untuk menciptakan ilusi panjang dan proporsi yang lebih seimbang.

- Untuk kontur pada hidung, aplikasikan kontur di sisi-sisi hidung dengan hati-hati, lalu baurkan menggunakan kuas kecil agar tidak meninggalkan garis tegas yang terlihat seperti lorong.

Teknik ini memberikan bayangan halus yang memperjelas bentuk hidung tanpa kesan garus hitam tajam.

Dengan menyesuaikan penempatan sesuai bentuk wajah, contour akan tampak lebih alami dan menyatu dengan struktur wajah.

Baca Juga: Dulu Diejek Medok, Kini Jokowi Pidato Inggris Lancar di Forum Dunia, Netizen Auto Diam?

Gunakan Produk yang Sesuai Jenis Kulit dan Gaya Makeup

Jenis produk contour juga sangat menentukan hasil akhir.

Ada beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit.

1. Contour Stick / Cream, cocok untuk kulit kering atau saat ingin hasil shading yang creamy dan mudah dibaurkan. Stick mudah dibaurkan dengan teknik tapping agar hasil rapi.

2. Contour Powder, cocok untuk kulit berminyak karena hasilnya matte dan tahan lama.

Jika menggunakan contour stick, cara mengunci hasilnya penting.

Sesudah blending, gunakan bedak tabur atau translucent powder ringan untuk menstabilkan contour tanpa menghapus bayangan.

Pemilihan tekstur yang sesuai membantu mencegah contour menjadi cakey atau terlalu tegas.

Baca Juga: Pemkot Mataram Menemukan Ratusan Honorer Bodong, Sekda Ungkap Ada Titipan Pejabat Hingga Ordal

Menambahkan Dimensi dengan Highlight

Contour membuat bayangan, tapi agar wajah tidak terlihat datar, perlu menambahkan highlight.

Setelah contour, aplikasikan highlighter di area tulang pipi, ujung hidung, dahi, dan dagu.

Dengan kombinasi contour, highlight, blending lembut, wajah akan tampak berdimensi, segar, dan rapi tanpa garis tegas yang mengganggu.

Setting dan Menyempurnakan Makeup

Setelah contour dan highlight, langkah terakhir adalah menyetel makeup agar tahan lama dan tetap rapi:

1. Gunakan translucent powder atau bedak ringan di area yang di contour agar warna tidak luntur atau blur.

2. Semprot setting spray untuk mengunci semua lapisan riasan dan menjaga hasil kontur tetap lembut.

Baca Juga: Gemini 3 Dirilis Diam-Diam, Bukan Sekadar Chatbot, Google Pamer Lompatan Era Agen Cerdas

3. Evaluasi di cahaya alami untuk memastikan bahwa tidak ada garis kontur yang terlalu tajam.

Jika masih terlihat, lakukan blending ringan ulang.

Trik ini memastikan makeup tetap utuh dan terlihat natural sepanjang hari.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Banyak orang yang salah dalam teknik contouring, sehingga hasilnya malah terlihat seperti lumpur atau patchy.

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi:

1. Memilih warna contour yang terlalu gelap membuat hasil jadi terlalu kontras dan tidak alami.

2. Mengaplikasikan terlalu banyak produk sekaligus → lebih baik build secara perlahan.

3. Tidak melakukan blending dengan baik membuat garis kontur tampak tajam dan kasar.

4. Melewatkan setting bisa membuat contour luntur atau berubah bentuk sepanjang hari.

5. Tidak menyesuaikan dengan bentuk wajah, penempatan contour yang salah membuat efek justru memperburuk proporsi wajah.

Baca Juga: Orasi Tajam Jokowi di Singapura! Klaim RI Kini Raksasa Digital Berkat Infrastruktur Satu Dekade!

Dengan menghindari kesalahan ini dan menerapkan teknik dengan hati-hati, contour bisa menjadi alat untuk mempercantik, bukan merusak keestetikan wajah.

Teknik contouring yang benar bukan soal menempelkan produk sebanyak mungkin, melainkan bagaimana memilih warna yang pas, mengaplikasikannya dengan gerakan lembut, dan melakukan blending dengan cermat.

Dengan mengikuti tips di atas, mulai dari pemilihan shade, penempatan contour sesuai bentuk wajah, memilih tekstur yang sesuai, hingga menyempurnakan dengan highlight dan setting wajah akan tampak berdimensi tanpa garis tegas yang mengganggu.

Baca Juga: Depok Siap Terbitkan SK 7.079 PPPK Paruh Waktu Awal Desember 2025, Ini Rinciannya

Contour bukan hanya trik untuk riasan dramatis malam hari, tetapi bisa digunakan untuk penampilan sehari-hari secara natural.

Dengan latihan dan teknik yang tepat, contour bisa digunakan untuk menonjolkan fitur wajah dengan elegan dan halus, tanpa terlihat seperti ditempelin lumpur. ***