POJOKSATU.id — Cuaca panas ekstrem kembali melanda berbagai daerah di Indonesia. Suhu yang menembus angka 35 derajat celcius bahkan lebih, membuat aktivitas warga terasa berat.

Dari jalanan perkotaan hingga permukiman padat, semua orang seolah berlomba mencari cara agar tetap segar di tengah teriknya cuaca.

Tak sedikit yang mulai mengeluhkan cepat lelah, pusing, hingga dehidrasi karena tubuh kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya.

Baca Juga: Banyak PSU Belum Diserahterimakan dan Tak Layak, Pansus 7 Bahas Perda Penyerahan Aset

Di tengah suhu yang terus meninggi, dehidrasi menjadi ancaman nyata. Tubuh kehilangan banyak cairan tanpa disadari, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Namun, dengan langkah sederhana, kamu bisa tetap fit dan terhindar dari bahaya dehidrasi di cuaca ekstrem seperti sekarang.

1. Jangan Tunggu Haus Baru Minum
Rasa haus bukan satu-satunya tanda kamu kekurangan cairan. Saat cuaca panas, tubuh bisa kehilangan air lewat keringat tanpa terasa. Biasakan minum air putih setiap 30–60 menit sekali, meskipun tidak merasa haus.

Baca Juga: Pekerjaan dengan Work-Life Balance Terbaik, Cocok buat Kamu yang Ingin Hidup Lebih Santai!

2. Makan Buah yang Banyak Kandungan Airnya
Buah seperti semangka bisa jadi pilihan cerdas di cuaca panas. Kandungan air dan elektrolit alaminya membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hindari makanan asin atau pedas berlebihan karena bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

3. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Menyerap Keringat
Pilih pakaian longgar dengan bahan katun atau linen yang memungkinkan kulit bernapas. Warna terang lebih baik karena memantulkan panas. Bagi yang harus beraktivitas di luar, topi lebar dan kacamata hitam bisa membantu melindungi diri dari sengatan matahari langsung.

4.Waspadai Tanda-Tanda Dehidrasi
Jangan abaikan gejala seperti bibir kering, pusing, urin berwarna pekat, atau jantung berdebar cepat. Itu bisa jadi tanda awal dehidrasi. Segera cari tempat teduh, minum air putih, dan istirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas.

Baca Juga: TP PKK Banten dan PLN Sambangi Baduy, Bawa Bantuan dan Pesan Pelestarian Adat

5. Manfaatkan Ruang Teduh dan Area Hijau
Kalau kamu tinggal di kota besar, carilah ruang terbuka hijau untuk sekadar berteduh atau melepas panas. Pepohonan di taman kota bisa menurunkan suhu udara hingga 2–3 derajat celcius, cukup signifikan untuk membantu tubuh tetap nyaman di tengah cuaca ekstrem.

Gelombang panas yang melanda berbagai daerah bukan sekadar soal cuaca, melainkan tanda nyata perubahan iklim dan dampak urbanisasi yang minim ruang hijau.

Karena itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan cuma urusan kesehatan pribadi, tapi juga bagian dari adaptasi terhadap iklim yang makin tidak menentu.

Baca Juga: Program Talent Scouting 2025 MEMANGGIL, Bekal Dosen dan Tenaga Kependidikan Siap Studi Lanjut, Cek Nama dan Jadwal di Surat Ini

Jadi, jaga cairan tubuhmu, kurangi limbah plastik, dan bantu bumi tetap sejuk dengan langkah sederhana setiap hari. ***