POJOKSATU.id — Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah khas yang dilakukan selama bulan suci Ramadan.
Bulan Ramadan sendiri adalah bulan yang penuh berkah dan dinanti-nanti oleh umat Islam, karena di dalamnya terdapat berbagai keutamaan, salah satunya adalah kesempatan untuk mengerjakan Salat Tarawih.
Salah satu keutamaan Salat Tarawih disebutkan terjadi pada malam ke 27 Ramadan.
Malam Kedua Puluh Tujuh
Pada malam tersebut, orang yang melaksanakan Salat Tarawih akan memperoleh kemudahan saat melewati jembatan Shirathal Mustaqim di hari kiamat.
Keterangan ini dijelaskan dalam kitab Durratun Nasihin yang ditulis oleh Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi.
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ
“Pada malam kedua puluh tujuh, di hari kiamat ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.”
Keistimewaan Ramadan akan semakin terasa apabila diisi dengan berbagai amalan salih, termasuk Salat Tarawih.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengoptimalkan ibadah selama bulan suci ini agar mendapatkan keberkahan yang maksimal.
Dengan berbagai keutamaan yang ada, Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang sebaiknya tidak dilewatkan selama Ramadan.
Semoga setiap langkah dalam beribadah mendapatkan ridha Allah dan membawa keberkahan di dunia serta kemudahan di akhirat. ***




