POJOKSATU.id — Salat Tarawih merupakan ibadah yang hanya dilakukan pada bulan suci Ramadan. Ibadah ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam yang senantiasa mencari pahala dan ridha Allah SWT.
Meskipun tidak termasuk dalam ibadah wajib, Salat Tarawih tetap menjadi amalan yang banyak dikerjakan karena nilai keutamaannya yang besar.
Sejak malam pertama hingga malam ke 22 Ramadhan, umat Islam telah melaksanakan Salat Tarawih dengan penuh keimanan.
Malam Kedua Puluh Tiga
Memasuki malam ke 23, keutamaan dari ibadah ini tetap tinggi, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ
"Pada malam kedua puluh tiga, Allah akan membangun kota di dalam surga untuknya."
Hadits ini menggambarkan besarnya ganjaran yang dijanjikan bagi mereka yang tetap istiqamah dalam menjalankan Salat Tarawih hingga penghujung Ramadan.
Keistimewaan malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir juga menjadi pendorong bagi umat Islam untuk semakin giat beribadah, mengingat adanya potensi bertemunya dengan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Selain Salat Tarawih, memperbanyak amalan shalih di bulan Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, dan berdoa, juga dianjurkan guna meraih keberkahan yang melimpah.
Dengan segala keutamaannya, Salat Tarawih menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan di bulan suci.
Semoga ibadah yang dijalankan dengan penuh keikhlasan membawa keberkahan serta pahala yang melimpah di dunia dan akhirat. ***




