POJOKSATU.id - Peran manusia di bumi seharusnya senantiasa menyeru kepada kebaikan dan menjauhi perkara kemunkaran (Amar ma’ruf nahi munkar). Sebab itu, anjuran permohonan kepada Allah SWT atau doa hari ke 16 bulan Ramadhan kali ini adalah memohon anugerah agar bisa bergaul dengan orang baik.
Rasulullah SAW telah menyebutkan kelompok orang-orang terbaik sebagaimana dijelaskan dalam beberapa hadits beliau. Dalam doa hari ke 16 bulan Ramadhan kita berharap dipersatukan dengan orang baik yang bukan mereka taat terhadap perintah Allah SWT, namun mereka yang mempunyai hati nurani yang tinggi.
Kita berharap melalui doa hari ke 16 bulan Ramadhan agar dianugerahi untuk bergaul dengan orang terbaik. Menurut Rasulullah SAW orang terbaik adalah pertama; orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Kedua, orang yang paling baik sikapnya terhadap keluarganya. Ketiga, adalah orang yang paling bisa diharapkan kebaikannya dan paling sedikit keburukannya.
Keempat, orang yang memberikan makanan kepada orang lain. Kelima yaitu adalah orang yang paling baik dalam membayar hutang. Bersama mereka kita berharap Allah mempertemukan dalam pergaulan kita sehari-hari melalui doa hari ke 16 bulan Ramadhan kali ini.
Doa Hari ke 16 Bulan Ramadhan
اَللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى (فِيْ ) دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ
Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr wa jannibnî fîhi murafaqatal asyrâr wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâri bîlâhiyyatika yâ ilâhal ‘âlamîn
Artinya : Ya Allah, anugerahilah kepadaku di bulan ini agar supaya bisa bergaul dengan orang-orang baik, dan jauhkanlah aku dari bergaul dengan orang-orang jahat. Berilah aku perlindungan di bulan ini dengan rahmat-Mu sampai ke alam Akhirat. Demi keesaan-Mu wahai Tuhan semesta Alam.
Selain orang dengan kriteria yang disebutkan di atas, masih banyak kriteria orang-orang terbaik, sebagaimana pertanyaan seorang Arab Badui kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?”
Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.”(HR: Tirmidzi) Jadi, orang-orang terbaik sesungguhnya tidak dimonopoli oleh kelompok orang tertentu, tetapi terbuka lebar bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang ataupun bidang-bidang tertentu sebab substansi dari hal ini adalah tentang seberapa besar kebermanfaatan seseorang kepada orang lainnya secara nyata.***




