POJOKSATU.id - Dalam Al Quran, Allah SWT menyebutkan khusyu adalah tanda orang-orang beriman, calon penghuni surga Firdaus. Karena itu kita berharap dalam doa hari ke 15 bulan Ramadhan agar Allah SWT menganugerahkan kepada kita ketaatan orang-orang yang khusyu.
Khusyu dalam hal ini menurut bahasa dalam kitab Mu’jam Maqayisal-Lughah ialah tunduk. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti khusyuk yaitu penuh penyerahan dan kebulatan hati, sungguh-sungguh, dan penuh kerendahan hati. Khasya’a-khusyu’an artinya tunduk, merasa tenang. Inilah yang ingin kita capai dalam doa hari ke 15 bulan Ramadhan.
Baca Juga: Ini Dia Tata Cara Shalat Malam dan Witir yang Dilakukan Nabi Muhammad Selama Bulan Suci Ramadhan
Hal itu kaitannya dengan shalat, yaitu kita melakukannya dengan penuh kesadaran tentang pemahaman makna shalat secara totalitas. Karena itu kita menyampaikan doa hari ke 15 bulan Ramadhan agar memperoleh anugerah ketaatan orang khusyu.
Doa Hari ke 15 Bulan Ramadhan
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ
Allâhummar zuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în wasyrah fîhi shadrî bi inâbatil mukhbitîn biamânika yâ amânal khâifîn
Artinya : Ya Allah, Mohon anugrahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan.
Baca Juga: Manfaat Sholat Dhuha yang Harus Kamu Ketahui, Ada Banyak Kekuatan Doa
Umat Muslim sudah akrab dengan istilah khusyu. Tetapi dalam konteks shalat hal ini perlu diketahui lebih jauh. Salah satu ayat Alquran yang mengemukakan tentang arti khusyu dalam sholat adalah Al Baqarah ayat 45-46, yakni:
واستعينوا بالصبر والصلاة وإنها لكبيرة إلا على الخاشعين، الذين يظنون أنهم ملاقوا ربهم وأنهم إليه راجعون
wasta‘înû bish-shabri wash-shalâh, wa innahâ lakabîratun illâ ‘alal-khâsyi‘în
Artinya: “Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”***




