POJOKSATU.id - Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan peran pemerintah dalam mengatasinya karena nantinya akan mengancam masa depan anak muda sekaligus yang akan menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Stanting disebabkan oleh kekurangan gizi pada anak-anak pada masa pertumbuhan.

Stunting dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan, dan potensi produktivitas anak sehingga memerukan perhatian khusus dari pemerintah setempat.

Dalam upaya untuk mengatasi stunting dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak secara optimal maka perlu adanya program yang dapat menurunkan tingkat stunting di Indonesia.

Baca Juga: Menghadapi Stunting, Penyebab, Dampak, dan Langkah-Langkah Pengobatan yang Perlu Diketahui

Dalam upaya untuk mengatasi tingkat stunting yang tinggi di berbagai negara, kolaborasi menjadi kunci utama.

Kolaborasi ini melibatkan pemerintah, lembaga kesehatan, organisasi non-pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta yang bekerja bersama untuk mengimplementasikan program-program pencegahan yang efektif.

Tahun 2030, Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana penduduk Indonesia akan didominasi oleh usia produktif yang nantinya akan menjadi penyangga perekonomian.

Bonus demografi tersebut berusia untuk usia produktif dari umur 15-64 tahun dimana pada umur tersebut dapat dikatakan 68 persen dari total populasi dan untuk angkatan tua dengan umur di atas 65 tahun berada disekitar 9 persen.

Baca Juga: Mengenal dan Mengatasi Stunting pada Anak, Orang Tua Harus Tahu!

Inilah program pemerintah untuk menurunkan stunting di Indonesia.

1. Peningkatan Gizi Masyarakat

Program yang diadakan oleh pemerintah salah satunya, yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna meningkatkan gizi pada anak.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan terdapat 725 ribu ibu hamil yang mendapatkan bantuan berupa PMT untuk ibu hamil dan balita kurus yang dilakukan di daerah Papua dan Papua Barat, dan pemberian Surveilans Gizi dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).

2. Sanitasi Berbasis Lingkungan

Program sanitasi berbasis lingkungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitas lingkungan dengan total 250 desa yang tersebar di 60 Kabupaten/Kota,

Target prioritas yang dilakukan pemerintah yaitu pada desa yang memiliki tingkat stunting yang tinggi.

Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Cegah Stunting Pada Anak Dimulai Sejak Dalam Kandungan

3. Pemerintah Membangun infrastruktur air minum dan sanitasi

Kualitas hidup manusia, salah satunya mencegah stunting.

Dalam kurun waktu empat tahun pemerintah telah membangun Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pengolahan Air (TPA), dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas)

Karena stunting sudah bisa diketahui sejak kecil, maka perlu kolaborasi yang berarti antara pemerintah, lembaga kesehatan, organisasi non-pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menurunkan tingkat stanting di Indonesia.***